Anda di halaman 1dari 30

ARTICULATIONES DI EXTREMITAS INFERIOR

NANANG WIYONO, dr, M.Kes BAGIAN ANATOMI & EMBRYOLOGI FK UNS SURAKARTA

ARTHROLOGI
Articulationes di extremitas inferior Articulation coxae Articulatio genus Articulatio tibiofibularis Articulatio talocruralis Articulatio intertarsalia Articulatio tarsometatarsea Articulatio intermetatarsea Articulatio metatarsophalangea Articulatio Interphalangea Arcus pedis

Articulatio coxae
a. b. c. d. e. f. g. Merupakan articulatio globoidea Dibentuk oleh caput femoris dan facies lunata acetabulum Facies cartilaginea di caput femoris lebih tebal di bagian tengah dibanding pinggirnya, melapisi seluruh permukaan kecuali di fovea capitis femoris; tempat perlekatan ligamentum teres capitis femoris Articulatio coxae diperkuat oleh : Capsula articularis Ligamentum iliofemorale Ligamentum pubofemorale Ligamentum ischiofemorale Ligamentum teres capitis femoris Labrum acetabuli Ligamentum transversum acetabuli

a. Capsula articularis = ligamentum capsulare Merupakan capsula yang kuat dan padat Melekat di tepi acetabulum 5-6 cm di belakang acetabulum b. Ligamentum iliofemorale = Yligament = ligamentum Bigelow Merupakan pita kuat di bagian anterior sendi, berhubungan dengan capsula c. Ligamentum pubofemorale = ligamentum pubocapsulare Melekat pada crista obturatoria dan ramus superior ossis pubis;ke distal ligamentum ini bersatu dengan capsula dan dengan pemukaan dalam pita vertikal ligamentum iliofemorale

d. Ligamentum ischiofemorale = ligamentum Bertin Tersusun oleh pita triangular yang kuat, menyebar dari os ischium di sebelah distal dan posterior acetabulum dan bersatu dengan serabut sirkuler dari capsula e. Ligamentum capitis femoris = ligamentum teres Berbentuk trianguler, kadang sebagai pita datar yang apexnya tertanam di fovea capitis femoris; dasarnya dengan dua pita melekat di incisura acetabuli dan ligamentum transversum acetabuli sampai ke fossa acetabuli f. Labrum acetabuli = labrum glenoidale = ligamentum cotyloideum Berupa lingkaran fibrocartilaginosa yang terikat pada tepi acetabulum, sehingga cavitasnya menjadi lebih dalam g. Ligamentum transversum acetabuli

Gerak Gerakan di articulatio coxae sangat luas meliputi : flexi, extensi, abductie, adductie, rotasi dan circumductie

Articulatio genus
a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. k. Termasuk artic. Ginglymus atau hinge joint, tetapi mempunyai gerakan kompleks Tulang yang membentuk articulatio genus saling dihubungkan oleh tersebut di bawah ini : Capsula articularis Ligamentum patellae Ligamentum popliteum obliquum Ligamentum popliteum arcuatum Ligamentum collaterale tibiale Ligamentum collaterale fibulare Ligamentum cruciatum anterius Ligamentum cruciatum posterius Meniscus medialis et lateralis Ligamentum transversum genus Ligamentum coronarium

a. Capsula articularis atau ligamentum capsulare b. Ligamentum patellae atau ligamentum anterior Merupakan bagian tengah tendo m. Quadriceps femoris, menghubungkan patellae dengan tuberositas tibiae Sangat kuat, rata, seperti pita, panjang 8 cm Permukaan posterior ligamentum ini dipisahkan dari membrana synoviale artic. Genus oleh lapisan lemak infra patellaris dan dari tibia oleh bursa

c. Ligamentum popliteum obliquum atau lig.posterior Merupakan pita fibrosa yang lebar, rata, membentuk fasciculi yang terpisah dari lainnyanoleh apertura untuk vasa darah dan saraf pada posterior sendi Membentuk dasar fossa poplitea dan a. Poplitea terletak di atasnya d. Ligamentum popliteum arcuatum Melengkung ke distal dari condylus lateralis femoris menuju facies posterior ligamentum capsulare Dihubungkan ke apex capitulum fibulae oleh dua pita fibrosa yang bersatu

e. Ligamentum collaterale tibiale atau ligamentum laterale interna Sebagai pita membranosa lebar, rata, teletak di bagian posterior sendi f. Ligamentum collaterale fibulare atau ligamentum laterale externa Merupakan pita fibrosa yang kuat dan bulat melekat di bagian posterior condylus lateralis femoris, tepat di sebelah proximal cekungan untuk tendo m. Popliteus dan di sisi laterl capitulum fibulae

Ligamentum cruciata genu Terletak pada pertengahan lebih dekat ke facies posterior Disebut cruciatum karena menyilang membentuk seperti huruf X Dibedakan menjadi anterior dan posterior berdasarkan posisi perlekatan pada tibia g. Ligamentum cruciatum anterius Melekat pada cekungan di sebelah anterior eminentia intercondyloidea tibiae, bersatu dengan extremitas anterior meniscus lateralis, berjalan ke posterolateral untuk melekat pada bagian posterior facies medialis condylus lateralis femur h.ligamentum cruciatum posterius Lebih kuat, tapi pendek dan kurang miring Melekat pada fossa intercondyloidea posterior tibia dan extremitas posterior meniscus lateralis, berjalan ke anterior dan medial untuk melekat pada bagian anterior facies medialis condylus femoris

