Anda di halaman 1dari 32

PHATOPHYSIOLOGY OF HIPERURISEMIA

OLEH : IDA AYU PUSPITA DEWI 062011101023

Hiperuricemia
Dimana terjadi penigkatan asam urat darah diatas normal
Laki-laki >7,0 mg/dl

Perempuan >6,0 mg/dl


Bisa terjadi akibat peningkatan produksi atau

penurunan ekskresi atau pun kombinasi dari kedua proses tersebut.

Etiology of Hyperuricaemia
Category Decreased renal clearance (90% of patients) Possible Cause Intrinsic kidney disease Heart disease causing decreased blood flow to the kidney Drugs (loop diuretics, low dose aspirin, cyclosporine) Age related decrease in glomerular filtration rate Genetic predisposition

Increased uric acid synthesis

Diet Genetic predisposition Increased tissue turnover tumors, lymphoproliferative disorders Stress Alcohol

Puryn Metabolism

Uric Acid Metabolism

Sintesis uric acid melalui 2 jalur:


1. Denovo Pathway

2. Salvage Pathway

Denovo Pathway...
Ribosa-5-fosfat dirubah menjadi nukleotida melalui serangkaian zat ( AMP, IMP dan GMP)
Enzim phosforibosilpirofosfat (PRPP)

sintetase dan Amidofosforibosiltransferase (APRT) mempercepat sintesis Terdapat suatu mekanisme inhibisi umpan balik (feedback inhibition) oleh nukleotida purin yg terbentuk mencegah pembentukan berlebih

Salvage Pathway...
Disebut jalur penghematan merupakan jalur pembentukan nukleotida purin melalui basa purin bebasnya, pemecahan asam nukleat atau asupan makanan.
Basa purin bebas (adenin, guanin, hypoxanthin) berkondensasi dengan PRPP membentuk prekursor nukleotida purin dari asam urat. Reaksi ini dikatalisis oleh 2 enzim hypoxanthin guanin fosforibosil transferase (HGPRT) dan adenin

Mekanisme Peningkatan Produksi

Asam urat merupakan hasil akhir dari metabolisme purin


Proses pembentukan sebagian besar berasal

dari metabolisme nukleotida purin endogen, guanylic acid (GMP), inosinic acid (IMP) dan adenilyc acid (AMP). Perubahan intermediete hypoxanthine dan guanine menjadi xanthine dikatalisis oleh enzim xanthine oksidase dengan produk akhir asam urat

Ekskresi Uric Acid...


Asam urat merupakan produk yang tidak

dapat dimetabolisme lebih lanjut. Hanya 5% asam urat yang terikat plasma dan sisanya akan difiltrasi secara bebas oleh glomerolus Dari semua asam urat yang difiltrasi, 99% akan direabsorpsi oleh tubulus proksimal. 7-10% uric akan diekskresikan oleh tubulus distal

Glomerulus

100% filtered
90-100% reabsorbed

Renal Tubulus

<2%

50% Secreted

40-44% Reabsorbed 6-12% Excreted

Kaskade Hiperurisemia

Komplikasi Hyperurisemia Silent Tissue Deposition


Akibat kadar yang tinggi di cairan ekstraseluler terbentuk kristal urat monosodium Sendi dan jaringan lunak

Kristal Urat Monosodium


Dipengaruhi oleh Turunnya kelarutan asam urat
Suhu, pH rendah

Gangguan pada sendi dan jar. ikat


Trauma / injury

Reabsorpsi air supersaturasi


Kurang gerak sendi (mis. saat tidur)

Gout
Kondisi yang diakibatkan pengendapan kristal

asam urat pada sendi Ditandai peningkatan asam urat dalam darah & peradangan sendi berulang (artritis) Terbanyak menyerang usia dekadi 4-6 (Pria : 9x dibanding wanita)

Penyakit lain akibat Hiperurisemia


Ginjal
Batu ginjal Gagal ginjal akut / kronis

Kardiovaskuler
Hipertensi Payah jantung

Penyakit metabolik lain


Diabetes Hiperlipidemia

Batu asam urat pada ginjal


Faktor Resiko Urin: pH asam (rendah), volume kurang Kadar asam urat yang tinggi Obat-obatan

Sekresi asam urat melalui urine Penumpukan kristal asam urat -bertambahnya keasaman pd urine Terbentuk batu asam urat -Vol urine yg sedikit dan batu ca oxalat di ginjal - hiperurisemia Tekanan dlm ginjal dan pemb.darah Penebalan dinding pemb.darah dan berkrangnya aliran darah ke ginjal Kerusakan ginjal

Hipertensi pada Hiperurisemia

Hiperurisemia menyebabkan: 1. Penurunan NO dan peningkatan ROS 2. Inflamasi vaskular dan proliferasi otot polos 3. Peningkatan produksi renin 4. Lesi vaskular pada ginjal

Diabetes Melitus dan Dislipidemia


Obesitas Hormon leptin Apoptosis Adiposity Kadar asam urat Sind.metabolik

WHEN TO TREAT HYPERURICEMIA?


The cause cannot be corrected e.g. obesity, hypertension, hypercholesterolemia Two or three definite gout attacks Tophaceous gout Urinary calculi and/or urinary UA > 800 mg/day Tumor lysis (risk of acute uric acid

nephropathy)

ACRFP

Hyperuricemia Treatment Acute phase


OAINS
Bekerja dengan menghambat jalur

cyclooxygenase dan jalur lypooxygenase Menghambat siklooksigenase trombosit Dosis awal Indomethasin 150-300 mg/hari, terapi lanjutan 75-100 mg/hr

Kolsiklin
Menghambat neutrofil Menghambat kemotaksis, fagositosis, adhesi dan

pengeluaran berbagai mediator Meningkatkan cAMP Dosis 0,5-0,6 mg/jam


Dosis max 6 mg /12 jam

Korstikosteroid
Untuk pasien yang tidak dapat mentolerir OAINS

dan kolsiklin Prednisone 30-50 mg/hr

Hyperuricemia Treatment Maintenance


Medicamentosa
Allopurinol (xanthine oxidase inhibitor) Mengurangi produksi asam urat Bermanfaat pada penderita dgn peningkatan as.urat Mensintesis dan menurunkan clearence uric acid Dapat digunakan pada kasus gagal ginjal Rarely associated with bone marrow suppression, hepatotoxicity, and hypersensitivity reactions

Dose: Allopurinol 100-600 mg/hr

Probenecid (uricosuric) Menurunkan reabsorpsi uric acid di tubulus proximal

Bermanfaat pada pasien dengan penurunan renal clearance of uric acid Hanya dapat digunakan jika creatinine clearance >40 cc/min Harus ada urin 24 jam untuk uric acid <800 mg/dl Dapat digunakan pada penderita dengan gagal ginjal Meningkatkan risiko batu ginjal Dose: Uricosuric probenecid 1-2 gr/hr

Diet Foods High in Purines


Very High Hearts, herring , mussels, yeast , smelt, sardines, sweetbreads

Moderately High Anchovies, grouse,mutton, veal, bacon, liver salmon, turkey, kidneys, partridge, trout, goose, haddock, pheasant, scallops