Anda di halaman 1dari 50

Sistem Respirasi

SUHAIMI BIN SAHAT

Pengenalan dan Fungsi Sistem Respirasi

Struktur Asas Sistem Respirasi

Definisi Respirasi
Merupakan proses pertukaran gas dalam badan

Respirasi berlaku dalan 3 langkah asas Ventilasi Pulmonari Respirasi Eksternal Internal Respirasi Respirasi berlaku

Ventilasi pulmonari

proses pernafasan di mana gas mengalir/ bergerak antara atmosfera dan paru-paru. adalah proses resapan oksigen (O2) dalam udara di alveoli ke dalam darah di kapilari alveoli Pertukaran CO2 dan O2 antara sistemik kapilari dengan sel tisu

Respirasi Eksternal

Respirasi Internal

Pertukaran gas di antara udara dan darah

Pengangkutan gas dalam badan


Pengangkutan Oksigen

Pengangkutan Oksigen

Pengangkutan Oksigen
Oksigen diangkut dalam bentuk
Oksihemoglobin (98.5%) oksigen bergabung dengan hemoglobin dalam sel darah merah Larut dalam plasma darah (1.5)%)

Pengangkutan Oksigen
Oksihemoglobin adalah satu kompaun yang tidak stabil. Oleh itu, ia mudah untuk menguraikan oksigen tersebut. Faktor yang mempengaruhi penguraian tersebut adalah
Tahap O2 yang rendah pH rendah Suhu tinggi Peningkatan penghasilan CO2 dan haba

Pengangkutan gas dalam badan


Pengangkutan Karbon Dioksida

Pengangkutan Karbon Dioksida

* Gas diffusion = penyerapan gas

Pengangkutan Karbon Dioksida


Gas karbon dioksida diangkut dalam bentuk
Ion bikarbonat (HCO3-)(70%) Karbaminohemoglobin (23%) di mana karbon dioksida bergabung dengan hemoglobin dalam sel darah merah Larut dalam plasma darah (7%)

Mekanisma pengangkutan gas utama

Konduksi udara di paru-paru

Paru-paru
Merupakan organ yang elastis berbentuk kon Terletak dalam rongga dada atau toraks Kedua paru - paru dipisahkan oleh mediastinum sentral yang berisi jantung dan beberapa pembuluh darah besar

Paru - paru kanan lebih besar dan terbagi menjadi 3 lobus oleh fisura interlobaris Paru kiri lebih kecil dan terbagi menjadi 2 lobus Lobos-lobus tersebut terbagi lagi menjadi beberapa segmen sesuai dengan segmen bronkusnya

Perlindungan Permukaan Sistem Respiratori

Ciri-ciri perlindungan permukaan Aveolus


a)Luas Permukaan yang besar - Bilangan alveolus yang banyak menambahkan luas permukaan untuk resapan gas. b)Dinding aveolus yang nipis - Dinding aveolus yang nipis, iaitu setebal satu sel sahaja memudahkan gas meresap melaluinya.

c) Dinding Alveolus yang lembap Lapisan cecair pada dinding aveolus membenarkan oksigendan karbon dioksida melarut di dalamnya. d) Rangkaian kapilari darah pada dinding aveolus Pada permukaan luar alveolus terdapat banyak rangkaian kapilari darah bagi mengangkut gas oksigen dan karbon dioksida dari alveolus ke alveolus.

Penghasilan Penghasilan Bunyi

Bunyi

Anatomi Larink

Anatomi Larink
Intrinsic and extrinsic muscles in larynx pull the cartilage This causes the cords to move Males have thicker cords

Laring

struktur epitel kartilago yang menghubungkan faring dan trakea

Laring sering disebut sebagai kotak suara dan terdiri daripada: - Epiglotis: daun katup rawan yang menutupi ostium ke arah laring selama menelan - Glotis: ostium antara pita suara dalam laring - Rawan tiroid: rawan terbesar pada trakea, sebagian dari rawan ini membentuk halkum(Adams apple)

- rawan krikoid : satusatunya cincin rawan yang lengkap dalam laring (terletak di bawah rawan tiroid) - Kartilago aritenoid : digunakan dalam gerakan peti suara dengan rawan tiroid - Peti suara : ligamen yang dikawal oleh gerakan otot yang menghasilkan bunyi suara (peti suara melekat pada lumen larink)

Regulasi pH

Acid Base Balance


a. An increase of 0.3 pH unit indicates that hydrogen ion concentration is halved b. Main source of total body acid production is carbonic acid c. Carbon dioxide is carried from the tissues to the lung mainly as carbonic acid d. Fixed, non volatile acids normally represent less than one percent of total body acid production e. Alveolar ventilation removes all the excess carbonic acid produced daily.

