Anda di halaman 1dari 40

KONSTRUKSI BAGIAN DEPAN KAPAL (KONSTRUKSI HALUAN) KONSTRUKSI BAGIAN UJUNG DEPAN KAPAL ADA LAH KONSTRUKSI YANG

MELIPUTI BAGIAN UJUNG DEPAN KAPAL SAMPAI DENGAN SEKAT TUBRUKAN. BAGIAN DEPAN KAPAL DIRANCANG UNTUK MEMISAHKAN AIR SECARA BAIK. DAN ALIRAN INI DIUSAHAKAN SUPAYA TETAP STREAMLINE SEPANJANG KAPAL , SEHINGGA TAHANAN GELOMBANG KAPAL DAPAT DIKURANGI SAMPAI SEKECIL-KECILNYA.

LINGGI HALUAN MERUPAKAN BAGIAN TERDEPAN KAPAL. LINGGI INI MENERUS KE BAWAH SAMPAI KE LUNAS. PADA SAAT INI YANG LAZIM DIPAKAI ADA DUA MACAM, YAITU LINGGI BATANG DAN LINGGI PELAT. KADANG-KADANG DIPAKAI JUGA GABUNGAN DARI KEDUA LINGGI INI. ADAPUN SUSUNAN KONSTRUKSI GABUNGAN KEDUA LINGGI INI ADALAH SBB: SEBUAH LINGGI BATANG DARI LUNAS SAMPAI KE GARIS AIR MUAT DAN DISAMBUNG LINGGI PELAT SAMPAI KE GELADAK.

PENGGUNAAN LINGGI PELAT MEMUNGKINKAN PEMBENTUKAN SUATU GARIS HALUAN YANG BAGUS. HAL INI AKAN MEMPERINDAH PENAMPILAN LINGGI HALUAN KAPAL. SELAIN JUGA UNTUK MEMPERLUAS GELADAK DAN MEMUDAHKAN PERBAIKAN LINGGI TERSEBUT, APABILA SUATU SAAT KAPAL MENUBRUK SESUATU.PELAT SISI DAPAT DIPERLEBAR SAMPAI SELUAS GELADAK, SEHINGGA MEMUNGKINKAN BAGIAN UJUNG DEPAN KAPAL MENAHAN HEMPASAN AIR LAUT DAN MENAHAN SUPAYA PERCIKANNYA TIDAK SAMPAI KE PERMUKAAN GELADAK.

DI GELADAK BAGIAN DEPAN BIASANYA DITEMPAT KAN MESIN JANGKAR . ALAT INI BERGUNA UNTUK MENARIK ATAU MENGANGKAT JANGKAR DAN MENGELUARKAN TALI PADA SAAT AKAN BERLABUH, SEDANGKAN DIBAWAH GELADAK AKIL DIPASANG BAK RANTAI UNTUK PENEMPATAN RANTAI JANGKAR. PADA KAPAL-KAPAL YANG MEMPUNYAI UKURAN CUKUP BESAR DI BAGIAN BAWAH GARIS AIR MUAT DEPAN DIPASANG HALUAN BOLA. HALUAN BOLA INI BERBENTUK GEMBUNG SEPERTI BOLA DAN BER GUNA UNTUK MENGURANGI TAHANAN GELOMBANG KAPAL

A. LINGGI HALUAN LINGGI HALUAN MERUPAKAN TEMPAT UNTUK MENEMPELKAN PELAT KULIT DAN JUGA PENGUAT UTAMA DI BAGIAN UJUNG DEPAN KAPAL. SEPERTI TELAH DITERANGKAN DI ATAS, LINGGI BATANG DIPASANG DARI LUNAS SAMPAI GARIS AIR MUAT DAN KE ATAS DILANJUTKAN DENGAN KONSTRUKSI LINGGI PELAT. PADA GAMBAR INI DIPERLIHATKAN KONSTRUKSI BAGIAN DEPAN KAPAL, LENGKAP DENGAN LINGGI PELAT DAN LINGGI BATANG. GAMBAR10.

