Anda di halaman 1dari 15

Barisan dan Deret

Kelompok I : Satriaji Sudigdo / 090405035 Reviana Revitasari / 090405046 Rizka Firsty Winda / 100405060 Michael / 120405090 Meilia/ 120405093 Noventa/ 120405092

Universitas Sumatera Utara Fakultas Teknik Depart. Teknik Kimia Medan 2013

Definisi Barisan
Barisan (u1,u2,u3) adalah: Susunan bilangan yang terurut sesuai dengan urutan bilangan asli. (Purcell)

Himpunan besaran (u1,u2,u3,...) yang disusun dalam urutan tertentu dan masingmasing sukunya dibentuk menurut suatu pola yang tertentu pula, yaitu Ur = f(r)
Contoh : 1,3,5,7,... 2,6,18,54,...

Barisan terbagi dua yaitu : Barisan terhingga dan barisan tak terhingga a) Barisan terhingga adalah barisan yang banyak sukunya terhingga b) Barisan tak terhingga adalah barisan yang tidak ada akhirnya

Definisi DERET
Deret adalah penjumlahan suku-suku dari suatu barisan.
Jika U1,U2,U3,..,Un adalah barisan, Maka: U1 + U2 + U3 + +Un adalah deret. Contoh : 2, 6, 18, 54,... adalah barisan. 2 + 6 + 18 + 54 + ... adalah deret.

Suku-suku deret dapat dinyatakan U1,U2,U3,Un+1,..... Dimana : U1 = suku pertama U2 = suku kedua U3 = suku ketiga Un = suku ke-n Un+1 = suku ke- (n+1) Sehingga jumlah n suku dinyatakan Sn

Deret dibagi 2 yaitu :


1. Deret hitung (aritmatika) adalah sekumpulan bilangan yang disusun sedemikian rupa sehingga jarak/selisih/difference antara setiap suku dengan suku berikutnya selalu tetap (konstan). Bentuk Umum: a + (a+b) + (a+2b) + (a+3b) + .... dimana: a = Suku ke-1 b = beda Suku ke-n (Un) = a+(n-1) b Jumlah n suku pertama (Sn)

Contoh : 3 + 5 + 7 + 9 + 11 + .... a=3 b=2 Keterangan : Suku diperoleh dengan menambahkan harga konstan (b) = 2

2. Deret ukur (geometri):


adalah suatu barisan dimana perbandingan (rasio) antara 2 suku berurutan adalah konstan. Bentuk umum:

a + ar + ar2 + ar3 + ....


dimana: a = suku ke-1 r = rasio Suku ke-n (Un) = ar (n-1) Jumlah n suku pertama (Sn):

Contoh : 1 + 4 + 16 + 64 + .... a=1 r=4 Keterangan : Suku-suku diperoleh dari suku sebelumnya dengan mengalikan sebuah faktor konstan (rasio) = 4

Contoh Soal:
1. Diketahui: 36, 17, -2, -21, .... Temukan 3 suku berikutnya! 2. Suatu barisan Aritmatika 5 + 12 + 19 + 26 + .... Tentukan suku ke-50 dan jumlah 25 suku pertama! 3. Suatu barisan: 80, 40, 20, .... Tentukan 3 suku berikutnya! 4. Barisan geometri 120, -60, 30, .... Tentukan suku ke-14 dari barisan tersebut dan jumlah 10 suku pertama!

Penyelesaian
1. 36, 17, -2, -21,... Tentukan 3 suku berikutnya! Bedanya (b) adalah -19 sehingga 3 suku berikutnya adalah: Suku ke-5 (U5) = a + (n-1)b = 36 + (5-1).(-19) = -40 Dengan cara yang sama diperoleh suku ke6 dan ke-7 berturut-turut -59, dan -78.

Penyelesaian (lanjutan)
2. 5, 12, 19, 26,... a=5;b=7 Suku ke-50 (U50) = a + (n-1)b = 5 + (50-1).7 = 348 Jumlah 25 suku pertama (S25)

Penyelesaian (lanjutan)
3. 20, 40, 80,.... Temukan 4 suku berikutnya! Rasionya (r) adalah 2 sehingga 3 suku berikutnya adalah: Suku ke-4 (U4) = a.r (n-1) = 20. (2)3 = 160 Dengan cara yang sama, diperoleh suku ke5 dan suku ke-6 berturut-turut 320, 640, dan 1280.

Penyelesaian (lanjutan)
4. 120, 60, 30, ... a = 120 ; r = Suku ke-10 (U10) = a.r (n-1) = 120. ()9 = 120/512 Jumlah 10 suku pertama =

Terima Kasih