Meniscus atau fibrocartilaginosa semilunaris Merupakan dua lamela yang berbentuk bulan sabit, sehingga fossa articularis superior tibiae lebih dalam untuk tempat condyli femoris Pinggir meniscus lebih tebal, convex dan melekat pada sisi dalam capsula articularis; sisi yang berhadapan makin tipis sampai pada tepi bebas Kedua faciesnya halus dilapisi oleh membrana synoviale Setiap meniscus menutupi 2/3 bagian perifer facies articularis tibiae yang sesuai i. Meniscus medialis atau fibrocartilaginosa semilunaris interna j. Meniscus laateralis atau fibrocartilaginosa semilunaris externa

k. Ligamentum transversum Menghubungkan margo anterior yang convex pada meniscus lateralis dengan tepi anterior meniscus medialis Serabutnya lebih tebal dan bervariasi pada berbagai keadaan l. Ligamnetum coronarius Merupakan bagian depan dari capsula aricularis yang menghubungkan bagian perifer setiap meniscus dengan tepi facies articularis tibiae

Gerak Articulatio genus bertype gynglimus, maka gerakan yang dapat terjadi adalah flexi dan extensi

Articulatio tibiofibularis
Tibia dan fibula dihubungkan oleh rangkaian tersebut di bawah ini : 1. Articulatio tibiofibularis superior 2. Membrana interossea 3. Syndesmosis tibiofibularis atau articulatio tibiofibularis inferior

1. Articulatio tibiofibularis superior Type : articulatio plana atau gliding joint Dibentuk oleh condylus lateralis tibiae dengan capitulum fibulae Facies articularis yang saling bertemu berbentuk oval, datar, dilapisi oleh cartilago serta dibungkus oleh capsula articularis dan ligamentum capitis fibulae anterius dan posterius

2. Membrana interossea atau membrana interossea cruris atau ligamentum tibiofibularis media Membentang antara kedua crista interossea ossis tibiae et fibulae Memisahkan musculi sebelah anterior dengan musculi sebelah posterior cruris Tersusun atas lamina apponeurosis yang tipis, terdiri atas serabut miring yang sebagian besar berjalan ke distal dan lateral Tepi proximal membrana ini tidak dapat mencapai ke articulatio tibiofibularis sehingga terbentuk tepi bebas yang concave, dilalui oleh a/v. Tibialis anterior ke bagian depan cruris Demikian juga di distal terdapat lubang untuk dilalui a/v.peronea anterior

3. syndesmosis tibiofibularis atau articulatio tibiofibularis inferior Dibentuk oleh facies articularis kasar yang convex di sisi medial distal fibulae dengan facies articularis kasar yang concave di sisi lateral tibia Articultio ini diperkuat oleh : a. ligamentum tibiofibulare anterius b. ligamentum tibiofibulare posterius c. ligamentum transversum inferius d. ligamentum interosseus

Articulatio talocruralis Type articulatio ginglymus atau hinge joint Dibentuk oleh facies articularis di ujung distal tibia dan malleolusnya, malleolus lateralis fibulae dan ligamentum transverum inferius, yang secara bersama-sama menerima facies articularis convex di bagian proximal talus beserta facies articularis di sisi medial dan lateralnya Tulang-tulang dalam articulatio ini dihubungkan oleh : A. Capsula articularis B. Ligamentum deltoideum C. Ligamentum talofibulare anterius D. Ligamentum talofibulare posterius E. Ligamentum calcaneofibulare

Articultio intertarsalia Terbentuk beberapa articulatio, berfungsi untuk inversi, eversi, pronasi dan supinasi kaki a. Articulatio subtalaris Dibentuk oleh facies calcaneus bagian posterior di permukaan inferior talus dan facies talaris bagian posterior pada permukaan superior calcaneus

b . Articulatio talocalcaneonavicularis Dibentuk oleh caput ossis tali dengan concavitas yang dibangun oleh facies posterior ossis navicularis, facies articularis anterior os calcaneus dan facies proximalis ligamentum calcaneonavicularis plantaris c. Articulatio calcaneocuboideum Dibentuk oleh facies anterior ossis calcaneus dan facies posterior ossis cuboideum

Articulatio tarsometatarsea Type : articulatio plana atau gliding joint Dibentuk oleh os cuneiforme mediale, intermedium dan laterale serta os cuboideum dengan basis ossa metatarsalia Tulang-tulang ini saling dihubingkan oleh : a. ligamenta tarsometatarsea dorsalis b. ligamenta tarsaomatarsea plantaria c. ligamenta cuneometatarsea interossea

Articulatio intermetatarsea Keempat basis ossa metatarsalia yang lateral saling berhubungan satu dengan yang lain melalui ligamenta bassium ossis metatarsea dorsalia, ligamenta bassium ossis metatarsea plantaria dan ligamentum basium ossis metatarsea inteossea

Articulatio metatarsophalangea Type articulatio condyloideum atau articulatio ellipsoidea Dibentuk oleh facies articularis di caput os metatarsale dengan facies articularis di basis phalanx proximalis Diperkuat oleh : a. Ligamenta accesoria plantaria b. Ligamenta collateralia

Articulatio interphalangea Type : articulatio gynglimus atau hinge joint Masing-masing dilengkapi dengan ligamenta accesoria plantaria dan ligamenta collateralia