Anda di halaman 1dari 14

ILMU UKUR TAMBANG 2

Penentuan kuadran antara ilmu ukur tanah dengan ilmu ukur sudut mempunyai perbedaan Pada ilmu ukur sudut kuadran I dimulai di atas kanan dengan berputar berlawanan dengan jarum jam Sedangkan pada ilmu ukur tanah kuadran I dimulai dari kanan atas dan berputar searah jarum jam.

+Y 360o 0o
X

+Y 360o 0o

IV
Y
270o

I
r

II
Y r Y

90o
+X

270o -X

90o
+X

-X

III

II

III

IV

180o -Y

180o -Y

Ilmu Ukur Tanah

Ilmu Ukur Sudut

PETA
Adalah gambaran permukaan bumi yang dilihat secara vertikal dari atas terhadap bidang datar.

Syarat Peta
Harus mempunyai skala Memakai sistem proyeksi Mempunyai legenda (tanda gambar) Mempunyai tulisan untuk keterangan yang lengkap

Fungsi Peta
Memperlihatkan ukuran dari peta seperti luas daerah, jarak dan tingginya diatas permukaan bumi. Memperlihatkan posisi satu sama lainnya sesuatu tempat serta kegunaannya diatas permukaan bumi. Memperlihatkan bentuk daerah-daerah yang dilakukan pemetaan. Dalam kenyataannya tidak mungkin membuat peta dengan memenuhi ketiga fungsi di atas, maka untuk itu peta perlu diklasifikasikan sesuai dengan kegunaannya sebagai berikut:

KLASIFIKASI PETA
Peta Peta Peta Peta Peta agraria Teknik Topografi Hidografi Khusus

PETA AGRARIA
Di atas peta ini dapat dilihat keadaan tiap-tiap persil dengan bangunannya yang digunakan untuk pajak tanah dan pekerjaan teknis. Karena ukuran besar, maka peta tersebut dibagi dalam beberapa blok yang masing-masing dinyatakan satu peta. Biasanya dibuat diatas transparan untuk dapat diperbanyak bila dibutuhkan.

Peta teknik
Dibuat secara khusus dalam perencanaan untuk pekerjaan teknik seperti: perencanaan dan pembuatan gedung, jalan raya, jalan kereta api, irigasi, jembatan dan lain-lain, keperluan untuk pembangunan. Skalanya disesuaikan dengan besar kecilnya pekerjaan yang akan dilaksanakan.

PETA TOPOGRAFI
ialah penjelasan lapangan secara tertulis. Jadi peta topografi adalah peta yang lengkap menggambarkan daerah dengan detail-detail yang lengkap. Mempunyai ketentuanketentuan internasional misalnya proyeksi yang dipakai ialah proyeksi polyeder berdasarkan garis-garis lintang dan meridian.

PETA HIDOGRAFI
Peta yang menggambarkan keadaan pantai, dalamnya laut dan menggambarkan keteranganketerangan yang diperlukan untuk pelayaran.

Peta ini dibuat khusus untuk suatu keperluan, sehingga tidak dapat dipergunakan untuk keperluan lainnya. Peta ini antara lain

Peta statistik untuk keperluan kantor (kepegawaian dan kependudukan). Peta jalan untuk kedperluan turisme Peta sungai untuk keperluan pelayaran sungai. Peta pengairan yang menyatakan daerah pengairan dan saluran air. Peta geologi (macam lapisan tanah, gunung berapi sungai di bawah tanah dll). Peta hutan, yang menyatakan keadaan hutan dan keadaan tumbuhantumbuhannya. Peta triangulasi; peta yang menggambarkan khusus titik (tempattempat dengan koordinatnya. Sebagai titik-tritik ikat kerangka pita yang diukur dengan teliti. Peta dunia
Peta yang menggambarkan benua serta pulau-pulau lengkap dengan batas tiap negara di seluruh dunia. Pada peta ini dimuat lengkap tempat (kota) tiap negara, jalan dan sungai sampai pada flora dan faunanya.

SKALA PETA
Skala peta adalah suatu perbandingan linier dari keadaan di atas peta (kertas gambar) dengan keadaan diatas bumi misalnya: peta skala 1 : 10.000 berarti 1 mm diatas peta sama dengan 10.000 mm (10 meter) di atas permukaan bumi. Maksudnya perbandingan jarak dua titik yang sama di lapangan adalah 1 : 10.000. Untuk menentukan pemakaian skala peta biasanya didasarkan atas dua perbandingan yaitu:
Dapat mengukur jarak-jarak dengan peta. Dapat menggambarkan suatu daerah yang luas dengan tidak banyak kesalahan-kesalahan.

MACAM PETA DITINJAU DARI SKALANYA


Peta teknik atau peta rencana
Skala 1 : 5.000 dan lebih besar 1:100; 1:500 dst

Peta topografi
Skala 1:10.000 sampai 1 : 200.000

Peta geografi
Skala 1:200.000 dan lebih kecil 1:500.000 dst