Anda di halaman 1dari 36

Oleh : Hevrina Yufani 05120139

Preseptor : Dr. Yuliarni Syafrita, Sp. S

TINJAUAN PUSTAKA
DEFINISI Stroke menurut WHO : manifestasi klinis dari gangguan fungsi cerebral fokal maupun menyeluruh (global) berlangsung dengan cepat, lebih dari 24 jam, atau berakhir dengan maut tanpa ditemukannya penyebab selain daripada gangguan vaskular.

ANATOMI

PATOFISIOLOGI

FAKTOR RESIKO tidak dapat diubah : usia, jenis kelamin pria, ras, riwayat keluarga, riwayat TIA / stroke, penyakit jantung koroner, fibrilasi atrium, heterozigot atau homozigot untuk homo sistinuria. dapat diubah : hipertensi, DM, merokok, penyalahgunaan alkohol dan obat, kontrasepsi oral, Hipertensi tinggi, bruit karotis asimtomatik, hiperurisemia dan dislipidemia

DIAGNOSIS Anamnesis :
Terutama terjadinya keluhan / gejala defisit

neurologi yang mendadak Tanpa trauma kepala Adanya faktor resiko GPDO

Pemeriksaan Fisik
Adanya defisit neurologi fokal Ditemukan faktor resiko (hipertensi, kelainan

jantung, dll) Bising pada auskultasi atau kelainan pembuluh darah lainnya

Pemeriksaan penunjang

PENATALAKSANAAN (9) Pengobatan secara umum Saluran nafas, Vital Sign, cairan dan elektrolit, bladder dan rektum, hindari berlangsungnya febris. Pengobatan stroke iskemik

1.

Memberi aliran darah kembali pada bagian otak tersebut Membuka sumbatan Trombolisis dengan streptokinase atau urikinase, keduanya merubah sirkulasi plasminogen menjadiplasmin. Fibrinolisis local dengan tissue plasminogen activator Menghilangkan vasokonstriksi

2. Mencegah kerusakan sel yang iskemik 3. Memulihkan sel yang masih baik Metabolic activator seperti citicholin, piracetam, piritinol bekerja dalam bidang ini 5. Menghilangkan sedapat mungkin semua faktor resiko yang ada 6. Pengobatan penyebab stroke

ILUSTRASI KASUS
IDENTITAS PASIEN : Nama : Tn. AS Jenis kelamin : Laki-laki Umur : 64 tahun Suku bangsa : Minangkabau Alamat : Kompleks Puskesmas Anak air Koto Tangah Pekerjaan : Pensiunan

Seorang pasien laki - laki umur 64 tahun dirawat di bangsal Neurologi RS Dr. M. Djamil Padang tanggal 23 Agustus 2010 jam 18.00 WIB dengan: Keluhan Utama: Lemah anggota gerak kiri sejak 2 hari yang lalu.

Riwayat Penyakit Sekarang: Lemah anggota gerak kiri, lengan dan tungkai kiri, sejak 2 hari yang lalu. Kelemahan dirasakan tiba-tiba saat pasien sedang menonton televisi. Pasien merasakan lengan terasa lebih lemah dari tungkai dimana pasien tidak bisa memegang benda dengan tangan kiri namun bisa berjalan dengan menyeret dan dibantu. Keluhan ini disertai juga dengan bicara pelo dan mulut mencong. Mual (-) , muntah (-) Kejang (-)

Riwayat Penyakit Dahulu: Pasien sudah dikenal menderita hipertensi sejak 7 tahun yang lalu, kontrol tidak teratur dan makan obat captopril 2x25 mg tapi tidak teratur dan hanya makan jika ada keluhan sakit kepala. Tekanan darah sistolik tertinggi pasien 180 mmHg.

Pasien juga dikenal menderita penyakit jantung sejak 7 tahun yang lalu dan didiagnosis sebagai penyakit jantung koroner, kontrol tidak teratur ke poli jantung RSUP Dr. M. Djamil Padang. Riwayat Diabetes mellitus (-). Riwayat stroke sebelumnya (-).

Riwayat Penyakit Keluarga: Tidak ada anggota keluarga yang sakit DM, penyakit jantung, hipertensi, dan stroke.

Riwayat Pribadi dan Sosial Pasien seorang pensiunan Departemen Koperasi. Kebiasaan merokok sejak remaja, jumlahnya 12 batang/hari, pasien berhenti merokok sejak 6 bulan yang lalu.

