Anda di halaman 1dari 7

STASIUN MRT EXPO

SINGAPURA

Nama : M. Syahroni Npm : 10331009 M. Kuliah : Teknologi bangunan pintar Dosen Pengampu : Shofia Islamia Ishar. ST., MT Teknologi Bangunan Pintar

Info bangunan

Stasiun Mrt Expo Singapura, dirancang dengan arsitektur era luar angkasa oleh Arsitek Norman Foster. Stasiun Mrt Expo Singapura di rancang Rancangan dengan atap model cangkang merupakan bagian dari sebuah torus, sebagian merupakan bentuk potongan tegak lurus dari sisi silinder dari torus, yang mana atap cangkang ini didukung oleh dua pasang kolom berbentuk "Y" yang terpisah 70 meter. Kolom ini unik karena dibangun diluar peron stasiun dan berada disamping rel. Ciri khas lain adalah adanya bentuk piringan besar di atas lift kaca, seperti terlihat di foto sebelah kanan. Piringan yang menggantung di satu bagian bentuk atap lengkung melindungi lift untuk penyandang cacat. Bentuk yang tidak umum ini menyebabkan komentar masyarakat bahwa bentuknya seperti pesawat atau UFO. Meski bentuk ini bukan yang pertama di Singapura karena juga dipakai di gedung baru Supreme Court yang dibangun di pusat kota Singapura pada 2006.

Teknologi Bangunan Pintar

Pendahuluan

Gambar 1: Stasiun Mrt Expo, Singapura

Mass Rapid Transit atau MRT adalah sebuah sistem transit cepat. dibuka sejak tanggal 10 Januari 2001, Dirancang dengan arsitektur era luar angkasa oleh Arsitek Norman Foster. Penutup atap dari bahan titanium, baja dan kaca, dirancang dengan peron tanpa tiang untuk memberikan keleluasaan ruang. Rancangan ini juga menggambarkan suasana kesibukan yang tergantung kegiatan di sebelahnya yaitu Singapore Expo, dimana kesibukan penumpang tergantung acara yang diadakan di Singapore Expo. Bagian bawah tanah jalur ini ke Stasiun MRT Changi Aiport adalah bagian terpanjang dari dua stasiun MRT di Singapura.

Gambar 2: Depot, Singapura

Teknologi Bangunan Pintar

Gambar 3: Mesin untuk membeli tiket Standar, atau menambahkan nilai kartu EZ-Link.

Gambar 4: Mesin masuk otomatis dengan kartu.

Pembayaran di Mass Rapid Transit (MRT)

Tarif
Karena operator rel bantuan pemerintah, keuntungan perusahaan berbasis, tarif pada sistem MRT yang bernada setidaknya impas tingkat. Para operator mengumpulkan tarif dengan menjual tiket menyimpan data elektronik, harga yang dihitung berdasarkan jarak antara awal dan stasiun tujuan. Ini menaikkan harga secara bertahap tetap untuk perjalanan non-diskon standar.

Stasiun Yio Chu Kang dan Toa Payoh Station dibagi menjadi dua bidang dalam pembayaran, dibayar dan belum dibayar, yang memungkinkan operator rel untuk mengumpulkan tiket dengan membatasi masuknya hanya melalui gerbang tarif, juga dikenal sebagai pintu kontrol akses. Gerbang ini, tersambung ke jaringan komputer, mampu membaca dan memperbarui tiket elektronik yang mampu menyimpan data, dan dapat menyimpan informasi seperti stasiun awal dan tujuan dan durasi untuk setiap perjalanan. Mesin Tiket Umum menjual tiket untuk perjalanan tunggal atau memungkinkan pelanggan untuk membeli nilai tambah untuk tiket disimpan-nilai.

Tiket
Sistem ticketing menggunakan EZ-Link dan NETS FlashPay contactless smart card berdasarkan Symphony untuk sistem e-Payment (SEP) dan untuk angkutan umum yang dibangun di atas Standar Singapura untuk ePurse Contactless Aplikasi (CEPAS) system.
Gambar 5: kartu ezlink

Teknologi Bangunan Pintar

Keselamatan di Mass Rapid Transit (MRT)


Gambar 5: Dinding pengaman peron

Gambar 6: Ruang tunggu lantai 1

Stasiun MRT Toa Payoh adalah stasiun MRT pertama yang selesai dibangun pada 5 Agustus 1985, menjadi stasiun pertama di dunia yang mempunyai dinding pengaman peron untuk menghindari penumpang jatuh ke rel. Stasiun ini merupakan stasiun tahap pertama MRT yang dibuka di Singapura pada 1987. Tahap pertama meliputi jalur ke Yio Chu Kang. Saat ini di gerbang terdapat prasasti pembangunan MRT Singapura. Stasiun ini adalah satu dari empat stasiun yang terlibat di Exercise Northstar V, latihan menghadapi teroris yang diadakan pada 8 Januari 2006.

Teknologi Bangunan Pintar

Keamanan di Mass Rapid Transit (MRT)


Gambar 7: Sebuah kamera sirkuit tertutup memonitor Stasiun MRT Toa Payoh

Pengumuman direkam sering dibuat untuk mengingatkan penumpang untuk melaporkan aktivitas yang mencurigakan dan tidak meninggalkan barang-barang mereka tanpa pengawasan. Kamera digital sirkuit tertutup (CCTV) telah ditingkatkan dengan rekamankemampuan di semua stasiun dan kereta api dioperasikan oleh SMRT Corporation.

Keamanan keprihatinan berkaitan dengan kejahatan dan terorisme tidak tinggi dalam agenda perencana sistem pada awal aslinya. Namun, setelah masalah keamanan tinggi setelah pengeboman kereta Madrid pada tahun 2004 dan digagalkan plot untuk bom Stasiun MRT Yishun, [90] operator dikerahkan swasta, penjaga bersenjata untuk platform stasiun patroli dan memeriksa barang dari komuter.
Gambar8: Sebuah kamera CCTV

Teknologi Bangunan Pintar

Refrensi:
Daftar Pustaka : http://bernadus-eric.blogspot.com en.wikipedia.org/wiki/Mass_Rapid_Transit_(Singapore) http://id.wikipedia.org/wiki/Jalur_Pusat_Kota_%28MRT_Singapura%29

Teknologi Bangunan Pintar