Anda di halaman 1dari 27

LARINGITIS AKUT DAN KRONIS

Laringitis akut
- umumnya merupakan lanjutan dr rhinofaringitis (common cold)

- Dapat menyebabkan sumbatan jalan nafas ( pd anak- anak). - Etiologi : Virus ( virus influenza, adenovirus) Bakteri ( Corynebacterium diphtheri, Streptococcus dll) - Diphtheri selalu dicurigai pada laringitis terutama bila dijumpai pseudomembran. - Gejala dan tanda : - demam , malaise - suara serak sampai aphonia - nyeri ketika menelan dan bicara - batuk kering, bisa berdahak kental

- Pemeriksaan

mukosa laring hiperemis,oedem supraglotis dan subglotis

harus dilakukan kultur dari throat swab

-Terapi :
- Istirahat suara

- Hindari iritasi asap, makanan pedas, minum es

- Menghirup udara lembab


- Obat batuk - Antibiotika - tracheostomi / endotracheal tube bila ada sumbatan jalan nafas / laring. - Pada penyanyi / guru dianjurkan mengatasi infeksi sebelum mengganggu karirnya. Menyanyi pada waktu peradangan dpt menyebabkan adanya vocal nodule.

LARINGITIS DIFTERI
- Adalah suatu penyakit infeksi akut yg dpt mengenai sebagian atau seluruh bagian saluran nafas atas. - biasa terjadi pd anak anak usia >6thn tetapi dpt juga pd dewasa.

- Etiologi : - disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae


- ditularkan melalui droplet - dapat terjadi bentuk ringan pd anak anak yg telah mendapat immunisasi. - Patologi :- infeksi dapat terjadi pd hidung, faring, laring - menyebabkan epitel nekrose. - didapati pseudomembran mulai dari hidung sp trachea

- membran ini mengandung fibrin, epitel nekrose, bakteri & fagosit


- exotoksin dari bakteri dapat menyerang otot jantung dan syaraf perifer. - dapat terjadi sumbatan jalan nafas dan gagal jantung fatal

- Gambaran klinik : - masa inkubasi : 1-7 hari - rasa sakit ditenggorokan yang ringan, malaise, demam ringan dan tachicardia ringan. - membran putih kotor pd tonsil, dinding faring, laring - bila kena laring suara serak, batuk, stridor tanda2 sumbatan jalan nafas - membran melekat kalau dilepas berdarah

- servical lymphe node teraba bull necked

-Diagnose : - membran mikroskopis organisme (+) - kultur

-Therapy : - paling baik diberi Profilaksis


- semua anak diberi immunisasi, booster sp usia 10 tahun. - Antitoxin 20.000 100.000 unit - Penicillin selama 10 hari - Kalau ada tanda tanda sumbatan jalan nafas tracheostomy

CROUP
- Infeksi laring berkembang cepat dan berat cyanose, stridor, obstruksi jalan nafas. - dapat terjadi pd semua umur , cenderung menyerang anak usia < 6 thn

- Gambaran klinis terbagi atas :


- Supraglotis - Infraglotis ( Laringotrakeobronkitis)

LARINGITIS SUPRAGLOTIS
- Cenderung pd anak anak usia 3-6 thn - Etiologi : haemophilus influenzae tipe B, Staphylococcus, Streptococcus & Pneumococcus. Jarang oleh virus.

- Patologi : cellulitis pd jaringan epiglotis dan plica aryepiglotika shg mukosa


nya udem dan hiperemis, sekret kental pd laring sehingge me nyebabkan masalah obstruksi. -Gambaran klinis : - Penderita tampak sakit berat, pucat duduk condong kedepan dgn mulut terbuka konsentrasi utk pernafasan. - Muffled voice ( hot potato) respiratory distress

- Dysphagia, sore throat, sakit menelan sulit menelan cairan &


menolak makan dehydrasi ( o.k dysphagia & obstruksi), hyper pyrexia, tachycardi, anxious facies, lemah bs jadi collaps.

- Pd orofaring : sekret>>

- Tongue spatel : epiglotis udem & hiperemis


- Diagnosa : - Laringoskopi direk : vocal cord (pita suara) sdkt udem ( kdg normal) Laringoskopi jrg diperlukan, kecuali bronkoskopi atau endotrakeal tube sdh tersedia o.k kemungkinan sumbatan saluran nafas. - Foto leher soft tissue udem supraglotis - Kultur / smear sekret faring

- Therapy :
- Opname segera ICU dgn Bronkoskopi, Laringoskopi, Endotrakeal tube, trakeostomi set tersedia. - IVFD, O2 - Mukolitik spy sekret encer - Pemberian udara dingin dan lembab - Antibiotika, Kortikosteroid

LARINGITIS INFRAGLOTIS
- Penyakit infeksi akut berat pd laring, trakea & bronkus pd anak anak usia < 5 thn. - Sering pd musim dingin, jarang pd musim panas.

