Anda di halaman 1dari 10

ASTIGMATISMA

Astigmatisma
Fokus sinar dari benda yang jauh tidak terletak pada suatu titik di retina. Etiologi Herediter Lengkung jari2 suatu meridian kornea>panjang meridian yang tegak lurusnya. Pembiasan sinar tidak sama pada semua bidang Kornea lonjong

Bentuk Astigmatisma
1. Astigmatisma Reguler

Kekuatan bias bertambah / berkurang perlahan lahan secara teratur dari meridian ke meridian lain Mempunyai 2 meridian yang saling tegak lurus 2. Astigmatisma Irreguler Tidak mempunyai 2 meridian yang tegak lurus Lengkung Kornea berbeda pada meridian yang sama

Astigmatisma
With-The-Rule Astigmatism Steep Axis Vertical 90 45 D Against-The-Rule Astigmatism Steep Axis Horizontal 90 42 D 45 D 42 D 180 180

42.00 / 45.00 X090

42.00 / 45.00 X180


BAGIAN MATA FK UKI

Steep K & Axis

Astigmatisma Reguler

Astigmatisma With the rule (astigmatisma lazim) Pembiasan pd lengkung vertikal>kuat dari horozontalnya

Astigmatisma againts the rule (Astigmatisme tdak lazim) Pmbiasan pada lengkung horizontal > kuat dr vertikal

Berdasarkan letak titik fokus


Bidang horizontal & vertikal pada retina

1. Astigmatisma Miopikus simplex / simple


2. 3. 4. 5.

myopic Astigmatisma Miopikus Kompositus/Myopic compound Astigmatisma hipermetropikus simplex/simple hiperopic Astigmatisma hipermetropikus kompositus/Compound Hyperopic Astigmatisma Miksitus / Mixed

Simple Myopic
1 2

Simple Hyperopic
1 2

One focal point in front of retina Second focal point on retina

Mixed

One focal point on retina Second focal point behind retina

1 2

One focal point in front of retina Second focal point behind retina

Compound Myopic

Compound Hyperopic

1 2

1 2

Both focal points in front of retina

Both focal points behind retina

Keluhan :

Kabur sesuai dengan aksis


Sakit kepala Mata lelah Benda berubah bentuk Koreksi AST.Regular : Lensa Silinder AST. Irregular : HARD contact lense

Terima kasih