Anda di halaman 1dari 31

STUDY FOR SUCCESS!

STUDY FOR SUCCESS!

STUDY FOR SUCCESS!

A. Sekretariat Daerah
1. Penyusun kebijakan pemerintah daerah 2. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dinas daerah dan lembaga teknis daerah 3. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah 4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh bupati/walikota sesuai dgn tupoksi

STUDY FOR SUCCESS!

B. Inspektorat
1. Perencanaan program pengawasan 2. Perumusan kebijakan dan fasilitas pengawasan 3. Pemeriksaan, pengusutan, pengujian dan penilaian tugas pengawasan

STUDY FOR SUCCESS!

C. Bapeda
1. Perumusan kebijakan teknis perencanaan 2. Pengkoordinasian penyusunan perencanaan pembangunan 3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas bidang perencanaan pembangunan daerah

STUDY FOR SUCCESS!

D. Dinas
1. Perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya 2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan & pelayanan umum sesuai dgn lingkup tugasnya 3. Pembinaan dan pelaksanaan sesuai dengan lingkup tugasnya 4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh bupati/walikota

STUDY FOR SUCCESS!

E. Lembaga teknis daerah

1. Perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya 2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan & pelayanan umum sesuai dgn lingkup tugasnya 3. Pembinaan dan pelaksanaan sesuai dengan lingkup tugasnya 4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh bupati/walikota

STUDY FOR SUCCESS!

F. Sekretariat DPR

1. Penyelenggaraan administrasi kesekretariatan 2. Penyelenggaraan keuangan DPRD 3. Penyelenggaraan rapat-rapat DPRD 4. Penyediaan dan pengkoordinasian tenaga ahli yg diperlukan DPRD

STUDY FOR SUCCESS!

G. Kecamatan

1. Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat 2. Mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum 3. Mengkoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan

STUDY FOR SUCCESS!

G. Kelurahan

1. Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat 2. Mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum 3. Mengkoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan

STUDY FOR SUCCESS!

STUDY FOR SUCCESS!

Koordinasi dilakukan guna usaha untuk menghasilkan suatu kegiatan yang teratur dan terpadu, sehingga pelaksanaannya berupa suatu pengaturan yang tertib dan serasi dalam kegiatan dimaksud. Koordinasi menurut siagian (1982:110) adalah : suatu proses pengaturan tata hubungan dari usaha bersama untuk memperoleh kesatuan tindakan dalam usaha pencapaian tujuan bersama pula selanjutnya siagian menambahkan bahwa dengan koordinasi Suatu kerja dari berbagai orang atau kelompok dapat tersusun menjadi suatu kebulatan yang terintegrasi dengan cara seefisien mungkin

STUDY FOR SUCCESS!

Pembubuhan paraf hierarkis dan/atau koordinasi pada naskah dinas dilingkungan kabupaten kota harus dilakukan secara hierarkis sampai pejabat struktural paling rendah, untuk ikut bertanggung jawab karena tugas pokok dan fungsinya atau terkait dengan tugasnya.

STUDY FOR SUCCESS!

Naskah dinas yg di produk oleh Sekretariat Daerah

Naskah dinas yg di susun oleh suatu SKPD

Naskah dinas yg di produk oleh Sekretariat Daerah

Naskah dinas yg di produk oleh Sekretariat Daerah

Sekretaris Daerah

Kepala SKPD / Dinas

Kepala Kecamatan

Kepala Kelurahan

Kepala Biro Hukum

Kepala Bagian Tata Usaha

Sekretaris Kecamatan

Sekretaris Kelurahan

Kepala Bagian (atasan Kasubag)

Kepala Bidang (atasan Seksi)

Salah seorang Kepala Seksi

Salah seorang Kepala Seksi

Salah seorang Kepala Sub Bagian

Salah seorang Kepala Seksi

STUDY FOR SUCCESS!

STUDY FOR SUCCESS!

Pengertian surat menurut E. Zaenal Arifin (1996:2) adalah : Salah satu sarana komunikasi tertulis untuk menyampaikan pesan dari satu pihak (orang, instansi, atau organisasi) kepada pihak lain

Surat resmi ialah surat yang berisi masalah kedinasan atau bisnis tertentu, oleh karena itu pembuatan surat-surat resmi merupakan bagian dari administrasi yang penting.

STUDY FOR SUCCESS!

Agar surat dapat memberikan pemahaman kepada penerima harus memenuhi syarat berikut :

1. Bentuk/Format surat harus sesuai dengan ketentuan umum yang berlaku. 2. Isi surat tidak terlalu panjang , singkat, jelas dan padat. 3. Gunakan bahasa yg jelas dan sesuai tata bahasa yg umum. 4. Adab atau beretika 5. Perhaikan estetika

STUDY FOR SUCCESS!