- st penyakit pd anak yang memerlukan perhatian & terapi yang serius.


- Etiologi : - dingin dan kelembaban pegang peranan. - oleh virus yg sering myxovirus, para influenza, adenovirus - infeksi sekunder oleh hemolytic streptococcus, streptococcus viridans, Staphylococcus aureus, Pneumococcus. -Patologi : - udem pd conus elasticus penyempitan daerah infraglotis

- udem pd mukosa trakeobronkial sekret kental & tebal


sekret menumpuk.

- Gambaran klinis; - mulanya infeksi saluran nafas atas ringan sering disbt cold - Stlh 2-3 hari karakteristik croupy cough batuk kering.

- Batuk sering pd malam hari, stridor ringan (+)


- Pd beberapa anak dpt berlanjut menjadi sulit bernafas timbul tanda sumbatan jalan nafas : stridor, cekung intercostal,supra clavicular dan subcostal hypoxia, lemah, menolak makan & minum & bicara . - kalau sudah berat cyanosis. - Temp 39-40 C

- Diagnosa : - Foto leher lateral soft tissue penyempitan infraglotis


- Laringoskopi indirek : hiperemis merata pd infraglotis. Supraglotis mungkin hiperemis /normal. Harus bisa dibedakan dengan Diphtheri.

- Sblm melakukan laringoskopi bronkoskop, endotrakeal tube


dan alat trakeostomi harus tersedia. - Kultur / smear sekret laring. - virus infection (+) titer serum antibody >> - leukopeni (+), leukositosis (+) - Therapy : - Sama dengan supraglotis laringitis. - Humidifikasi, IVFD, O2

- Antibiotika, Steroid (diberikan sampai tanda2 obstruksi berkurang


tapperd off. - Trakeostomi bila perlu.

LARINGITIS KRONIS

-Etiologi : - sinusitis kronis


- septum deviasi - polip hidung - bronkitis kronis - asap, debu, pemakaian suara yg berlebihan (vocal abuse) - rokok - jarang disebabkan oleh alergi.

-Gejala : - suara serak menetap


- laringitis akut yang serangannya berulang. - rasa tersangkut ditenggorokan pasien mendehem tanpa sekret. - pd pemeriksaan : mukosa hiperemis dan menebal tdk rata. -Therapy : -istirahat suara (vocal rest) - pengobatan thdp yg menjadi penyebab - antibiotik, steroid short -term

A. Laringitis tuberkulosa Etiologi : - oleh Mycobacterium tuberculosis yg biasanya sekunder dari TBC paru.

- lebih sering pd laki laki, terlebih pd kesehatan yg buruk dan


alkoholik. - sering menetap walaupun TBC paru sdh sembuh o.k mukosa lengket ketulang rawan dan vaskularisasi tidak sebaik paru. Patogenesis : - penyebaran kelaring o.k infeksi langsung dr sekret yg sudah terkontaminasi juga melalui udara pernafasan.

- melalui hematogen, limfogen


- udem pd fossa intereritenoid, vocal cord, aritenoid, plika inter interventrikularis, epiglotis dan subglotis.

Gambaran klinis (tergantung stadium) :


- stadium infiltrasi - stadium ulserasi - stadium perikondritis

- stadium pembentukan tumor


Gejala klinis : - Kerongkongan kering & sakit. Rasa sakit tidak berat kecuali kecuali kalau ada perikondritis odynophagia dan odynophonia sakit sampai ketelinga. - suara serak dapat sampai disfonia atau afonia - akhirnya : pd pita suara udem, tuberkuloma, fixasi midline bilateral

sehingga terjadi obstruksi saluran nafas.


- tanda tanda TBC paru biasanya (+) : hemoptisis, keadaan umum buruk dll.

-pada pemeriksaan : - vocal cord posterior & interaritenoid hiperemis, udem, exudat kuning. - epiglotis : udem & hiperemis - mukosa orofaring : pucat o.k anemia - kalau hal ini berlangsung lama erosi pada 1 atau 2 vocal cord ulserasi berwarna kelabu (kotor), exudat (+) vocal cord seperti mouse eaten (mouse bite).

Epiglotis berbentuk seperti turban atau heart shaped


Aritenoid berbentuk seperti club shaped vocal cord bisa jadi paralise o.k fiksasi sendi crycoaritenoid - Diagnosa : - Anamnese ,gejala & pemeriksaan klinis - Laboratorium : sputum, biopsi, gastris washing - Foto thorax - Laringoskopi direk / indirek

- Diagnosa banding : - Laringitis luetika


- Karsinoma laring - Lupus vulgaris laring - Aktinomikosis laring - Therapy : - obat anti TBC - Vocal rest - Kalau ada obstruksi trakeostomi

- Prognosa : - tergantung sosial ekonomi, sanitasi dan kepatuhan berobat.


