Anda di halaman 1dari 24

TEORI & STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 1

MAKNA FUNGSI
Fungsi dalam pengertian sederhana adalah kegunaan Fungsi juga dapat dimaknai sebagai suatu cara untuk memenuhi keinginan Fungsi timbul sebagai akibat adanya kebutuhan manusia dalam mempertahankan dan mengembangkan hidup

Multifungsionalitas Arsitektur (Geoffrey Broadbent)

Environmental Filter. Bangunan dapat mengontrol iklim, berperan sebagai filter antara lingkungan luar dan dalam bangunan. Container of Activities. Bangunan sebagai wadah kegiatan yang menempatkannya pada tempat yang khusus & tertentu. Capital Investment. Bangunan dapat memberikan nilai lebih pada tapak, dan menjadi sumber investasi. Symbolic Function. Bangunan dapat memberikan nilai-nilai simbolik. Behaviour Modifier. Bangunan dapat merubah perilaku/kebiasaan pengguna, sesuai suasana ruang. Aesthetic Function. Bangunan memiliki nilai visual yang indah sesuai dengan imajinasi arsiteknya.

MAKNA FUNGSI DALAM ARSITEKTUR


FUNGSIONALISME BENTUK Peran fungsi dalam bentuk arsitektur memiliki makna paling awal. Paling banyak dikenal dan paling lazim. Form Follow Function Segala rancangan arsitektur terjadi karena fungsi Pembedaan bagian bangunan menurut tujuannya Rancangan bangunan untuk memenuhi

MAKNA FUNGSI DALAM ARSITEKTUR


FUNGSIONALISME KONSTRUKSI Struktur, konstruksi dan bahan bangunan sampai batas tertentu memiliki kedudukan yang lebih tinggi Form Follow Structure Function Bentuk berasal dari syarat sistem struktur, konstruksi dan bahan bangunan Menurut penggunaan struktur, konstruksi yang jujur, jelas dan wajar tanpa disembunyikan Rancangan struktur untuk tujuan estetik melalui elemen strukturnya sendiri

MAKNA FUNGSI DALAM ARSITEKTUR


FUNGSIONALISME EKSPRESI Memperlihatkan GUNA dan STRUKTUR secara bersama-sama dalam arsitektur Bentuk merupakan wujud dari kegunaan / fungsi di dalamnya Bentuk secara simbolik melukiskan fungsi Rancangan bangunan memperlihatkan struktur & konstruksi serta peralatan bangunan secara menonjol

MAKNA FUNGSI DALAM ARSITEKTUR


FUNGSIONALISME GEOMETRIS Mencoba mengabaikan guna dan memusatkan perhatian pada cara dimana geometri bangunan berfungsi secara visual. Function Follow Form Penciptaan bentuk bukan untuk menyesuaikan dengan guna, tetapi akibat penyesuaian bentuk geometris itu sendiri Kesederhanaan bentuk dengan geometri dan

MAKNA FUNGSI DALAM ARSITEKTUR


FUNGSIONALISME ORGANIS Karya arsitektur tidak hanya fungsional tetapi juga organis (bentuk sebagai suatu proses kehidupan yang alamiah) Bentuk dan Fungsi Identik Karya arsitektur berwawasan lingkungan Bentuk tercipta dari fenomena alam dan penggalian gagasan dari mahluk hidup Fungsi bangunan adalah aktifitas yang menciptakan bentuk, sehingga bentuk adalah fungsi dari keseluruhan

MAKNA FUNGSI DALAM ARSITEKTUR


FUNGSIONALISME EKONOMIS Pendekatan ekonomi dalam proses penciptaan karya arsitektur Bentuk terjadi akibat pemakaian peralatan dan bahan secara ekonomis Penggunaan metode dan cara yang paling efektif dan efisien

MAKNA FUNGSI DALAM ARSITEKTUR


FUNGSIONALISME KULTURAL Penciptaan karya arsitektur dengan menempatkan manusia secara sentral Form Follow Culture Bentuk berasal dari pola perilaku, kondisi sosial budaya pemakai Bentuk dijiwai oleh kehidupan manusia, watak, kecenderungan dan nafsu serta citacita

KARAKTERISTIK FUNGSI
FUNGSI ADALAH PROSES

Dalam proses penciptaan suatu karya arsitektur fungsi juga sejalan dengan proses tersebut. Unsur pemakai/pengguna, pemilihan komponen bangunan, penyusunan ruang, pengolahan bentuk dan proses penciptaan lainnya akan dideteksi dari fungsi setiap aspek
Karena fungsi adalah proses, maka akan mengarah pada satu tujuan dan karenanya arsitektur diciptakan

