Anda di halaman 1dari 31

TUTORIAL HEPATITIS

Insan Aqid P Dede Iskandar Ayu Alawiyah Rahma dewi Uly Evita Ananda Ajeng Tri Septiani Ninda Putri R

Identitas

Nama Lengkap Usia : 26 tahun

: Tn.O : Jakarta, 15 Oktober 1985

Tempat dan Tanggal

Jenis kelamin : Laki-laki Pekerjaan: Pegawai Pabrik Alamat : Bekasi Masuk RS tanggal : 8-7-2012 Daignosis saat masuk : Hepatitis No.Rekam Medis : 44.95.75

KU : Mual sejak 3 hari SMRS

RPS : Os mengeluh mual sejak 3 hari tidak disertai muntah. Os mengeluh demam sejak 2 hari smrs, hilang timbul,menggigil (-), demam di sore hari (-). Os juga megeluh nyeri di ulu hati tetapi tidak menjalar ke perut belakang dan terasa kembung serta penuh. Nafsu makan os menurun, pusing , lemas dirasakan terus menerus, badan terasa pegal-pegal diseluruh tubuh tidak hanya di daerah betis, gatal-gatal (-) , os juga menyangkal di daerah rumahnya ada banjir atau pernah jatuh di selokan dan terminum air selokan. Os mengaku suka jajan di pinggir jalan. Minum alkohol disangkal, obat suntik disangkal.. BAK berwarna seperti teh sejak 1 hari smrs, nyeri perut bagian bawah (-) . BAB normal tidak ada keluhan.

Riwayat Penyakit Dahulu : Keluhan sama (-) ,HT(-), DM(-),asma (-), transfusi darah (-), hepatitis (-) ,maag 2tahun yang lalu Riwayat Penyakit Keluarga : Keluhan sama (-), HT (-), DM (-), asma(-), hepatitis (-) Riwayat Pengobatan : belum minum obat Riwayat Alergi : disangkal

Riwayat Psikososial : Makan tidak teratur Suka jajan sembarangan Merokok 6-7batang/hari Minum alkohol (-) Lingkungan rumah tidak bersih Disekitar lingkungannya tidak ada keluhan yang sama

PEMERIKSAAN FISIK Keadaan umum sedang Kesadaran Status Gizi


BB : 56 kg TB : 165cm Status Gizi : 20,58 Kesimpulan : BB normal

: tampak sakit

: composmentis :

Tanda-Tanda Vital : TD : 110/70mmHg Nadi : 88x/menit Suhu : 37,3oC RR : 18x/menit

Status Generalis
Kepala : normocepal, rambut hitam, alopecia (-) Mata : konjungtiva anemis (-/-) , sklera ikterik (+/+) Hidung : normotia , sekret (-/-) , epistaksis (-/-) Mulut : mukosa bibir kering (-), lidah kotor (-) Telinga : normotia , sekret (-/-)

Paru-paru Inspeksi : simetris kanan dengan kiri, retraksi dinding dada(-) Palpasi : vocal fremitus sama kanan dengan kiri Perkusi : sonor kedua lapang paru Auskultasi: vesikuler (+/+), ronki (-/-), wheezing (-/-)

Jantung Inspeksi : ictus cordis tidak terlihat Palpasi : ictus cordis di ICS 5 midclavicula sinistra Perkusi : Batas kanan jantung di parasternal dextra, batas kiri jantung di midclavicula sinistra Auskultasi : BJ I & II murni, murmur (-), gallop (-)

Abdomen Inspeksi : supel Auskultasi : bising usus normal Perkusi : timpani 4 kuadran Palpasi : hepatomegali (-), nyeri tekan epigastrium (+), hipokondrium kanan (+) Ekstremitas Atas Bawah Akral HangatHangat RCT<2detik +/+ +/+ Edema -/- -/-

Hasil Laboratorium

Hb : 14,5 (normal) Leukosit : 7,4 (normal) Hematokrit : 43% Trombosit : 183.000 (normal) SGOT : 2140 (meningkat) SGPT : 2339 (normal)

Bilirubin total : 6,83 (meningkat) Bilirubin direk : 1,84 ( meningkat) Bilirubin indirek Kemih : Warna : coklat tua keruh Keton : +++ Bilirubin: +++ : 4,99 (meningkat)

