Anda di halaman 1dari 33

SEDIAAN MANDI

Anggota: Windy DN (26011010008 ) Pramelita (260110100089) Gita K (260110100092) Agustin E S (260110100096) Hesti L (260110100097)

SABUN

Pengertian Sabun
Sabun adalah surfaktan yang digunakan dengan air untuk mencuci dan membersihkan. Sedangkan surfaktan merupakan singkatan dari surface active agents, bahan yang menurunkan tegangan permukaan suatu cairan dan di antarmuka fasa (baik cair gas maupun cair-cair) sehingga mempermudah penyebaran dan pemerataan

Prinsip kerja Sabun


Surfaktan adalah prinsip kerja dari setiap sabun (detergen) yang jika dilarutkan dalam cairan cenderung memekat dalam permukaan cairan tersebut. Kerja surfaktan: Sebagai pelarut Sebagai pembasah Pembentuk busa Pengemulsi

Kegunaan Sabun
Sabun merupakan alat pembersih yang baik yang dapat menghilangkan kotoran- kotoran seperti debu, keringat, dan bakteri sehingga dapat mencegah infeksi kulit.

Komponen Sabun

Biasanya komposisi sabun terdiri dari: Surfaktan Pelumas (untuk menghindari rasa kering pada kulit, contoh bahannya adalah asam lemak bebas, fatty alkohol, gliserol, lanolin) Antioksidan dan Sequestering Agents (EDTA) Pewarna Parfum Pengontrol pH Bahan tambahan khusus (antiseptic, deodoran, transparan)

Efek samping terhadap Kulit


Selain dapat membersihkan kulit sabun juga mempunyai efek samping yaitu: Daya alkalinasi kulit Daya pembengkakan dan pengeringan kulit Daya antimikrobial Daya denaturasi protein dan ionisasi Daya antiperspirasi

SABUN OBAT

Pengertian
Sabun obat adalah garam yang berasal dari suatu asam lemak tinggi yang bereaksikan dengan alkali dan ditambah dengan zat kimia.

Kegunaan
Jadi kegunaan sabun obat adalah untuk membersihkan tubuh sebab dengan kebersihan tubuh dan lingkungannya maka kemungkinan untuk mudahnya terkena penyakit akan berkurang dan tingkat kesehatannya akan meninggi

Zat yang ditambahkan pada sabun obat


Tergantung pada tujuan pemakaiannya, maka bahan obat yang dapat ditambahkan pada sabun berupa : Desinfektan ataupun antiseptik Germisida (antifungi) Bahan obat lainnya (sulfur, lanolin)

Contoh Preparat Sabun Obat


Sabun Sabun Sahlin Sahlin lifebuoy Isinya Sediaan Kegunaan : Puralin (Thiurad, Thioson. Thylate. Tiuramil. Pamasol) : Massa sabun yang padat. : Sebagai sabun mandi, antiseptis, untuk membersihkantangan

Asepso Isinya : 3% merkuri diyodida Sediaan : Sebagai sabun mandi, antiseptis, dan germisida. Kegunaan : Untuk membersihkan tangan bagi dokter dan perawat sewaktu mengoperasi/merawat orang sakit. Savlon Isinya Sediaan Kegunaan : 17,5% Cetrimide B.P. : Massa sabun yang padat : Sahun mandi dan antiseptik

Oilatum Isinya : mengandung 7,5% protein bebas Sediaan : hand size 4,1 Oz, bath size 6,2 oz Kegunaan : Untuk membersihkan dan menghilangkan kekeringanpada kulit akibat rangsangan tertentu


Sabun Resolin Isinya Sediaan Kegunaan jerawat. Sabun Fostex Isinya Sediaan Kegunaan SabunDial Isinya Sediaan Kegunaan :Resorsin Sulfur Salicylic acid : Massa sabun yang padat : Sebagai detergen keratolitik, pelindung, kulit dan pengobatan

: Hexachlorofen 1 %Sulfur 2%Salicylic acid 2% : massa sabun yang padat. : mencegah infeksi yang disebabkan oleh jamur : Hexachlorofen : massa sabun yang padat : sabun antiseptik

Sabun AcneAidDetergent Isinya ` : Hypo allergenic blend dari sabun netral dan surfaktan Sediaan : 4,1 oz per batang (balok) Kegunaan : Pembersihan lemak pada kulit membantu membukakanpori-pori, mengobati jerawat.

GELEMBUNG MANDI

Definisi
Foam bath digunakan untuk membuat buih pada air yang terdapat di dalam bath tub Perbedaannya dengan sabun mandi adalah jenis lemak dan penggunaan bahan pembentuk gel biasanya ditambahkan gelatin sebagai salah satu bentuk penyusunnya Foam bath berkhasiat sebagai antibiotik alami, anti jamur, bakteri dan virus. Foam bath sangat efektif sebagai antiseptic, antiperspirant dan mempercepat penyembuhan pada luka. Selain itu dapat digunakan untuk melunakan air dan pada saat yang bersamaan akan memberikan perasaan dan wangi yang menyegarkan

Bentuk Sediaan Gelembung Mandi


1. Serbuk gelembung mandi ( powdered bubble bath) Serbuk gelembung mandi harus tetap dijaga agar tetap mengalir sehingga dilakukan penambahan Ca-Fosfat atau Na-alumunium silikat . Sediaan gelembung mandi dalam bentuk serbuk biasanya ditambahakan zat pengisi dan zat pelunak air sadah.


