Anda di halaman 1dari 76

FRAKTUR KLAVIKULA

Mekanisme Trauma
Trauma langsung pada bahu (91-94%) Trauma tidak langsung,lengan menyangga tubuh

Klinis
Tangan nempel dada untuk mencegah pergerakan fraktur Deformitas jelas

Radiologis
Sering displace karena kerja otot antagonis

FRAKTUR KLAVIKULA, PERGESERAN FRAGMEN FRAKTUR OLEH KERJA OTOT STERNOCLEIDOMASTOIDEUS DAN PECTORALIS MAJOR

Terapi
Reposisi tidak perlu dan tidak mungkin Sling 2-3 minggu atau figure of eight Operasi bila:
Konservatif gagal Interposisi jar. Lunak Fraktur terbuka Trauma neurovaskuler

Komplikasi
Kerusakan saraf/vaskuler (jarang) Nonunion, malunion, stiffness

Fraktur Clavicula, Imobilisasi Figure of Eight

Fraktur Clavicula dengan deformitas pada bagian medial

DISLOKASI ACROMIO-CLAVICULAR
Mekanisme Trauma
Jatuh dg. bahu menumpu badan Terjadi robekan a.c. ligament subluksasi klavikula lateral kearah atas

Klinis
Deformitas +/- seperti tangga Derajat (grade): I III Grade I-II: subluksasi; grade III: dislokasi Nyeri hebat Gerak bahu terbatas

MEKANISME TRAUMA ACROMIOCLAVICULAR JOINT

Radiologis
Elevasi klavikula stress views foto tegak, bahu kiri-kanan, jinjing beban masing-masing 5 kg.

Terapi
Grade I-II : sling (1 minggu) Grade III : operasi: TBW, screwing or.tu. : sling

Komplikasi
Prominent : reseksi klavikula lat 2,5 cm OA

DISLOKASI ACROMIO-CLAVICULAR

GRADE I & II

STRESS FOTO, BEBAN @ 5 KG, FOTO KEDUA BAHU

ACROMIO-CLAVICULAR DISLOCATION GRADE III

DISLOKASI GLENO HUMERI (DISLOKASI BAHU)


Dibedakan:
Dislokasi Anterior >> Dislokasi Posterior

Tersering mengalami dislokasi, karena


Glenoid socket dangkal Ruang gerak sendi (ROM) luas Keadaan lain: lig. Lemah, displasia glenoid Gampang mengalami cedera saat aktifitas

OSTEOLOGI SENDI BAHU

Dislokasi Anterior Bahu


Mekanisme trauma
Jatuh dg. lengan menyangga badan, posisi lengan abduksi-rotasi eksternal, humerus terdorong kedepan, terjadi robekan kapsul atau avulsi glenoid labrum Kecelakaan lalu lintas Cedera olah raga (contact sports)

Klinis
Nyeri hebat Penderita menopang lengan dengan tangan lainnya, posisi eksorotasi & abduksi Hilangnya contour normal deltoid Processus acromion teraba menonjol di lateral

Radiologis
Axial : terpenting untuk melihat adanya dan arah dislokasi AP view : bayangan overlap head-fossa glenoid Lat view:head diluar socket Jika pernah dislokasi permukaan posterolat head datar/cekung ( Hill-Sachs sign)

Terapi Reposisi tertutup dengan GA


Hanging arm technique: tengkurap, lengan menggantung ditepi tempat tidur Hypocratic Method: berbaring terlentang di lantai,tarik lengan kedepan,dorong caput humeri kabelakang dg. telapak kaki Kochers method: siku fleksikan 90o, eksorotasikan 75o,siku tarik kedepan dan endorotasi

Imobilisasi dg collar and cuff 3 minggu

Operasi: open atau arthroscopy, bila terjadi instability/dislokasi berulang


Komplikasi Cedera saraf: n axillaris test abduksi, anestesia pada deltoid Cedera vaskuler: a axillaris Fraktur- dislokasi: tub. mayor, shaft Kekakuan sendi bahu

DISLOKASI ANTERIOR BAHU

Dislokasi Posterior Bahu


Jarang, < 20% Mekanisme Trauma
Gaya tidak langsung endorotasi & adduksi Sering karena konvulsi, sengatan listrik

Klinis
Lengan terkunci dalam endorotasi&aduksi Ekso terkunci, abduksi terbatas Tonjolan keposterior oleh caput Coracoid prominent

Radiologis
AP: light bulb appearance

Terapi
Reposisi tertutup dg. GA; tarik lengan kedepan, eksternal rotasi, abduksi Imobilisasi sling

DISLOKASI ANTERIOR BAHU, PERIKSA FUNGSI N AXILLARIS DAN N MUSKULOKUTANEUS SEBELUM & SETELAH REPOSISI

REPOSISI DISLOKASI ANTERIOR BAHU DENGAN TRAKSI LURUS DAN DENGAN MENGGANTUNG LENGAN DITEPI TEMPAT TIDUR

FRAKTUR SHAFT HUMERUS


Mekanisme Trauma
Jatuh bertumpu pada tanganfraktur spiral Bila tumpuan pada sikufraktur oblique/transverse Trauma langsung pada lengan fraktur transverse/comminuted Fraktur pada shaft pd. orang tua bisa karena metastase . Fraktur diatas insertio m deltoidfrgmen proksimal aduksi, dibawah insertio abduksi