GAMBAR10.

Mohd Ridwan Created

1. KONSTRUKSI LINGGI BATANG KONSTRUKSI LINGGI BATANG ADALAH LINGGI YANG TERBUAT DARI BATANG BERPENAMPANG BULAT ATAU PERSEGI EMPAT. LINGGI INI DILAS KAN DIBAGIAN BAWAH DENGAN UJUNG LUNAS PELAT DAN DIBAGIAN ATAS DENGAN LINGGI PELAT. PELAT KULIT KAPAL MENEMPEL PADA SISISISI DARI LINGGI BATANG. GAMBAR DIBAWAH INI MEMPERLIHATKAN LINGGIBATANG. (GAMBAR 10.2).

Gambar 10.2 konstruksi Linggi Batang 1. Pelat sisi 2. Linggi haluan batang

2. KONSTRUKSI LINGGI PELAT


KONSTRUKSI LINGGI PELAT DIBUAT DARI PELAT YANG DILENGKUNGKAN DAN DIBERI PENEGAR PADA TIAP JARAK TERTENTU.PENEGAR INI DISEBUT LUTUT LINGGI HALUAN (BREASTHOOK) DAN BERBENTUK SEBUAH PELAT YANG DIPASANG SECARA HORIZONTAL (GAMBAR 10.3). PADA LINGGI PELAT DIPASANG PENEGAR BERUPA PROFIL BULBA ATAU BATANG LURUS. PEMASANGAN PELAT KULIT DIDAERAH LINGGI HALUAN DIBERI KETEBALAN LEBIH DARI PADA PELAT KULIT DISEKITARNYA.

Gambar 10.3 Penampang Lutut Linggi Haluan 1. Linggi haluan pelat 2. Penegar tegak 3. Lutut linggi haluan

3. KONSTRUKSI HALUAN BULBA UNTUK KAPAL YANG DIBUAT PADA MASA SEKARANG, LINGGI HALUAN YANG LURUS (DIBUAT DARI BESI BATANGAN) SUDAH MULAI DITINGGALKAN , TERUTAMA UNTUK KAPALKAPAL YANG UKURANNYA RELATIVE BESAR. KARENA MEMBUTUHKAN EFISIENSI YANG LEBIH TINGGI DALAM SETIAP GERAKANNYA, USAHA UNTUK ITU ADALAH DENGAN MEMASANG HALUAN BOLA (BULBOUS BOW) ATAU LINGGI DIBAWAH GARIS AIR MUAT YANG BERBENTUK BOLA.

HALUAN BOLA INI DIPASANG SEBAGAI USAHA UNTUK MENGURANGI TAHANAN GELOMBANG YANG TERJADI KARENA GERAK MAJU KAPAL. SUSUNAN KONSTRUKSI HALUAN BOLA DAPAT BERVARIASI, ADA YANG DIBUAT DARI PELAT TUANG YANG DILENGKUNGKAN ATAU PELAT BERBNETUK SILINDRIS YANG DIMASUKKAN KEBAGIAN DEPAN KAPAL. KETEPATAN BERBAGAI HAL, SEPERTI PERENCANAAN, DAN PEMASANGAN YANG TEPAT ADALAH POKOK SEGALANYA.

SELAIN ITU, HALUAN BOLA MERUPAKAN PERBAIKAN DAYA APUNG BAGIAN DEPAN KAPAL SEHINGGA AKAN MENGURANGI ANGGUKAN KAPAL. KONSTRUKSI HALUAN BOLA (GAMBAR 10.4) TERDIRI ATAS PELAT BILAH TEGAK. PELAT BILAH INI AKAN MEMPERTEGAR UJUNG BEBAS DARI LUTUT LINGGI HALUAN YANG DIPASANG TEPAT DIDEPAN HALUAN BOLA. PENGELASAN BALOK PADA SETIAP JARAK GADING MELEWATI SEKAT BERLUBANG YANG TERLETAK DIBIDANG PARUH KAPAL.