- stadium dini prognosa baik

B. Laringitis luetika - Jarang ditemukan . - Etiologi ; Spirochete treponemapallidum, o.k sexual kontact & kehamilan. Bisa konggenital, acquired sifilis - Patologi : - Lesi sekunder terjadi setelah 4-6 minggu lesi primer. - lesi dilaring: nodul difuse, guma Nodul pecah ulkus deep necrotic ulcus guma

perikondritis
- Mikroskop : gambaran pseudoepitelium : hiperplasia sulit dibedakan dengan Ca. - Gejala : - suara serak, batuk kronis - disfagia ( bila guma dekat introitus esofagus)

- Gambaran klinis : - mukosa epiglotis : difuse hiperemis - arytenoid & vocal cord bisa terganggu o.k perikondritis, fibrosis atau paralise - Penyembuhan yg lambat pd fibrosis infraglotis terjadi jaringan parut, stenosis, adhesi vocal cord, aritenoid fixasi

- Diagnosa : - Laringoskopi direk & biopsi

- Serologi test

- Therapy :- Penicillin (drug of choice) - Pengangkatan sequester - Trakeostomi kalau terjadi penyumbatan laring

VOCAL NODULE
- massa kecil dari jaringan peradangan pada bagian tengah vocal cord. - lesi jinak pd laring - disebut juga singers nodule

- Etiologi : vocal abuse, pemakaian suara berlebihan : guru penyanyi dll


- Gejala : - suara serak, terkadang disertai batuk - suara putus (hilang) pada nada tinggi dan tidak dapat mempertahan kan nadanya. - pd pemeriksaan : nodul terdapat pd pinggiran tengah vocal cord yg bervibrasi atau 1/3 anterior, sebesar kacang hijau, warna keputihan

biasanya bilateral tetapi tidak selamanya simetris.


Nodul yg akut berwarna merah dan udem. Nodul yg lama biasanya pucat, kecil, simetris

- Diagnosa : Laringoskopi direk, indirek


- Therapy :- Laryngeal microsurgery PA - vocal rest

- Hindari rokok dan alkohol ptg


- Steroid inhalasi mengurangi inflamasi & udem, mencegah terbentuknya nodul. - Vocal nodul pd anak anak ( screamers nodule) tidak di operasi o.k : - Hampir pasti berulang kembali - Laring kecil sulit operasi resiko injury - Hampir semua lesi ini hilang pada pubertas.

- Surgical laryngoscopy absolut istirahat suara 10-14 hari


setelah operasi atau sampai vocal cord sembuh.

VOCAL POLYP
-Adalah lesi jinak yg sering pd laring, seperti vocal nodule.

- Etiologi : - disebabkan trauma oleh karena penyalah guna suara (vocal

abuse).
- dapat juga disebabkan setelah infeksi saluran nafas atas. - Patologi : - terjadi pada lapisan Rienkes pada vocal cord. Pada stromanya terjadi udem, pembuluh darah dilatasi, jaringan fibrosis dan perdarahan. Bila lesi sudah terjadi fibrosis & fibrinoid & hyalin degenasi pada

stroma perdarahan pd dinding pembuluh darah.

- Gambaran klinis :

-Gambaran klinis :
- Suara serak berfariasi sampai afonia ( polip prolaps diantara pita suara merasa seperti ada sesuatu ditenggorokan dan berusaha mengeluarkannya.

- Polip yang bertangkai dapat kelihatan pada waktu bicara.


- Laryngoscopy direct : unilateral (khas) pd pinggir tengah vocal cord. - berwarna ungu kemerahan sampai pucat translusen - bila polip besar dyspnoe & stridor emergensi -Therapy : Microlarynoscopy operasi ( hati hati web) Vocal therapy ( post operasi).

KERATOSIS LARING
- Terjadinya suatu pertumbuhan yang abnormal pada epitelium . - Paling sering pd pita suara dan fossa interaritenoid - Lebih sering pada laki laki - Berhubungan dengan terjadinya Carsinoma laring. -Etiologi : -merokok, vocal abuse, laringitis yg berulang, defisiensi vitamin. - penyebab pasti ? ?

-Gambaran klinis: Suara serak tanpa sesak nafas / stridor


- Therapy :- Bedah mikrolaring biopsi - Hindari penyebab - Observasi perlu dilakukan precancerous (15 % menjadi maligna) biopsi ulang (lebih dalam).