Pengurusan Sistem Respirasi


Respiratori mukosa Trek respirasi atas Trek respirasi bawah

RESPIRASI MUKOSA

Mucociliary Escalator ( Respirasi Mukosa )


Muscus Traps particles

Cilia Move particles up toward pharynx

TREK RESPIRASI ATAS

Trek Respirasi Atas

Hidung
Terdiri daripada bahagian luaran dan dalaman Bahagian luaran menonjol dari wajah dan disokong oleh tulang hidung dan rawan Bahagian dalaman hidung adalah rongga berlorong yang dipisahkan menjadi rongga hidung kanan dan kiri oleh pembahagi vertikal yang sempit, yang disebut septum

Permukaan mukosa hidung dilapisi oleh sel-sel goblet yang mengeluarkan lendir secara terus menerus dan bergerak ke belakang ke nasofaring oleh gerakan silia berfungsi sebagai saluran untuk udara mengalir ke dan dari paru-paru berfungsi sebagai penapis kotoran dan melembabkan serta menghangatkan udara yang dihirup ke dalam paru-paru bertanggungjawab terhadap olfaktori (penghidu) kerana deria olfaktori terletak dalam mukosa hidung, dan fungsi ini berkurang sejajar dengan pertambahan usia

Faring
Faring atau tenggorok merupakan struktur seperti tuba yang menghubungkan hidung dan rongga mulut ke laring Faring dibagi menjadi tiga: - nasal (nasofaring), - oral (orofaring), - laring (laringofaring) Fungsi faring adalah untuk menyediakan saluran pada traktus respiratorius dan digestif

Laring

struktur epitel rawan yang menghubungkan faring dan trakea

Laring sering disebut sebagai kotak suara dan terdiri daripada: - Epiglotis: daun katup rawan yang menutupi ostium ke arah laring selama menelan - Glotis: ostium antara pita suara dalam laring - Rawan tiroid: rawan terbesar pada trakea, sebagian dari rawan ini membentuk halkum(Adams apple)

- rawan krikoid : satusatunya cincin rawan yang lengkap dalam laring (terletak di bawah rawan tiroid) - Kartilago aritenoid : digunakan dalam gerakan peti suara dengan rawan tiroid - Peti suara : ligamen yang dikawal oleh gerakan otot yang menghasilkan bunyi suara (peti suara melekat pada lumen larink)

Fungsi utama laring adalah untuk memungkinkan terjadinya suara apabila peti suara tegang dan pendek, nada suara adalah tinggi apabila peti suara panjang dan kendur nada suara rendah Kekuatan suara bergantung kepada kekuatan udara yang dihembus keluar melalui peti suara

Trakea

Disebut juga batang tekak (throat)

Trek Respirasi Bawah

1. Bronkus

Terbahagi menjadi bronkus kanan dan kiri Disebut bronkus lobaris kanan (3 lobus) dan bronkus lobaris kiri (2 bronkus) Bronkus lobaris kanan terbahagi menjadi 10 bronkus segmental dan bronkus lobaris kiri terbagi menjadi 9 bronkus segmental
Bronkus segmentalis ini kemudian terbahagi lagi menjadi bronkus subsegmental yang dikelilingi oleh jaringan ikat yang memiliki : arteri, limfatik dan saraf

2. Bronkiolus

Bronkus segmental bercabang-cabang menjadi bronkiolus Bronkiolus mengadungi kelenjar submukosa yang menghasilkan lendir yang membentuk selimut tidak terputus untuk melapisi bahagian dalam laluan pernafasan

3. Bronkiolus Terminalis

Bronkiolus membentuk percabangan menjadi bronkiolus terminalis (yang tidak mempunyai kelenjar lendir dan silia)

4. Bronkiolus respiratori
Bronkiolus terminalis kemudian menjadi bronkiolus respiratori Bronkiolus respiratori dianggap sebagai saluran peralihan antara jalan nafas konduksi dan jalan udara pertukaran gas

5. Duktus alveolar dan Sakus alveolar

Bronkiolus respiratori kemudian mengarah ke dalam duktus alveolar dan sakus alveolar dan kemudian menjadi alveoli

Merupakan tempat pertukaran O2 dan CO2 Terdapat sekitar 300 juta yang jika bersatu membentuk satu lembar seluas 70 m2

Thank you