Klinis
Nyeri pada lengan Tanda fraktur jelas:deformitas, false movement Ingat !! Periksa n. radialisekstensi tangan-jari

Radiologis
Arah pergeseran fragmen tergantung lokasi fraktur
Proksimal (rot cuff-pect mayor): abd-rotasi frag.proksimal Tengah (pect mayor-deltoid) : adduksi -- ,, - Distal (distal deltoid) : abduksi -- ,, --

Terapi
Sembuh baik, tidak diperlukan reposisi dan imobilisasi yg baik sekali Reposisi dg.berat lengan, U-slab, hanging cast selama 6 - 12 mg. Fraktur yg sangat tidak stabil: operasi (ORIF = open reduction internal fixation)

Indikasi operasi fraktur shaft humerus:


Fraktur segmental Multiple trauma Fraktur terbuka Trauma vaskuler Fraktur humerus bilateral Fraktur humerus & antebrachii (floating elbow) Fraktur dengan lesi n.radialis Fraktur patologis

Komplikasi
Lesi n. radialis drop hand Cedera vaskuler Delayed union Non union Kekakuan sendi

Fraktur Pada Anak


Jarang < 3 th child abusebebat lengan pada badan (2-3 mg) Anak lebih tua gip spalk pendek

FRAKTUR SHAFT HUMERUS

COLLAR & CUFF

U-SLAB IMMOBILISATION

FRAKTUR HUMERUS TENGAH DENGAN GARIS FRAKTUR OBLIQUE,POTENSIAL TERJADINYA LESI NERVUS RADIALIS

FRAKTUR SUPRACONDYLER HUMERI


Umumnya terjadi pada anak-anak Tipe:
Fleksi : distal ke anterior Ekstensi: distal ke posterior >>

Grade
I : fr. incomplete II : fr. complete, displace minimal III: fr.complete, displace total

Mekanisme Trauma
Tipe ekstensi: jatuh lengan menumpu badan, siku ekstensi Tipe fleksi : siku fleksi

Klinis
Nyeri Bengkak hebat pada siku Deformitas jelas Periksa!! Pulsasi & fungsi saraf

Radiologis
Terbaik dilihat pada posisi lateral pergeseran distal ke anterior/posterior

Terapi
Grade I : sling 2 3mg. Grade II: reposisi tertutup dg GA imobilisasi collar & cuff (3 mg) sling (3mg) Grade III: ORIF

FRAKTUR SUPRA CONDYLER HUMERI, TIPE EKSTENSI DAN FLEKSI

FRAKTUR SUPRA CONDYLER HUMERI GRADE III

FRAKTUR SUPRACONDYLER HUMERI, REPOSISI TERTUTUP, IMOBILISASI DENGAN COLLAR & CUFF

Skeletal traksi overhead dikerjakan pada:


Gagal reposisi tertutup Dengan fleksi siku 90o pulsasi (-) Trauma multiple, berat

Komplikasi
Vaskuler : a. brachialis Saraf : n. medianus Myositis ossifican Kekakuan sendi Malunion: deformitas cubitus varus/valgus

KOMPLIKASI FRAKTUR SUPRA CONDYLER HUMERI: TRAUMA VASKULER (VOLKMANNS ISCHAEMIA), CUBITUS VARUS

FRAKTUR OLECRANON
Mekanisme Trauma
Ada 2 tipe trauma:
Fracture comminuted: trauma langsung Fracture transverse : tarikan m. trceps, jatuh dg. tangan menumpu badan

Klinis
Bengkak hebat comminuted Gap(+),ekstensi siku(-) transverse

FRAKTUR OLECRANON, COMMINUTED DAN TRANSVERSE

FRAKTUR OLECRANON DISPLACE,DILAKUKAN REPOSISI TERBUKA,FIKSASI DENGAN TENSION BAND WIRING DAN SCREWING

Radiologis Posisi lateral lebih penting Terapi Fr.comminuted: sling 1 mg. Fr.transverse non displace: cast, siku fleksi 60o 2-3mg Fr transverse displace: ORIF Komplikasi Stiffness Non union OA

DISLOKASI CUBITI (DISLOKASI SIKU)


Lebih sering pada orang dewasa Dislokasi posterior: 90o Mekanisme Trauma
Jatuh dg tangan menumpu badan, siku ekstensi

Klinis
Siku fleksi ringan Deformitas jelas Bony landmarks (olecranon-epicondyle) abnormal

Radiologis
Diperlukan untuk melihat adanya fraktur

Terapi
Reposisi tetutup dg.GA Imobilisasi dg. collar & cuff selama 3mg. Latihan fleksi siku setelah 1 mg.

Komplikasi
Vaskuler : a. brachialis Saraf : n. medianus & ulnaris

Frakture: coronoid, epycondylus medial,caput radii, processus olecranon, fraktur-dislokasi Myositis Ossificans Dislokasi berulang

DISLOKASI ELBOW

REPOSISI DISLOKASI SIKU

FRAKTUR ANTEBRACHII
Mekanisme Trauma
Trauma tidak langsung: jatuh dengan tangan menyangga badanfraktur spiral, level berbeda Trauma langsung : fraktur transverse Terjadi rotasi akibat tarikan otot yg berinsersi pd.radius:
Proksimal: m.biceps & m.supinator Medial : m.pronator teres Distal : m. pronator quadratus

Klinis
Jelas

Radiologis
Kedua tulang tampak fraktur,pergeseran kesegala arah:overlap, angulasi, rotasi Pada anak sering incomplete (Greenstick)

Terapi
Anak-anak: reposisi tertutup, imobilisasi long arm cast, siku fleksi 90o, posisi netral, 6-8 mg

FRAKTUR RADIUS Fraktur proksimal antara insertio m supinator dan m pronator teres,fragmen proksimal supinasi Antara pro teres&quadratus:netral Distal m quadratus:pronasi

FRAKTUR ANTEBRACHII SETELAH REPOSISI, IMOBILISASI DG LONG ARM CAST POSISI SUPINASI, NETRAL DAN PRONASI

FRAKTUR ANTEBRACHII DILAKUKAN REPOSISI TERBUKA, FIKSASI PLATE-SCREW

Dewasa:
Reposisi sulit dan cendrung mengalami redisplacementdianjurkan ORIF

Komplikasi
Vaskuler: a. radialis atau ulnaris Saraf : jarang Compartment Syndrome Delayed & nonunion Malunion

FRAKTUR MONTEGGIA
Fraktur distal ulna + dislokasi caput radii Mekanisme trauma
Jatuh dg.tangan menyangga tubuh

Klinis
Klasifikasi: BADO I-IV Deformitas jelas+nyeri siku sisi lateral Periksa!! n.radialis

Radiologis
Dislokasi caput radii & fraktur ulna proksimal

FRAKTUR MONTEGGIA, KLASIFIKASI BADO I IV

Terapi
Hanya dg mempertahankan panjang normal ulna, caput radii baru terreposisi Anak-anak: reposisi tertutup,imobilisasi long arm cast, siku fleksi 90o, supinasi Dewasa: ORIF

Komplikasi
Malunion Nonunion

FRAKTUR MONTEGGIA

FRAKTUR GALEAZZI
Fraktur radius distal + dislokasi radio-ulnar joint distal Mekanisme trauma
Jatuh dengan tangan menyangga tubuh, ada gaya rotasi

Klinis
Lebih sering dibandingkan dg Monteggia Distal ulna tampak menonjol

Radiologis
Fraktur distal radius,angulasi, overlap Radio-ulnar distal subluksasi/dislokasi

Terapi
Idem Fraktur Monteggia

FRAKTUR GALEAZZI,REPOSISI TERBUKA,IMOBILISASI PLATE-SCREWS. DISLOKASI TEREPOSISI SPONTAN SETELAH FRAKTUR TERREPOSISI

FRAKTUR COLLES
Abraham Colles (1814):fraktur radius distal 1 proksimal wrist joint, disertai pergeseran fragmen distal ke dorsal dan radier(lateral), dengan atau tanpa fraktur processus styloideus ulna Banyak pada penderita tua (wanita post menopause = osteoporosis)

Mekanisme Trauma
Jatuh dengan lengan menyangga badan dan ekstensi pergelangan tangan Fraktur terjadi pada corticocancellous junction,fragmen distal ekstensi dan displace ke dorsal

Klinis
Deformitas dinner fork

FRAKTUR COLLES

Radiologis
Fraktur distal radius corticocancellous junction, fragmen distal ke dorsal dan ke radial, impacted Fraktur processus styloideus ulna

Terapi
Reposisi tertutup dg GA, imobilisasi below elbow cast, posisi fleksi&deviasi ulnar selama 4-6 mg.

FRAKTUR COLLES,REPOSISI TERTUTUP,IMOBILISASI SHORT ARM CAST

Bila gagal ORIF

Komplikasi
Reflex symphathetic dystrophy Malunion Delayed & non union Kekakuan bahu Sudecks atrophy Ruptur tendon EPL (extensor pollicis longus)

FRAKTUR SMITH
Fraktur radius distal,pergeseran fragmen ke anterior (=reverse colles) Mekanisme
Jatuh dengan punggung tangan menyangga badan

Klinis
Kebanyakan pada laki-laki muda

Terapi
Reposisi tertutup dg.GA, imobilisasi long arm cast, supinasi selama 6 mg.

FRAKTUR SMITH

TRAUMA TANGAN
Fungsi tangan sangat kompleks Pada trauma tangan,menjaga fungsi adalah vital!! Stiffness jari-jari gampang terjadi dan sulit diatasi Malunion lebih diterima dibandingkan dengan stiffness

Prinsip Penanganan Trauma Tangan


Swelling
Elevasi Latihan dini dan kontinyu

Splintage
Seminimal mungkin

Kerusakan kulit
Perlu wound toilet dan penjahitan kulit atau skin graft