Secara khusus fungsi surat adalah :


1. Surat sebagai duta atau wakil penulis untuk berhadapan dengan lawan bicara. Oleh karenanya isi surat dapat memberikan performance penulis atau pengirimnya 2. Surat dinas sebagai alat pengikat karena surat dinas harus diarsipkan dan dapat dibuka kembali apabila diperlukan 3. Surat dinas sebagai pedoman kerja atau tindak lanjut pekerjaan 4. Surat dinas sebagai bukti tertulis hitam diatas putih, terutama surat perjanjian 5. Sebagai bukti sejarah, dan lain sebagainya

STUDY FOR SUCCESS!

PENGERTIAN Naskah dinas adalah alat komunikasi kedinasan yang dirumuskan dalam susunan dan bentuk produk hukum, dan bentuk surat yang dibuat ileh pejabat yang berwenang baik dilingkungan kemendagri maupun pemda.

STUDY FOR SUCCESS!

Tata naskah dinas adalah kumpulan ketentuan yang bersifat normatif, mengatur dan tata laku serta menjadi pedoman dalam komunikasi kedinasan dalam bentuk tertulis (permendagri no 1 tahun 2006)

Tata naskah dinas berdasarkan permendagri no 55 tahun 2010 adalah pengelolaan informasi tertulis yg meliputi pengaturan jenis, format, penyiapan, pengamanan, pengabsahan, distribusi dan penyimpanan di naskah dinas serta media yang digunakan dalam komunikasi kedinasan.

STUDY FOR SUCCESS!

Naskah dinas di lingk. Pemda kab.kota dirumuskan dalam susunan dan bentuk :
Produk hukum 1. Perda 2. Peraturan Bupati atau walikota 3. Peraturan bersama bupati/walikota 4. Keputusan bupati/walikota 5. Instruksi bupati/walikota Bentuk surat 1. Surat edaran 2. Surat biasa 3. Surat keterangan 4. Surat perintah 5. Surat izin 6. Surat perjanjian 7. Surat tugas 8. Surat perintah perjalanan dinas 9. Surat kuasa 10. Surat undangan 11. Surat pernyataan melaksanakan tugas 12. Surat panggilan 13. Nota dinas 14. Nota pengajuan konsep naskah dinas 15. Lembar disposisi 16. Telaahan staf 17. Pengumuman 18. Laporan 19. Rekomendasi 20. Surat pengantar 21. Telegram 22. Berita daerah 23. Berita acara 24. Notulen 25. Memo 26. Daftar hadir 27. Piagam/sertifikat

STUDY FOR SUCCESS!

BAB IV Penandatanganan dan tujuan naskah dinas

STUDY FOR SUCCESS!

A. Penandatanganan Pada dasarnya penandatanganan naskah dinas dapat dilakukan oleh bukan pembuat surat atau pimpinan tertinggi pada satker sepanjang ada pemberian kewenangan sesuai peraturan yang berlaku a.n. (atas nama) u.b. (untuk beliau) ai (ad interim) Plt; Plh; Pj

STUDY FOR SUCCESS!

1. a.n.

(atas nama)

a.n. Bupati Sekretaris Daerah

Zaldy Genamesba, MBA, PHD Pembina Utama Madya, IV/d NIP. 19700101 198802 1 001

STUDY FOR SUCCESS!

2. u.b. (untuk beliau)


a.n. Kepala Dinas Kepala Bagian u.b. Kepala Sub Bagian

Zaldy Genamesba, MBA, PHD Pembina Utama Madya, IV/d NIP. 19700101 198802 1 001

STUDY FOR SUCCESS!

3. a.i. (ad interim)

Bupati a.i.

Zaldy Genamesba, MBA, PHD Pembina Utama Madya, IV/d NIP. 19700101 198802 1 001

STUDY FOR SUCCESS!

3. Plt / Plh /Pj

Plt./Plh./Pj. Bupati

Zaldy Genamesba, MBA, PHD Pembina Utama Madya, IV/d NIP. 19700101 198802 1 001

STUDY FOR SUCCESS!

B. Tujuan Surat

Adakalanya suatu naskah dinas tidak ditujukan langsung kepada pimpinan tertinggi satuan kerja, akan tetapi langsung kepada unit pengolah data atau informasi yg d butuhkan.

STUDY FOR SUCCESS!

C. Pengetikan naskah dinas Penggunaan huruf TNR atau Tahoma size 12 atau 13 space 1,5

STUDY FOR SUCCESS!

D.

Penggunaan stempel

Stempel pada organisasi perangkat daerah terdiri atas :

Stempel jabatan, yg pada stempel tersebut berisikan nama jabatan dan nama daerah yg bersangkutan (example) : bupati/walikota, wabup/wawali, ketua/wakil DPRD Stempel satuan perangkat daerah, berisikan nama satuan kerja perangkat daerah yg bersangkutan dengan nama daerah kab/kota dimana satuan perangkat daerah dimaksud berada (example) : secretariat daerah kab/kota, Sekretariat DPRD, Dinas Daerah kab/kota, lembaga teknis daerah kab/kota Kecamatan, kelurahan dan desa

STUDY FOR SUCCESS!

PRODUK HUKUM
1. Perda 2. Peraturan Bupati atau walikota 3. Peraturan bersama bupati/walikota 4. Keputusan bupati/walikota 5. Instruksi bupati/walikota