Konstruksi Haluan Bulb

Mohd Ridwan Created

17

Mohd Ridwan Created

18

SENTA CERUK (PANTING STRINGER) TERDIRI ATAS PELAT BERLUBANG YANG DIPASANG MELEBAR DAN MEMANJANG PADA HALUAN BOLA. PELAT BILAH TEGAK YANG LAIN MENYAMBUNG HALUAN BOLA KE BAGIAN DEPAN.SEBUAH LINGGI TUANG KECIL YANG TERBUAT DARI BAJA TUANG MENGHUBUNGKAN BAGIAN ATAS HALUAN BOLA KE LINGGI PELAT YANG TERLETAK DIATAS GARIS AIR MUAT. MACAM-MACAM LUBANG ORANG DIBUAT PADA SUSUNAN KONSTRUKSI INI.HAL TERSEBUT AKAN MEMUDAHKAN HUBUNGAN KE SEMUA BAGIAN HALUAN BOLA.

B. SEKAT TUBRUKAN (COLLISION BULKHEAD) PEMASANGAN SEKAT TUBRUKAN PADA SUATU KAPAL SANGAT DIBUTUHKAN KARENA SEKAT INI UNTUK MENGHINDARI MENGALIRNYA AIR KERUANGAN YANG ADA DIBELAKANGNYA APA BILA TERJADI KEBOCORAN DI CERUK HALUAN AKIBAT MENUBRUK SESUATU DAN DENGAN RUSAKNYA CERUK HALUAN KAPAL MASIH SELA MAT, TIDAK TENGGELAM. PEMASANGAN SEKAT TUBRUKAN MENURUT BKI 2006 ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

- KAPAL KARGO DENGAN LC 200 M HARUS MEMPUNYAI SEKAT TUBRUKAN YANG JARAKNYA TIDAK KURANG DARI 0,05 LC DARI ARAH GARIS TEGAK HALUAN. KAPAL KARGO DENGAN LC > 200 M DIPASANG SEKAT TUBRUKAN SEJARAK > 10 M DARI ARAH GARISTEGAK HALUAN. - SEMUA KAPAL KARGO MEMPUNYAI SEKAT TUBRUKAN YANG DITEMPATKAN TIDAK LEBIH DARI PADA 0,08 LC DARI GARIS TEGAK HALUAN. JARAK YANG LEBIH BESAR DISETUJUI DALAM HAL-HAL KHUSUS.

-UNTUK KAPAL YANG MEMPUNYAI BEBERAPA BAGIAN BAWAH AIR YANG MELEWATI GARIS TEGAK HALUAN, SEPERTI HALUAN BOLA, JARAK YANG DIISYARATKAN SEPERTI HAL-HAL DIATAS BOLEH DIUKUR DARI SUATU TITIK REFERENSI YANG DITEMPATKAN PADA JARAK X DIDEPAN GARIS TEGAK HALUAN DENGAN HARGA TERKECIL. DIMANA:A) X = A/2 B) X = 0,015 LC DGN HARGA TERBESAR X = 3 M. - SEKAT TUBRUKAN HARUS KEDAP AIR SAMPAI GELADAK LAMBUNG TIMBUL.

-JIKA KAPAL MEMPUNYAI BANGUNAN ATAS YANG MENERUS ATAU BAGUNAN ATAS YANG PANJANG, SEKAT TUBRUKAN HARUS DITERUSKAN SAMPAI KEGELADAK BANGUNAN ATAS. PENERUSAN INI TIDAK PERLU DILETAKKAN LANGSUNG DIATAS SEKAT BAWAH. BUKAAN - BUKAAN DENGAN ALAT PENUTUP YANG KEDAP CUACA DAPAT DIIZINKAN SEBELAH ATAS GELADAK LAMBUNG TIMBUL.

