Anda di halaman 1dari 17

DASAR – DASAR

KESEHATAN DAN
KESELAMATAN KERJA

OLEH :
MEIANA HARFIKA, S.KM
SELASA, 4 November 2008
Pengertian K3
• Adalah ilmu yang mempelajari
cara/metode yang dapat menjamin
agar para pekerja dalam
melaksanakan pekerjaannya tetap
sehat baik fisik, mental dan sosial
serta terhindar dari kecelakaan.
Latar belakang pentingnya K3

• Sbg salah satu upaya utk menjaga &


memenuhi HAM

• Upaya pemenuhan aspek legal baik


nasional dan internasional.

• Salah satu efisiensi biaya.


Tujuan K3
• Mengamankan suatu
kegiatan/pekerjaan mulai dr input –
proses – output.
• Penerapan program K3 diharapkan
dpt meningkatkan &
mempertahankan kesehatan
manusia didlm kegiatan
pekerjaannya u/ mendapatkan
kesejahteraan.
K3 DI RUMAH SAKIT

Pengertian
– RS mrp pusat kegiatan organisasi
masyarakat & kesehatan yg berfungsi
memberi pelayanan kesehatan yang
sempurna kepada masyarakat dalam
rangka pencegahan & penyembuhan
penyakit, serta tempat pelatihan tenaga
kesehatan.
Pengertian K3 RS

 K3 RS adl upaya penerapan


keselamatan dan kesehatan kerja di
RS dalam rangka perlindungan K3
pada tenaga kerja, pasien,
pengunjung, juga sarana dan pra
sarana RS sehingga ruang lingkup K3
RS adalah K3 yang ditujukan kepada
stake holder RS serta sarana dan pra
sarana RS.
Tujuan K3 RS

• Tujuan K3 RS adalah agar dicapai


suatu kondisi kerja dan lingkungan
kerja RS yang memenuhi
persyaratan K3 sehingga diperoleh
peningkatan efisiensi kerja dan
peningkatan produktivitas kerja
tenaga RS.
Latar belakang pentingnya K3
bagi Karyawan RS
 Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3)
dirumah sakit sampai skrg blm
menjadi prioritas penting bagi Rumah
Sakit (RS).
 RS msh lbh mementingkan
kelangsungan
usaha,keuntungan,pemenuhan
kebutuhan logistik, SDM,&
pengembangan jenis pelayanan baru.
 Sementara itu karyawan RS,terutama
yang beresiko tinggi mengalami
penyakit/kecelakaan akibat pekerjaan
spt dokter,perawat,radiolog,petugas
LAB dll, belum mendapatkan perhatian
yg cukup.

 Akar penyebab masalah  pasien


terlalu banyak, kondisi emergensi,
kurangnya pelatihan,tidak menyadari
bahaya/resiko, tidak memakai Alat
Pelindung Diri (APD)
Jenis Gangguan Penyebab
Kecelakaan Kerja dan Penyakit
Akibat Kerja yaitu :
 Kondisi-kondisi yang tidak aman

(Unsafe Conditions)
 Perbuatan – perbuatan yang tidak

aman (Unsafe Acts)


 Faktor Fisik seperti : kebisingan,

getaran, radiasi, suhu


 Faktor Kimia seperti : adanya

kemungkinan dampak negatif bahan


kimia di tempat kerja
 Faktor Physiologi/Ergonomi : adanya
kondisi tak aman yang berhubungan
dengan cara kerja, posisi kerja yang dapat
menimbulkan masalah K3 begitu pula
peralatan kerja
 Faktor biologi : adanya kemungkinan
terdapat bahaya K3 yang disebabkan oleh
jasad renik, bakteri/kuman, virus dll yang
dapat menimbulkan kontaminasi/tertular
penyakit.
 Faktor psikology : adanya kemungkinan
stres mental di tempat kerja yang dapat
menurunkan kinerja pekerjaan.
 Point of concern K3

1.Resiko
2.Bahaya
3.Kecelakaan
1. Resiko
 Resiko
adalah kemungkinan tjdnya suatu
perubahan (kerugian, luka, tdk
menguntungkan, kerusakan) yg akan
berdampak pada tujuan.

 Resikobisa menimbulkan keuntungan atau


kerugian.
2. Bahaya

• Bahaya  sumber atau situasi


yang potensial menyebabkan
cedera,sakit / kerusakan pada
lingkungan tempat kerja.
• Jenis-jenis bahaya

Bahaya Primer
Fisik kimia, biologi dan psikososial
Cth : Manusia,peralatan/material/bahan dan
lingkungan.

Bahaya sekunder
Interaksi antara komponen pekerjaan
Cth : Bhy listrik, bhy fisik, bhy kesehatan
( asbestos,mercuri dll)
3. Kecelakaan

 Adalah kejadian yg tdk


diinginkan yg dpt
menimbulkan kerugian.