RESUME

Seorang laki-laki 26 tahun, datang dengan keluhan nausea sejak 3hari SMRS, febris sejak 2 hari SMRS, intermitten, epigastric pain (+), anoreksia,cepalgia, malaise terus menerus, atralgia&mialgia, BAK seperti teh sejak 1 hari smrs. Pemeriksaan fisik : keadaan umum tampak sakit sedang, kesadaran composmentis. Tanda-tanda vital : TD= 110/70mmHg ,Nadi=88x/menit, Suhu=37,3oC, RR=18x/menit. Pada status generalis ditemukan sklera ikterik (+/+), nyeri tekan epigastrium (+), hipokondrium dextra (+). Dari pemeriksaan laboratorium : SGOT 2140 , bilirubin total 6,83 , bilirubin direk 1,84, bilirubin indirek 4,99. Kemih : Warna : coklat tua keruh, Keton : +++, Bilirubin: +++

DAFTAR MASALAH

Hepatitis akut Dispepsia

ASSESMENT Hepatitis akut

Anamnesis : Os mengeluh mual sejak 3 hari tidak disertai muntah. Os mengeluh demam sejak 2 hari smrs. Os juga megeluh nyeri di ulu hati tetapi tidak menjalar ke perut belakang.Nafsu makan os menurun, pusing , lemas dirasakan terus menerus, badan terasa pegal-pegal diseluruh tubuh tidak hanya di daerah betis, gatal-gatal (-) , Os mengaku suka jajan di pinggir jalan. Minum alkohol disangkal, obat suntik disangkal. BAK berwarna seperti teh sejak 1 hari smrs.

Pemeriksaan Fisik : ikterik (+/+ ), nyeri epigastrium (+),hy[pokondrium dextra (+) Dari hasil laboratorium : SGOT 2140 , bilirubin total 6,83 , bilirubin direk 1,84, bilirubin indirek 4,99. Kemih : Warna : coklat tua keruh, Keton : +++ , Bilirubin: +++ WD : hepatitis akut DD : Leptospirosis Cholesistitis Hepatitis alkoholik

PLANNING

Rencana diagnosis : IgM anti HAV, HbsAg, USG abdomen, albumin,globulin, serologi leptospira Rencana Terapi Tirah baing Infus Asering/6jam Ondacentron 8mg drip 1x1 Zevibec 1x1 Hepa-merz 2 amp dalam NaCl 100cc :

ASSESMENT DISPEPSIA

Dispepsia Anamnesis : mual sejak 3 hari smrs, mual tapi tidak muntah , nyeri di ulu hati tidak menjalar, terasa kembung dan penuh, nafsu makan os menurun, lemas, pusing. Pemeriksaan fisik : nyeri tekan epigastrium (+) Rencana diagnosis : DPL, elektrolit, endoskopi Rencana terapi : Diet lunak Hindari makanan pedas, santan,lemak Omeprazol 1x1 Rantin amp 1x1 Magalat syr 3x1 sebelum makan

Tinjauan Pustaka Hepatitis

ANATOMI & FISIOLOGI

Fungsi hati sebagai metabolisme karbohidrat Fungsi hati sebagai metabolisme lemak Fungsi hati sebagai metabolisme protein Fungsi hati sehubungan pembekuan darah Fungsi hati sebagai metabolisme vitamin Fungsi hati sebagai detoksikasi Fungsi hati sebagai fagositosis dan imunitas Fungsi hemodinamik

HEPATITIS
suatu proses peradangan difus pada jaringan yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor tertentu

AKUT
hepatitis yang berlangsung selama < 6 bulan

KRONIS
hepatitis yang tetap bertahan selama > 6 bulan

FAKTOR PENYEBAB Infeksi virus dan non infeksi seperti komplikasi dari penyakit lain, alkohol, dan obat-obatan atau zat kimia.

virus hepatitis A atau VHA virus hepatitis B atau VHB virus hepatitis C atau VHC virus hepatitis D atau VHD virus hepatitis E atau VHE virus hepatitis F atau VHF virus hepatitis G atau VHG

Patofisiologi
Virus hepatitis menyeran g hepar
peradangan dan infiltrat pada hepatocytes oleh sel mononukleo us degrenerasi dan nekrosis sel perenchym hati. Respon peradangan menyebabkan pembengkakan dalam memblokir sistem drainage hati

sehingga meningkat dalam

Keadaan ini menjadi stasis empedu (biliary) dan empedu tidak dapat diekresikan kedalam kantong empedu bahkan kedalam usus

destruksi pada sel hati.

darah = hiperbilirubine mia,

urine = urobilinogen

kulit = jaundice

Patologi
Pada

Perubahan morfologi pada hati seringkali serupa untuk berbagai virus yang berlainan

kasus yang klasik,

ukuran dan warna hati tampak normal, tetapi kadang-kadang sedikit edema, membesar dan bewarna seperti empedu.