2. Granul Gelembung mandi (granules bubble bath) Granul gelembung mandi biasanya terdiri dari alkilaril sulfonat dengan penambahan Na sulfat atau Na klorida untuk menjaga kesetimbangan. Bentuk ini mudah diberi zat pewangi, mudah larut dalam air, dan menghasilkan busa yang bagus.


3. Larutan gelembung mandi (liquid bubble bath) Kedalam larutan gelembung mandi sering ditambahkan suatu zat pemisah (sequestering agent) seperti garam tetra natrium dari asam etilen diamin tetra asetat yang berfungsi untuk menaikan ion Ca dan Mg yang terdapat dalam air sadah sehingga sabun atau gelembung mandi tetap dapat berbusa.

Contoh Formula
TEA Lauryl Sulphate Liquid Air Penstabil busa Warna Parfum Na- Lauryl Sulphate Parfum Lauric diethanolamide Hexylene glycol 50 % 45 % 5% qs qs 80 % 10 % 5% 5%

MINYAK MANDI

Definisi
Minyak mandi adalah sediaan kosmetika mandi yang berguna untuk melembutkan, menghaluskan, dan mencegah kekeringan kulit

Mekanisme Kerja
Mekanisme kerja dari minyak mandi adalah mula-mula minyak mandi diabsorbsi oleh permukaan kulit, dengan pertolongan surfaktan minyak dapat menembus lapisan kulit paling atas kemudian minyak akan bekerja sebagai pelembut, penghalus, dan pencegah kekeringan pada kulit.

Jenis Minyak Mandi


Minyak mandi dibagi atas dua golongan utama : Minyak mengambang atau tersebar yang tidak bersatu dengan air dan tidak teremulsikan Minyak terdispersi atau tersolunilisaso yang teremulsikan atau yang terlarut dalam air.

Contoh Formula
Formula menurut Atlas Industries: Minyak mineral (Castrol oli/ Olive oil) 46 % Isopropyl myristate 48 % Parfume 5% Artatone T 1% Zat tambahan : Tween 81 untuk emulsi agent yang larut air

GARAM MANDI

Definisi
Garam mandi adalah sebagai bahan aditif (tambahan) untuk keperluan mandi yang terdiri dari campuran garam dengan bahan kimia anorganik lain yang mudah larut,kemudian diberi bahan pewangi (essentials oil), pewarna, dan mungkin juga senyawa enzim

Manfaat Garam Mandi


Garam mandi ini dirancang untuk menimbulkan keharuman, efek pewarnaan air, kebugaran, kesehatan dan juga menurunkan kesadahan air. Garam mandi bermanfaat bagi tubuh, khususnya bila dipergunakan saat mandi, yaitu: Kesegaran Kesehatan Kecantikan

Komponen Garam Mandi


Komponen utama garam mandi adalah garam NaCl, yaitu sekitar 90% - 95%. Garam mandi dapat dibagi berdasarkan komposisi bahan penyusunnya, yaitu: Hanya mengandung garam NaCl dan garam anorganik Mengandung garam NaCl dan garam anorganik plus essentials oils Mengandung garam NaCl, garam anorganik, essentials oils dan pewarna Mengandung garam NaCl, garam anorganik, essentials oils, pewarna dan enzim

Mekanisme Kerja
Cara kerja garam mandi yang dipergunakan untuk mandi adalah untuk detoksifikasi. Garam yang beredar dalam air maupun yang dioleskan ke seluruh tubuh masuk melalui pori-pori. Kemudian garam akan menembus otot untuk kemudian mengkikis lemak yang berada tepat di bawah permukaan kulit. Lemak dan kotoran-kotoran yang terkikis itu nantinya akan terbuang dengan sendirinya lewat permukaan pori-pori kulit. Ada pula yang lewat keringat saat melakukan aktivitas.

Formula Umum
Garam mandi ( Bath salts) Na2CO3 Na2CO3.H2O ( Natrium Karbonat Monohidrat ) Na2CO3. NaHCO3. 2 H2O ( Natrium seskui karbonat ) Trisodium fosfat NaCl Boraks Pewarna, menurt USP: Ext D & C Yellow No. 7, Ext D & C Green No. 1, dan No. 5, Ext D & C Red No. 19

Daftar Pustaka
Febriana, L. 2011. Garam Mandi. Available at http://www.scribd.com/doc/57735466/garam-mandi [diakses 30 April 2012] Harry, Ralph G. 1962. Modern Cosmeticology 8th Edition Volume One. Chemical Publishing Co. Inc. New York. Jellinek, DR. J. S. 1970. Formulation and Function of Cosmetics. John Willey & Sons, Inc. New York Nofiyenti, E. 2011. Tinjauan Pustaka. Available at http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/26536/4/Chapter %20II.pdf [diakses 30 April 2012] Purbani, D. 2011. Proses Pembentukan Kristalisasi Garam. Available at http://www.oocities.org/trisaktigeology84/Garam.pdf [diakses 30 April 2012] Rizkeya, H. 2010. Manfaat dan Kerugian Garam. Available at http://www.scribd.com/doc/78388479/Manfaat-Dan-KerugianGaram [diakses 30 April 2012] Surahman, E. 2007. Buku Ajar Kosmetika. Fakultas Farmasi UNPAD. Jatinangor