Gambar 10.5 Batas Pemasangan Sekat Tubrukan dari Garis Tegak Haluan

- TIDAK BOLEH ADA PINTU-PINTU LUBANG ORANG, BUKAAN - BUKAAN VENTILASI PADA SEKAT TUBRUKAN DIBAWAH GELADAK LAMBUNG TIMBUL DAN DIATAS DASAR GANDA. APABILA PIPA PADA KAPAL KARGO MENEMBUS SEKAT TUBRUKAN DIBAWAH GELADAK LAMBUNG TIMBUL, DAPAT MENGGUNAKAN KATUP ULIR YANG DIPASANG PADA SEKAT TUBRUKAN DIDAERAH CERUK HALUAN.

C. CERUK HALUAN KONSTRUKSI PADA CERUK HALUAN HARUS CUKUP KUAT. PADA DAERAH CERUK INILAH YANG PERTAMATAMA MENDAPAT HEMPASAN GELOMBANG. HAL INI DISEBABKAN LETAK CERUK INI DIBAGIAN

DEPAN KAPAL. KARENA TIDAK ADA MOMEN LENGKUNG YANG BEKERJA PADA ARAH MEMANJANG

DIDAERAH INI, PELAT ALAS, PELAT SISI, DAN PELAT


GELADAK TIDAK PERLU TEBAL DIBANDINGKAN BAGIAN TENGAH KAPAL.

1. SEKAT BERLUBANG (DINDING SEKAT AYUNAN)


SEKAT BERLUBANG ADALAH SUATU SEKAT YANG DIPASANG MEMBUJUR. SEKAT INI BERLUBANGLUBANG DAN DITEMPATKAN DITANGKI CERUK. KEGUNAAN SEKAT BERLUBANG ADALAH UNTUK MENGURANGI GONCANGAN AKIBAT PERMUKAAN BEBAS CAIRAN DIDALAM TANGKI YANG TIDAK DIISI PENUH PADA WAKTU KAPAL MENGALAMI OLENGAN.

PEMASANGAN

SEKAT BERLUBANG MENEMPATKAN

DICERUK SECARA

HALUAN DENGAN

MEMBUJUR TEPAT PADA BIDANG PARUH KAPAL (GAMBAR10.6). DIBAGIAN BELAKANG SEKAT INI DILASKAN KE SEKAT TUBRUKAN DAN

DIBAGIAN DEPAN DILASKAN KELUTUT LINGGI HALUAN. SEKAT BERLUBANG INI DITEMBUS

OLEH BALOK CERUK DAN DIBAGIAN DASAR KAPAL SAMPAI KEPENUMPU TENGAH ALAS.

Gambar 10.6 Konstruksi Penampang Melintang Ceruk 1. Penumpu tengah geladak 4. Gading 2. Penumpu samping 5. Pelat lutut 3. Senta Ceruk 6. Sekat berlubang

GAMBAR 10.7 KONSTRUKSI PENUMPU MEMANJANG CERUK SEJAJAR GARIS AIR. 1. SEKAT TUBRUKAN 3. GADING 5. BALOK CERUK 2. SEKAT BERLUBANG 4. SENTA CERUK

2. BALOK CERUK, SENTA CERUK, GADING, DAN BALOK GELADAK KONSTRUKSI CERUK HALUAN YANG TERDIRI ATAS SENTA CERUK, BALOK CERUK, GADING DAN BALOK GELADAK HARUS DIPERHITUNGKAN TERHADAP TEKANAN LUAR YANG DIHADAPI, MISAL NYA AIR, GELOMBANG, DAN BENTURAN KULIT DARI PENGARUH- PENGARUH TERSEBUT DIATAS.

KONSTRUKSI YANG DIPERKUAT MELIPUTI 15% 20% PAJANG KAPAL PADA UJUNG HALUAN MULAI DARI DEPAN SEKAT TUBRUKAN SAMPAI LINGGI HALUAN. PENGUATAN INI MELIPUTI SENTA SISI MENDATAR YANG DISEBUT SENTA CERUK. SENTA CERUK INI DIPASANG DENGAN JARAK ANTARA SAMA ATAU LEBIH KECIL DARI 2 M DIBAWAH GELADAK TERBAWAH, SEDANGKAN BALOK CERUK DIPASANG MELINTANG KAPAL PADA TIAP DUA JARAK GADING.

