Anda di halaman 1dari 9

Ringkasan macam - macam jendela dan fungsi

Dosen pengampu : Fritz Akhmad Nuzir,ST., MA.(LA)

Jendela
Jendela adalah bukaan pada dinding. jendela dibiarkan terbuka agar meminimalkan panas dalam ruangan, pada malam hari Jendela merupakan alur sirkulasi cahaya dan aliran udara. Pengenalan jendela kaca yang pertama digunakan di panel kecil pada arsitektur romawi.

Konsep kecil panel jendela kaca dibagi dengan divisi perunggu atau lanbat timah, seperti yang digunakan pada bangunan mati, dan produsen kaca menawarkan ini sebagai alternatif.

Jendela dibagi menjadi dua tipe utama :


Jendela atap ( Rooflights ).
konsep rooflight ini dikembangkan untuk memperkenalkan siang ke dalam interior. bentukbentuk yang telah berkembang selama berabad-abad, yang terpasang di tepi vertikal bangunan. Jendela horizontal adalah yang paling terkenal. Hal ini banyak digunakan arsitektur dalam negri pada saat sekarang ini. Sebuah perkembangan logis dari jendela horizontal adalah lantai ke jendela langitlangit. Akhirnya tanpa urutan kranologis muncul yaitu jendela vertikal, jendela vertikal adalah yang paling populer dari abad ke empat belas.

Atrium
Atrium dimulai sebagai pengadilan pusat sebuah rumah romawi, mengakui cahaya dan udara ke ruang tempat tinggal disekitarnya. Atrium merupakan pengembangan lebih lanjut dari kubah, Atrium modern akan ditutupi oleh skylight kaca yang sedikit mengurangi cahaya sinar matahari kedalam ruangan. Untuk mengoptimalkan suhu ruang disiang hari.

Keunggulan desain Atrium


1. keuntungan manusia : penghuni didalam dapat melihat kegiatan di luar dengan tidak keluar bangunan. 2. keuntungan lingkungan : dapat penghematan energi, mengurangi masalah ventilasi dan pengurangan kebutuhan AC, tergantung pada orientasi detail pada rooflights.
Atrium persegi di Boraks yang Dibandingkan dengan 'jalanan' Markas atWaterside (lihat hal. 17) mungkin di BA

Glazur

Seperti telah disebutkan tujuan utama dari jendela adalah untuk penerangan siang hari, dan terkait dengan pandangan untuk eksterior.
Jenis kaca yang mengurangi kesan siang hari secara signifikan, menggelapkan baik interior, dan tampilan, sementara pandangan dari luar terhadap bangunan membuat faktor tampilan ade hitam. Hanya ketika perbandingan yang dibuat antara pandangan melalui jendela kaca bening dan satu dengan segelas memodifikasi yang mengurangi siang hari, bahwa hasil menciptakan kekecewaan. . . memang benar untuk mengatakan bahwa itu adalah sifat manusia untuk menghargai lingkungan alam, dengan semua variasinya warna, cahaya dan keteduhan. Hal ini terutama berlaku properti perumahan di mana beberapa bentuk kaca gelap telah diterapkan pada faktor ade, memberikan kesan kusam hari dilihat dari interior, dibandingkan dengan pandangan yang jelas melalui jendela.

Tiga Macam kaca

Kaca merupakan bahan padat yang bening dan transparan (tembus pandang). Pada umumnya kaca rapuh dan mudah pecah bila terkena goncangan atau bersentuhan dengan benda padat lainnya 1. kaca bening Penggunaan kaca bening juga bisa disesuaikan dengan kondisi bangunan dan lingkungan sekitarnya. Termasuk disesuaikan pemilihan ketebalan kaca. Sehingga sebuah rumah bisa mendapatkan penyinaran yang optimal. Penyinaran menjadi penting, karena akan berpengaruh langsung pada sirkulasi atau pertukaran udara di dalam dan di luar rumah. Rumah yang sirkulasi udaranya baik akan membuat nyaman penghuninya. 2. Tinted kaca Tinted Float Glass adalah kaca halus mendatar dengan sentuhan berbagai variasi warna. Warna-warnanya berasal dari logam seperti kobalt, mangan dan selenium yang memungkinkan untuk menyerap panas matahari hingga 55%. Semakin tebal tinted glass, semakin gelap ruangan jadinya, sehingga kamar atau ruangan yang dilindungi menjadi lebih nyaman. Keunggulan utama dari tinted float glass adalah sangat cocok untuk daerah tropis karena dapat membantu untukmenghemat biaya pemakaian Air Conditioner .

-Tinted Float Glass juga memiliki kemampuan membelokkan cahaya yang memungkinkan untuk mengurangi transmisi cahaya dan sinar matahari yang menyilaukanhingga 45% lebih lembut selama siang hari.

3. Miscellaneous kaca
Sekaca yang tidak dapat disatukan, terdiri dari : berpola, kaca kabel,dilaminasi gelas dan block kaca. Patterned glass: setiap jumlah pola dapat digulung menjadi semi cair kaca untuk memberikan dekoratif atau menyebarkan lembaran utuk berbagai tujuan. Wired glass: sebuah proses yang sama digunakan untuk menggunakan kabel kaca, dimana kabel mesh terjepit dalam ketebalan kaca. Hal ini biasa digunakan sebagai pengamanan. Laminated glass: metode yang serupa pembuatannya digunakan untuk lembaran dari plastik laminating antar lembar kaca. Metode ini mengurangi transmisi pada siang hari. Glass block: ini adalah bentuk populer dinding kaca pada tahun 1930, bersifat termal, karena meiliki rongga blok.

High tech kaca

Jenis kaca pada kategori ini. pholtovoltaics, dimana kaca itu sendiri dirancang untuk menghasilkan listrik dari radiasi surya diselatan menghadap eksposur, yang terdapat dalam gedung untuk mengurangi energi yang dibutuhkan untuk pencahayaan buatan. photochromic yang merespon langsung ke lingkungan stimulus (suhu atau cahaya) yang agak mirip dengan kaca mata hitam.

Solar shading
Manfaat shanding 1.Untuk mengurangi efek panas dari radiasi matahari. 2.Untuk mengurangi silau sinar matahari pada jendela. 3. Penyediaan privasi.. Solusi penahan matahari secara luas ada 3 :

1. Eksternal shading 2. Internal shading 3. Alternatif shading