FUNGSI ADALAH TUJUAN

FUNGSI ADALAH KESELURUHAN Fungsi mengacu pada keseluruhan / totalitas karya Arsitektur FUNGSI ADALAH PERILAKU Dalam sistem arsitektur, fungsi dipengaruhi oleh kecenderungan perilaku yang timbul dalam setiap tahapan prosesnya FUNGSI ADALAH HUBUNGAN Sebagai suatu sistem, maka fungsi berada dalam keterkaitan antara komponen satu dengan lainnya

FUNGSI BANGUNAN
Fungsi bangunan adalah cara bangunan melayani pemakainya dalam suatu kegiatan yang mengandung proses. Fungsi bangunan berarti untuk apa bangunan dipakai. Terbagi atas: Bangunan hunian, tempat kerja, hiburan & ibadah.

KELOMPOK FUNGSI BANGUNAN


KELOMPOK BANGUNGAN WISMA

Fungsi bangunan untuk rumah tinggal


KELOMPOK BANGUNGAN KARYA

Fungsi bangunan untuk tempat bekerja, seperti kantor, industri, pasar


KELOMPOK BANGUNGAN SUKA

Fungsi bangunan untuk tempat hiburan, seperti bioskop, restoran, pertokoan, tempat bermain. TEMPAT IBADAH KELOMPOK BANGUNGAN Fungsi bangunan untuk tempat beribadah, seperti mesjid, gereja, vihara

Cara membuat bangunan fungsional: Perancang mengalami proses yang terjadi dalam sebuah bangunan jenis kegiatan, jenis ruang, persyaratan ruang (fisik & psikis). Memahami rangkaian kegiatan/urut-urutan kegiatan awal-akhir sirkulasi kegiatan pemakai ruang. Pengelompokan ruang & penyusunan organisasi ruang (diagram hubungan) hubungan antar ruang & pola hubungan ruang.

Persyaratan Ruang

Persyaratan Fisik Ukuran luas & tinggi ruang dalam memenuhi kegiatan. Ruang gerak perorangan, kelompok & standar minimum statis gerak. Luas ruang untuk perlengkapan tiap unit kebutuhan. Hubungan & pemisahan ruang Pola hubungan antar ruang (organisasi ruang) Kemudahan pemeliharaan & perlengkapan mekanis.

Persyaratan psikis, yaitu syarat suasana/kesan ruang yang harus diciptakan menurut kebutuhan fungsi. Penerangan Ventilasi Akustik View Bentuk ruang, garis, bidang Warna

FUNGSI RUANG
Sebuah bangunan terdiri dari bermacam ruang yang mempunyai fungsi berbeda Fungsi ruang dapat dibagi menjadi 4 kelompok besar, yaitu : ruang publik, ruang, privat, ruang sirkulasi, ruang servis

FUNGSI RUANG
Ruang Publik Syarat fisik: a. Mudah dicapai & dimasuki. b. Mudah keluar (syarat keamanan). c. Jalan masuk & keluar dihubungkan dengan ruang terbuka di luar bangunan. d. Fleksibilitas ruang untuk perubahan fungsi. Syarat psikis: a. Ventilasi & penerangan serta pengaruhnya terhadap suasana ruang. b. View, hubungan antara interior & eksterior

Ruang Privat adalah ruang yang digunakan untuk kepentingan pribadi, dengan flowing interior space terbatas. Misalnya: Ruang membaca, menulis, belajar & meneliti. Ruang wawancara & pertemuan. Ruang tidur & istirahat. Ruang Servis ruang yang ada pada bangunan karena kebutuhannya yang vital (bagian penting dalam pengoperasian bangunan), umumnya diletakkan bukan pada tempat utama.

Terbagi

atas: daerah servis untuk orang (kamar ganti, KM/WC, dapur, ruang cuci, dll) & barang perlengkapan (gudang, ruang perlengkapan, dll). Syarat daerah servis efisiensi dalam pemakaian, yaitu: a. Jarak yang efisien dengan ruang yang berhubungan. b. Pengelompokan ruang servis sejenis. c. Minim/tanpa cross circulation. d. Pola susunan ruang yang kompak/mengelompok.

Ruang Sirkulasi adalah jalan perlintasan dari luar bangunan ke dalam bangunan/sebaliknya & dari satu ruang ke ruang lain (secara vertikal maupun horisontal). Syarat khusus sirkulasi: a. Urut-urutan yang logis (dalam ukuran ruang, bentuk & arah). b. Pencapaian yang mudah & langsung. c. Memberikan gerak yang logis & pengalaman visual yang baik. Syarat umum sirkulasi: Langsung, Aman, cukup cahaya & urutan yang logis.