BALOK CERUK DAN SENTA CERUK PENGIKATANNYA DIHUBUNGKAN DENGAN PELAT LUTUT.

PADA

( GAMBAR 10.7 )

DIPERLIHATKAN

HUBUNGAN ANTARA GADING CERUK DAN

SENTA CERUK DENGAN PELAT LUTUT ( BRACKET).


SEBUAH SEKAT BERLUBANG ATAU SEJUMLAH

TOPANG SEJAJAR DIPASANG PADA BIDANG


PARUH KAPAL.

3. BAK RANTAI DAN TABUNG JANGKAR BAK RANTAI PADA UMUMNYA DITEMPAT KAN DIDEPAN SEKAT TUBRUKAN. UKURAN BAK RANTAI HARUS CUKUP UNTUK MENYIM PAN SELURUH RANTAI JANGKAR DAN

MASIH ADA RUANGAN KOSONG DIATASNYA. BAK RANTAI BERJUMLAH SATU ATAU DUA BAGIAN, DIPASANG PADA LAMBUNG KIRI DAN KANAN KAPAL.

BAK RANTAI

INI SEBAIKNYA DIPASANG


UNTUK

SERENDAH MUNGKIN. HAL INI

MENGURANGI KETINGGIAN PUSAT TITIK BERAT


RANTAI. LANTAI BAK RANTAI DIPASANG PADA

BAGIAN PALING BAWAH DAN PADA LANTAI INI


DIBUAT LUBANG PENGERING. LUBANG INI AKAN MENJAGA AGAR RANTAI TETAP KERING, BERSIH DARI AIR DAN LUMPUR.

SUSUNAN KONSTRUKSI BAK RANTAI TERDIRI


ATAS PELAT DENGAN PENGUAT TEGAK

DISEBELAH LUAR. DINDING BAK RANTAI


BIASANYA DILAPISI KAYU, SEHINGGA PADA

WAKTU MEMASUKKAN RANTAI SUARANYA


TIDAK BERISIK DAN TIDAK MERUSAK

DINDING. GAMBAR BERIKUT INI MEMPER


LIHATKAN KONSTRUKSI BAK RANTAI.

1. PELAT PENYANGGA

2. PELAT BERLUBANG
3. PENEGAR 4. LUBANG RANTAI JANGKAR

5. LUTUT
6. PIPA SPURLING 7. LUTUT 8. GELADAK ANTARA 9. GELADAK AKIL

DITENGAH-TENGAH BAK RANTAI PADA GELADAK AKIL DIBERI SEJENIS AMBANG YANG DISEBUT PIPA SPURLING YANG DIBUAT DARI PIPA TEBAL, DAN UJUNG-UJUNGNYA DIBERI RING DARI BESI BULAT. HUBUNGAN ANTARA BAK RANTAI GELADAK AKIL, DAN PIPA SPURLING DIPERKUAT DENGAN PEMASANGAN LUTUT DISEKELILING BAK RANTAI DAN PIPA SPURLING. SEBUAH PELAT DENGAN PENAMPANG U DISISI-SISI BAK UNTUK KAKI DIGUNAKAN SEBAGAI JALAN MASUK KEDASAR BAK DARI PINTU KEDAP DIGELADAK LEBIH ATAS.

TABUNG JANGKAR DIBUAT UNTUK MEMUNGKINKAN SUPAYA RANTAI JANGKAR TIDAK

BANYAK

HAMBATAN

MENUJU

MESIN

JANGKAR DAN JUGA SUPAYA GELADAK AKIL

TIDAK MENGALAMI KERUSAKAN PADA SAAT


DILALUI RANTAI DAN UNTUK MENJAGA

KEKEDAPANNYA

1. RANTAI JANGKAR 2. PENGIKAT RANTAI 3. TABUNG JANGKAR 4. PELAT RANGKAP 5. LANDASAN JANGKAR 6. JANGKAR 7.SISI KAPAL

Gambar 10.9 Konstruksi Tabung Jangkar