Secara histologik, terjadi


susunan hepatoselular menjadi kacau, cedara dan nekrosis sel hati, dan peradangan perifer. Perubahan bersifat reversibel sempurna, bila fase akut penyakit mereda.

Pada beberapa kasusnekrosis submasif atau masif dapat mengakibatkan gagal hati yang berat dan kematian

Type A

Type B

Type C Parenteral jarang seksual, orang ke orang, perinatal Menyebar luas, dapat berkembang sampai kronis Terutama melalui darah

Type D Parenteral perinatal, memerlukan koinfeksi dengan type B Peningkatan insiden kronis dan gagal hepar akut

Type E

Metode transmisi / penularan

Fekal-oral melalui orang lain

Parenteral seksual, perinatal

Fekal-oral

Keparahan

Tak ikterik dan asimtomatik

Parah

Sama dengan D

Sumber virus

Darah, saliva, Darah, feces, semen, saliva sekresi vagina

Melalui darah

Darah, feces, saliva

VIRUS

Tanda & Gejala


Masa Tunas
Virus A : 15-45 hari (rata-rata 25 hari) Virus B : 40-180 hari (rata-rata 75 hari Virus non A dan non B : 15-150 hari (rata-rata 50 hari)

Fase Pre Ikterik

Keluhan umumnya tidak khas. Keluhan yang disebabkan infeksi virus berlangsung sekitar 2-7 hari. Gejala GI tract : anoreksia (pertama kali timbul), nausea, vomitus, nyeri perut kanan atas / ulu hati Seluruh badan pegal-pegal terutama di pinggang, bahu dan nyeri persendian, lekas capek terutama sore hari, suhu badan meningkat sekitar 39oC berlangsung selama 2-5 hari, pusing, Keluhan gatal-gatal mencolok pada hepatitis virus B.

Fase Ikterik

Urine berwarna seperti teh pekat, tinja berwarna pucat, penurunan suhu badan disertai dengan bradikardi. Ikterus pada kulit dan sklera yang terus meningkat pada minggu I, kemudian menetap dan baru berkurang setelah 10-14 hari. Kadang-kadang disertai gatal-gatal pasa seluruh badan, rasa lesu dan lekas capek dirasakan selama 1-2 minggu.

Fase Penyembu han

Dimulai saat menghilangnya tandatanda ikterus, rasa mual, rasa sakit di ulu hati, disusul bertambahnya nafsu makan, rata-rata 14-15 hari setelah timbulnya masa ikterik. Warna urine tampak normal, penderita mulai merasa segar kembali, namun lemas dan lekas capek.

epidemiol Angka kejadian cukup tinggi di negara ogi berkembang berkembang dengan kemajuan
suatu negara 50% dari kasus hepatitis yang dilaporkan adalah infeksi Virus hepatitis A (HAV). kebanyakan kasus hepatitis pada anak dan dewasa muda. Tempat yg tinggi angka hepatitis : penitipan anak, intensive neonatus, homoseksual, Hepatitis A virus merupakan pengguna obatan terlarang virus RNA Merupakan family picornavirus Diameter 27-32 nm Berkisar 2-6 minggu

etiolo gi
Masa inkub asi

HEPATITIS A

Onset dan Akut dan sangat menular penularan Virus dapat ditemukan di hepar, cairan empedu, feses, darah
ditransmisikan melalui jalur fekal oral penyebaran orang perorang Berhubungan dengan kebersihan lingkungan & kepadatan penduduk HAV di eksresi di tinja dapat bertahan lama Penyebaran hebat akibat kontaminasi air, makanan, buah, susu dan bisa hubungan anal-oral dan transfusi darah Penyebaran juga dapat terjadi dikeluarga atau institusi

Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan fungsi hati : SGOT SGPT, bilirubin


Pemeriksaan H2TL Pemeriksaan IgM Anti HAV

HEPATITIS A

Tirah baring diet tinggi kalori, protein, kh, dan rendah lemak Hindari alkohol Terapi simptomatik

Patogene sis

Tatalaksa na

HEPATITIS A
Hygiene perorangan yang baik Standar kualitas tinggi untuk persediaan air publik dan pembuangan limbah saniter & sanitasi lingkungan yang baik Biasakan mencuci tangan

Pencega han

HEPATITIS A
Prognosis hepatitis A sangat baik, lebih dari 99% dari Prognosi pasien dengan hepatitis A infeksi sembuh sendiri. Hanya 0,1% pasien berkembang menjadi nekrosis hepatik akut s fatal