Anda di halaman 1dari 22

Pembimbing: dr. Renaldi Sp.

Insidensi herpers zoster terjadi pada 20 % populasi dunia dan 10 % diantaranya adalah herpes zoster oftalmikus.2 Penyakit ini cukup berbahaya karena dapat menimbulkan penurunan visus. Infeksi herpes zoster biasanya terjadi pada pasien usia tua dimana specific cell mediated immunity pada umumnya menurun seiring dengan bertambahnya usia atau pasien yang mengalami penurunan system imun seluler. Morbiditas kebanyakan terjadi pada individu dengan imunosupresi (HIV/AIDS), pasien yang mendapat terapi dengan imunosupresif dan pada usia tua.3

Herpes zoster oftalmik merupakan bentuk manifestasi lanjut setelah serangan varicella.virus ini dapat menyerang saraf cranial V. Pada nervus trigeminus, bila yang terserang antara pons dan ganglion gasseri, maka akan terjadi gangguan pada ketiga cabang nervus V (cabang oftalmik, maksilar, mandibular) akan tetapi yang biasa terkena adalah ganglion gasseri dan yang terganggu adalah cabang oftalmik.

Nervus trigeminus merupakan nervus cranial terbesar, sensorik pada leher dan kepala serta merupakan nervus motorik pada otot-otot pengunyahan. Nervus trigeminus muncul dari pons, dekat dengan batas sebelah atas dengan radiks motorik kecil yang terletak di depan dan radiks sensorik besar yang terletak di medial.

Mempersarafi dahi, mata, hidung, selaput otak, sinus paranasalis dan sebagian dari selaput lendir hidung.
Cabang-cabang n. opthalmicus menginervasi kornea, badan ciliaris dan iris, glandula lacrimalis, conjunctiva, bagian membran mukosa cavum nasal, kulit palpebra, alis, dahi dan hidung.

Mempersarafi rahang atas serta gigi-gigi rahang atas, bibir atas, pipi, palatum durum, sinus maxillaries dan selaput lendir hidung.
Ukuran dan posisinya berada di tengahtengah nervus opthalmicus dan mandibularis.

Mempersarafi rahang bawah, bibir bawah, mukosa pipi, lidah, sebagian dari meatus accusticus externus, meatus accusticus internus dan selaput otak.
Mengincervasi gigi dan gingiva rahang bawah, kulit pada regio temporal, auricular, bibir bagian bawah, bagian abwah wajah, musculus mastikasi, dan membran mukosa lidah 2/3 anterior.

Herpes Zoster Oftalmikus

Herpes zoster oftalmikus adalah infeksi virus herpes zoster yang menyerang bagian ganglion gasseri yang menerima serabut saraf dari cabang oftalmikus saraf trigeminus (N.V) yang ditandai dengan erupsi herpetik unilateral pada kulit.1

Insidensi herpers zoster terjadi pada 20 % populasi dunia dan 10 % diantaranya adalah herpes zoster oftalmikus.2

Pernah mengalami penyakit varisela beberapa waktu sebelumnya Demam atau malaise Nyeri Erupsi kulit unilateral Lakrimasi Mata silau Palpebra tertutup rapat

Bells palsy Luka bakar Episkliritis Erosi kornea persisten pada herpes simpleks.2

Riwayat menderita cacar air Gejala klinis

Polymerase Chain Reaction (PCR) Kultur virus Direct immunofluorescence assay

Antivirus Famsiklovir Acyclovir 5x800 mg perhari selama 7 hari diikuti 2-3 minggu kemudian.9,10,11 Kortikosteroid sistemik prednisone dengan dosis 20-60 mg per hari dalam dosis tebagi 2-4 selama 2-3 minggu Antidepresan Analgesic asetaminopen, asam menefenamat, aspirin dan NSAID

Myelitis Chemosis Keratitis Iritis/iridocyclitis Scleritis Ocular palsy Choroiditis penurunan visus sampai menjadi buta

Bonam bila ditatalaksana secara cepat dan adekuat.

1.

Siregar RS.Penyakit Virus. Atlas Berwarna Saripati Penyakit Kulit. Edisi ke-2. Jakarta: EGC, 2005;84-7. 2. Herpes zoster from http://www.emedicine.com/oph[disc257.htm,2006 3. Herpes zoster from www.optometry.co.uk 4. Ilyas, Sidarta. Penuntun Ilmu Penyakit Mata. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2000 5. Khurana AK. Comprehensive Ophtalmology. Fourth edition, India; 2007:103106 6. Trigeminal Nerve fromhttp://www.gudangmateri.com/2010/03/trigeminalnerve.html 7. Roxas M,ND.Herpes zoster and Post Herpetic Nauralgia: Diagnosis and Therapeutic Consideration 8. Herpes Zoster Information from http://www.emedicinehealth.com/articles 9. Saad Shakh MD, Christopher NTAMD, Evaluation and Management of Herpes Zoster Ophthalmicus from http://www.aafp.org/afp/contents.html 10. Herpes Zoster Ophthalmicus in handbook of Ocular Disease Management fromhttp://www.revotom.com/handbook/hbhome.html 11. Hodge, W. G., 2000, Penyakit Virus, dalam Vaughan, D. G., Asbury, T. dan Riodan, P., Oftalmologi Umum, Widya Medika, Jakarta : 336.