Anda di halaman 1dari 14

HUKUM ACARA PIDANA

HIJRAH ADHYANTI MIRZANA FH UNIV. HASANUDDIN 2010

PENGERTIAN HUKUM ACARA PIDANA

Tidak didefinisikan dalam UU No. 8/1981, namun mengingat bahwa hukum acara pidana merupakan hukum pidana formal, maka dapat disimpulkan bahwa hukum acara pidana adalah serangkaian ketentuan yang mengatur bagaimana negara melalui alat-alatnya melaksanakan haknya untuk memidana dan menjatuhkan pidana. Hukum acara pidana adalah ketentuan normatif mengenai sistem peradilan pidana.

Hukum acara pidana meliputi pengertian seluruh prosedur acara pidana, dari proses penyidikan sampai pelaksanaan putusan hakim, bahkan sampai peninjauan kembali.

Tujuan Hukum Acara Pidana

Mencari dan mendapatkan atau setidak-tidaknya mendekati kebenaran materiil, yaitu kebenaran yang selengkap-lengkapnya dari suatu perkara pidana dengan menerapkan ketentuan hukum acara pidana secara jujur dan tepat dengan tujuan untuk mencari siapakah pelaku yang dapat didakwakan melakukan suatu pelanggaran hukum, dan selanjutnya meminta pemeriksaan dan putusan dari pengadilan guna menemukan apakah terbukti bahwa suatu tindak pidana telah dilakukan dan apakah orang yang didakwa itu dapat dipersalahkan.

Mencapai suatu ketertiban, ketenteraman, kedamaian, keadilan dan kesejahteraan dalam masyarakat.

FUNGSI ACARA HUKUM PIDANA

Mencari dan menemukan kebenaran Pemberian putusan oleh hakim Pelaksanaan putusan. (Van Bemmelen)

LANDASAN TUJUAN KUHAP

Peningkatan kesadaran hukum masyarakat ; Meningkatkan sikap mental aparat penegak hukum ; Tegaknya hukum dan keadilan ; Melindungi harkat martabat manusia ; Menegakkan ketertiban dan kepastian hukum. (M. Yahya Harahap)

ASAS-ASAS HUKUM ACARA PIDANA

Peradilan cepat, sederhana, dan biaya ringan ; Praduga tak bersalah (presumption of innosence) ; Oportunitas ; Pemeriksaan pengadilan terbuka untuk umum ; Semua orang diperlakukan sama di depan hukum ; Peradilan dilakukan oleh hakim oleh karena jabatannya dan tetap ;

Tersangka/terdakwa berhak mendapat bantuan hukum ; Asas akusator dan inkisitor (Accusatoir & inquisitoir) ; Pemeriksaan hakim yang langsung dan lisan ; Legalitas dalam upaya paksa ; Remedy & rehabilitation ; Fair, impartial, impersonal and objective ;

Miranda rule ; Presentasi ; Legalitas ; Pengawasan ; Pembatasan Penahanan ; Unifikasi ; Diferensial fungsional ; Saling koordinasi.

Ilmu Pembantu Hukum Acara Pidana

Logika Psikologi Kriminalistik Psikiatri forensik Kriminologi

RUANG LINGKUP BERLAKUNYA KUHAP


KUHAP Berlaku untuk melaksanakan tata cara peradilan dalam lingkungan peradilan umum pada semua tingkat peradilan
(Pasal 2 KUHAP)

DASAR PERADILAN
Peradilan dilakukan menurut cara-cara yang diatur dalam KUHAP
(Pasal 3 KUHAP)

Poin-Poin Penting KUHAP

Pihak-pihak dalam Hukum Acara Pidana ; Penyidikan & Penyelidikan ; Penahanan ; Penggeledahan & Penyitaan ; Penuntutan ; Pra Peradilan ; Ganti Kerugian & Rehabilitasi ; Pemeriksaan di sidang pengadilan ; Upaya hukum