Anda di halaman 1dari 11

KURETASE

Oleh: Dissy Arnanti Pembimbing: dr. Budhi Samodra Sp.OG

DEFINISI
Salah satu cara untuk evakuasi hasil konsepsi dari dalam uterus pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu Kuretase pada abortus inkomplit dan infeksiosus Kuretase tajam dengan sendok kuret dan kuretase hisap

Indikasi Kuretase
1. Abortus incomplete( keguguran saat usia kehamilan < 20 mg dengan didapatkan sisa-sisakehamilan, biasanya masih tersisa adanya plasenta 2.Blighted ova( janin tidak ditemukan, yang berkembang hanya plasenta ) 3. Dead conseptus( janin mati pada usia kehamilan < 20 mg 4. Abortus MOLA 5. Menometroraghia( perdarahan yang banyak dan memanjang diantara siklus haid ).

Pemeriksaan sebelum curretage


1. 2. 3. 4. 5. USG (ultrasonografi) Mengukur tensi dan Hb darah Memeriksa sistim pernafasan Mengatasi perdarahan Memastikan pasien dalam kondisi sehat dan fit

Teknik Kuretase
Anestesi Kateterisasi (kalau perlu) Evaluasi ulang, ukuran dan arah uterus serta lebar dilatasi serviks Masukkan spekulum sims bawah, kmd atas shg portio tampak Bersihkan jaringan dan darah sisa dalam vagina Jepit serviks dgn tenakulum pada jam 11 atau 1 Tentukan arah dan kedalaman cavum uterus dengan sonde (penera uterus) Bersihkan sisa jaringan dalam kanalis servikalis

Tindakan

Cuci tangan setelah tindakan

Bila dilatasi serviks cukup lebar lakukan pengambilan jaringan dengan klem ovum Masukkan sendok kuret dengan ukuran yg sesuai dengan besarnya dilatasi serviks, lalu lakukan kerokan pelan-pelan searah dengan jarum jam Keluarkan semua jaringan yg menggenangi lumen vagina Lepaskan jepitan tenakulum pada serviks Kirim contoh jaringan untuk pemeriksaan patologi

Efek Samping Kuretase


Rahim berlubang/ perforasi uterus bila pengerokan terlalu berlebihan Infeksi Sindrom Asherman(Perlengketan pada dinding dalam rahim) Keluar flek Nyeri