Anda di halaman 1dari 37

PENYAKIT DEGENERATIF

dr. David Setiawan RS Panti Rahayu YAKKUM Purwodadi

TEKANAN DARAH TINGGI (HIPERTENSI)

Pendahuluan
Hiper : Berlebihan Tensi : Tekanan / tegangan Hipertensi adalah suatu peningkatan tekanan darah didalam arteri Hipertensi merupakan gangguan sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah diatas nilai normal Lebih dari separuh orang berusia > 65 th menderita hipertensi

PADA PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH AKAN DIDAPAT 2 ANGKA : 1. Angka yang tinggi (saat jantung berkontraksi ) disebut SISTOLIK 2. Angka yang lebih rendah saat jantung berelaksasi ) disebut DIASTOLIK CONTOH : 120/80 mmHg

Derajat Hipertensi
Tekanan Darah TDS (mmHg) TDD (mmHg) Normal < 120 dan < 80 Prehipertensi 120 - 139 atau 80 89 Hipertensi derajat 1 140 - 159 atau 90 99 Hipertensi derajat 2 160 atau 100

Kerusakan Organ Target


Hipertensi dapat menimbulkan kerusakan organ tubuh Kerusakan organ-organ tubuh yg umum ditemui: 1. Jantung: hipertrofi ventrikel kiri, infark miokard atau angina, gagal jantung 2. Otak: Stroke, TIA (transient ischemic attack) 3. Penyakit ginjal kronik 4. Penyakit arteri perifer 5. Retinopati

Kerusakan Organ Target


Adanya kerusakan organ target akan memperburuk kondisi Tingginya morbiditas dan mortalitas terutama disebabkan oleh timbulnya penyakit kardiovaskuler

Faktor resiko penyakit kardiovaskuler


1. Hipertensi 2. Merokok 3. Obesitas 4. Kurangnya aktifitas fisik 5. Dislipidemia: (kolesterol, LDL, trigliserid) tinggi dan HDL rendah 6. Diabetes Mellitus 7. Mikroalbuminuria atau LFG < 60 ml/mt 8. Umur (Laki-laki > 55 th, dan perempuan 65 th) 9. Riwayat keluarga dengan penyakit kardiovaskuler prematur (laki-laki < 55 th dan perempuan < 65 th)

Penanganan Hipertensi
Modifikasi gaya hidup 1. Penurunan berat badan 2. Memperbaiki pola makan 3. Diet rendah garam 4. Aktifitas fisik (aerobik) 5. Tidak minum alkohol dan berhenti merokok

Penanganan Hipertensi
Dengan obat-obatan Terapi dimulai secara bertahap, dan target tekanan darah dicapai secara progresif dalam beberapa minggu.

Pemantauan
Pasien yg telah mulai mendapat pengobatan harus datang kembali untuk evaluasi lanjutan dan pengaturan dosis obat sampai target tercapai Pengobatan umumnya untuk seumur hidup

DIABETES MELLITUS

Apakah Diabetes itu ?


Diabetes merupakan keadaan yang timbul karena ketidakmampuan tubuh mengolah karbohidrat/glukosa akibat kurangnya jumlah insulin atau insulin tidak berfungsi sempurna

glukosa

ENERGI
sel

Jumlah kasus DM di dunia


Ranking Negara tahun 2000 1. India 2. Cina 3. AS 4. Indonesia 5. Jepang 6. Pakistan 7. Federasi Rusia 8. Brasil 9. Italia 10.Bangladesh Orang dengan DM (juta) 31,7 20,8 17,7 8,4 6,8 5,2 4,6 4,6 4,3 3,2 Ranking Negara tahun 2030 (perkiraan) India Cina AS Indonesia Pakistan Brasil Bangladesh Jepang Filipina Mesir Orang dengan DM (juta) 79,4 42,3 30,3 21,3 13,9 11,3 11,1 8,9 7,8 6,7

Tipe Diabetes Mellitus


Diabetes Tipe 1 Diabetes Tipe 2 Diabetes dalam Kehamilan Diabetes Tipe Lain

Kelainan pada DM tipe 2


Penderita DM tipe 2: Glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel karena sel resisten terhadap insulin

Orang normal: Glukosa dapat masuk ke dalam sel dengan mudah

Faktor Risiko DM
Faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan
Riwayat diabetes dalam keluarga Umur Jenis kelamin

Faktor risiko yang dapat dikendalikan


Kegemukan Tekanan darah tinggi Kadar kolesterol Toleransi glukosa terganggu Kurang gerak

Gejala DM
Rasa haus yang berlebihan Sering BAK Rasa lapar yang berlebihan Pandangan kabur, sering berganti ukuran kacamata Kesemutan Luka yang lama sembuh Penurunan berat badan yang tidak jelas sebabnya

Efek jangka panjang


Menyebabkan stroke & serangan jantung Menyebabkan kebutaan Peredaran darah ke tungkai atau lengan terganggu, luka sukar sembuh Ginjal menjadi rusak dan gagal berfungsi Gangguan sel saraf, sehingga reaksi terhadap rangsang terganggu Gangguan fungsi seksual

Kadar gula darah rendah / hipoglikemia


Pemicu kadar gula darah rendah/hipoglikemia:
mengabaikan makan aktivitas yang meningkat olahraga berat minum obat terlampau banyak suntikan insulin dosis tinggi perubahan kebutuhan tubuh akan obat konsumsi alkohol

Gejala kadar gula darah rendah


rasa lemas dan lapar berkeringat dingin sakit kepala pandangan kabur/gelap perasaan gugup penurunan kesadaran

Diabetes memang tidak dapat disembuhkan, tapi DAPAT DIKENDALIKAN

Berperan aktif dalam proses pengobatan cari informasi mengenai diabetes


buat jadwal pemeriksaan rutin minta rujukan ke ahli gizi, dokter spesialis penyakit dalam, atau dokter spesialis yang lain, jika perlu.

Pola makan yang baik

Makan teratur sesuai kebutuhan Makan beragam makanan Batasi makanan lemak, terutama lemak hewani Jarak makan besar 4 6 jam Hindari makanan kaya gula Jangan minum alkohol Batasi konsumsi garam

Hidup lebih aktif


Rencanakan untuk bergerak aktif 30 menit atau lebih setiap hari Aktivitas dapat dibagi menjadi kegiatan kecil sehingga total menjadi 30 menit Pilih kegiatan yang diminati dan sesuai kemampuan

Minum obat sesuai dengan anjuran Dokter

Patuhi jadwal minum obat Jangan mengubah dosis tanpa sepengetahuan dokter Bagi yang menggunakan insulin patuhi jadwal makan Anda demi keberhasilan terapi

Periksa kadar gula darah secara teratur

Catat:
nilai kadar gula darah tanggal pemeriksaan obat yang diminum kondisi tubuh saat pemeriksaan

Perhatikan kaki Anda

Periksa kaki Anda setiap hari. Jagalah agar kaki Anda selalu bersih, kering dan lembut Gunakan kaus kaki dan alas kaki yang nyaman Potong kuku jari kaki lurus, sejajar dengan ujung jari

Periksa mata Anda secara teratur

Amati adakah gangguan pada mata Anda Mintalah kepada dokter untuk melakukan pemeriksaan secara rutin

Langkah selanjutnya .
Jika Anda penderita Diabetes, mungkin Anda membutuhkan tindakan spesifik lain yang sesuai dengan kondisi Anda. Seringkali, Anda juga menderita penyakit lain seperti hipertensi dan dislipidemia yang juga merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner.