Anda di halaman 1dari 18

PRAKTIKUM I

ANESTESI LOKAL

TUJUAN
Memahami farmakokinetik obat anestesi lokal yang diberikan secara topikal pada mukosa mata Membandingkan efek farmakologis anestesi lokal tanpa adrenalin dengan anestesi lokal + adrenalin

DASAR TEORI
a) Pengertian Anestesi lokal adalah obat yang digunakan untuk mencegah rasa nyeri dengan memblok konduksi sepanjang serabut syaraf secara reversibel b) Syarat anestesi lokal Tidak mengiritasi Tidak merusak jaringan secara permanen Batas keamanan harus lebar Mula kerja harus sesingkat mungkin Masa kerja harus cukup lama Larut air, stabil dalam larutan, dapat di sterilkan tanpa mengalami perubahan

c)

d)

Mekanisme kerja Tempat kerja : membran sel Secara umum : memcegah pembentukan dan konduksi impuls saraf, potensial aksi saraf terjadi karena adanya peningkatan sesaat (sekilas) permeabilitas membran terhadap ion Na+ akibat depolarisasi ringan pada membran. Penggunaan Secara parenteral o Anestesia infiltrasi o Anestesia konduksi o Anestesi spinal ( intrathecal ) o Anestesi epidural o Anestesi permukaan Secara oral o Larutan : sakit / nyeri dimulut o Tablet : sakit tenggorokan o Tetes mata : mengatur tekanan intrakuler o Salep : gatal gatal, nyeri luka bakar o Pil : wasir

e) Efek samping Efek depresi pada SSP Efek kardiodepresifnya Reaksi hipersensitasi

ALAT DAN BAHAN


Pipet Kapas Senter Penggaris Gunting Lidokain Lidokain + adrenalin Kelinci

PROSEDUR KERJA

TABEL PENGAMATAN

Lebar pupil (mm) Kontrol 5 menit 10 menit 15 menit 7 5 4 4 5 7

Cahay a + + + + + -

Pembuluh Darah N N N N N P

Irirtasi

Kornea

+ + + + -

Lidokain
5 menit 10 menit 15 menit

20 menit
25 menit 30 menit Lidokain + Adrenalin

8
6 5

+
+ +

P
P N

+ +

5 menit
10 menit 15 menit 20 menit

4
6 8 7

+
+ + +

N
P P N

+
-

25 menit

PEMBAHASAN
Anestesi lokal ialah obat yang menghambat hantaran saraf bila di kenakan secara lokal pada jaringan saraf dengan kadar cukup. Lidokain (xilokai) adalah anestetik lokal yang digunakan secara luas dengan pemberian topikal dan suntikan. Anestesia terjadi lebih cepat, lebih kuat, lebih lama dan lebih ekstensif dari pada yang ditimbulkan oleh prokain pada konsentrasi yang sebanding.

Adrenalin (Epinefrin) mempunyai efek meningkatkan tekanan darah melalui aktivasi adrenoseptor - 1 jantung yang terjadi setelah pelepasan atau pemberian adrenalin (Epinefrin) berhubungan dengan kerja kronotropik positif dan inotropik positif atas jantung. Dengan demikian adrenalin (Epinefrin) juga mempunyai efek kronotropik positif (meningkatkan kecepatan denyut jantung) dan inotropik positif (memperkuat kontraksi myokardium) sehingga cardiac out put (curah jantung) meningkat. Adrenalin (Epinefrin) juga berefek pada timbulnya vasokontriksi karena stimulasi adrenoseptor- pada otot polos dinding pembuluh darah perifer. Kedua hal tersebut berakibat tekanan darah meningkat. Efek adrenalin (Epinefrin) terutama pada arteriola kecil dan sfingter prekapiler sehingga tahanan perifer meningkat.

Absorpsi - Pada pemberian per oral epinefrin tidak mencapai dosis terapi karena sebagian besar dirusak oleh enzim COMT dan MAO yang banyak terdapat pada dinding usus dan hati. - Pada pemberian parenteral subkutan absorbsi lambat karena terjadi vasokonstriksi lokal, dapat dipercepat dengan memijat tempat suntikan. - Absorpsi yang lebih cepat terjadi dengan penyuntikan intramuscular. - Pada pemberian lokal secara inhalasi efeknya terbatas terutama pada saluran napas, tetapi efek sistemik dapat terjadi, terutama bila digunakan dosis besar. Distribusi - Setelah diabsorpsi, obat didistribusikan keseluruhan jaringan melalui sirkulasi sistemik. - Epinefrin stabil dalam darah Efek Yang Merugikan Pada Penggunaan Adrenalin/Epinefrin Selain memberikan manfaat, adrenalin/epinefrin juga memiliki efek samping, antara lain : - Menimbulkan rasa takut, cemas, dan gelisah. - Sakit kepala - Tremor - Palpitasi - Cardiac Arrhythmia - Penyakit Angina Pectoris

DATA HASIL KELOMPOK


Kornea Jenis Obat Lidokain Lidokain + Adrenalin Cahaya Jenis Obat Lidokain Efek Mula kerja obat Lama kerja obat Mula kerja obat Lama kerja obat Efek Mula kerja obat Lama kerja obat Menit keI 5 10 II 10 15 III 0 0 IV 5 20 V 0 0 VI 0 0 Mean 3.33 7.5

Mula kerja obat


Lama kerja obat

5
10

5
10

5
0

5
15

5
25

10
0

5.83
10

Menit keI 15 0 0 0 II 5 25 25 0 III 0 0 5 5 IV 9 0 0 0 V 15 0 0 0 VI 15 10 20 0

Mean 8.3 5.83 8.3 0.83

Lidokain + Adrenalin

Pembuluh Darah Jenis Obat Lidokain Efek Mula kerja obat Lama kerja obat Mula kerja obat Lama kerja obat Menit keI 15 10 10 5 II 5 25 10 20 III 10 0 10 5 IV 5 0 5 20 V 5 5 10 VI 5 5 10 Mean 7.5 12.5 7.5 11.67

20 20

Lidokain + Adrenalin
Iritasi Jenis Obat Lidokain Lidokain + Adrenalin

Efek Mula kerja obat Lama kerja obat Mula kerja obat Lama kerja obat

Menit keI 15 0 5 5 II 10 0 0 0 III 5 5 IV 5 5 V 5 15 10 VI 5 20 0

Mean 7.5 14.17 8.33 10

20 20 25 20 25 20

Grafik Mula Kerja Obat


9

8
7 6 5 4 3 2 1 0 Kornea Cahaya Pembuluh Darah Iritasi

Lidokain + Adrenalin Lidokain

Grafik Lama Kerja Obat


16 14 12

10
8 6 4 2 0 Kornea Cahaya Pembuluh Darah Iritasi

Lidokain + Adrealin Lidokain

KESIMPULAN
Lidokain menyebabkan durasi lebih panjang di bandingkan lidokain + adrenalin.