Pemeriksaan Fisik Keadaan Umum : Kesadaran : = 15 Kooperatif : Tekanan darah Frekuensi nadi Frekuensi nafas Suhu :

Sedang Komposmentis , GCS (E4 M6 V5) Kooperatif : 150/100 mmhg : 88 x/menit : 20 x/menit 36,5 C

Status Internus : dalam batas normal Status Neurologis 1. Tanda rangsangan selaput otak Kaku kuduk: tidak ada Kernig : tidak ada Brudzinsky I : tidak ada Brudzinsky II : tidak ada

2. Tanda peningkatan tekanan intrakranial Pupil isokor, 3mm/3mm, refleks cahaya +/+, refleks kornea +/+. Muntah proyektil : tidak ada Sakit kepala progresif : tidak ada

3. Nervi Kranialis NI : penciuman baik N II : - tajam penglihatan baik - lapang pandang baik - dapat melihat warna - FODS : baik . N III, IV, VI: - pupil ukuran 3 mm, bentuk bulat, isokor, posisi sentral - bola mata bisa bergerak ke segala arah.

: dapat membuka mulut, menggerakkan rahang, menggigit, dan mengunyah dengan baik N VII : - plika nasolabialis kiri lebih datar - dapat menutup mata - simetris waktu mengerutkan dahi N VIII : pendengaran baik

NV

N IX dan NX

N XI kiri N XII

: Sensasi lidah 1/3 belakang refleks muntah baik : Artikulasi ; bicara pelo Nadi : teratur : - dapat menoleh ke kanan dan - dapat mengangkat bahu : deviasi lidah ke kiri

Koordinasi: tidak dapat diperiksa Motorik : respirasi (+) pasien bisa duduk berdiri dan berjalan : sukar

dinilai

Sensorik proprioseptif

: eksteroseptif dan baik

a.

Ekstremitas

Superior

Inferior

Kanan

Kiri

Kanan

Kiri

Gerakan

Aktif

Hipoaktif

aktif

hipoaktif

Kekuatan

555

333

555

444

Tropi

Eutropi

Eutropi

Eutropi

Eutropi

Tonus

Eutonus

Eutonus

Eutonus

Eutonus

4. Refleks: Refleks fisiologis : ++ / ++ (normal) Refleks patologis : -- / -5. Fungsi Otonom Miksi : unhibited bladder (-) Defekasi : baik Sekresi keringat : baik

6. Fungsi luhur Reaksi emosi Proses berpikir Fungsi bahasa (disartria) Tanda dementia

: stabil
: baik : terganggu : negatif

Gajah Mada Score : Penurunan kesadaran (-) Nyeri kepala (-) Rf Babinsky (-) Kes/ Stroke iskemik Siriraj Stroke Score : (2,5 x 0 ) + (2 x 0 ) + (2 x 0 )- (0,1 x 100 ) ( 3 x 0 ) 12 = -2 Kes/ Stroke iskemik

Laboratorium Hb Ht Leukosit Trombosit GDR Na K Cl Ureum Kreatinin

: 16,1 gr% : 48 % : 8.700/mm3 : 256.000/mm3 : 141 mg% : 138 mmol/L : 3,9 mmol/L : 109 mmol/L : 3,1 mg% : 1,4 mg%

Diagnosis Diagnosis klinik : Hemiparesis sinistra + parese N VII + XII sinistra tipe sentral. Diagnosis topik : Kortek serebri hemisfer dekstra Diagnosis etiologi : Tromboemboli serebri Diagnosis sekunder : Hipokalemia Hipertensi stage I Insufisiensi renal

Pemeriksaan Anjuran 1. EKG : irama sinus, HR 79x/menit, ST elevasi (-), ST depresi (-), T inverted (-) Ks/ EKG dalam batas normal. 2. Kimia klinik ( GDP, GD 2jamPP, kolesterol total, HDL, LDL, TG, asam urat ) GDP : 72 mg/dl GD 2 jam PP : 103 mg/dl Total kolesterol : 193 mg/dl HDL : 29 mg/dl LDL : 138 mg/dl Trigliserida : 131 mg/dl Asam urat : 6,5 mg/dl 3. Rontgen toraks PA 4. Brain CT Scan tanpa kontras

Penatalaksanaan 1. Umum/ suportif - IVFD RL 12 jam/kolf. - Diet MB RG II. 2. Khusus - Citicolin 2 x 500 mg IV - Aspilet 2 x 80 mg PO - KSR 1 x 1 PO

FOLLOW UP 24-08-2010 S/ Lemah anggota gerak kiri ada O/ KU Kes TD Nd Nfs T Sdg CMC 140/90 78x/1 20x/1 36,40C SN : Kes ; GCS 15 TRM (-) TIK (-) Nn. Kranialis : Pupil : isokor , diameter 3mm / 3mm, Rc +/+, Gerak bola mata ; kesegala arah Plika nasolabialis kiri lebih datar Deviasi lidah ke kiri saat di luar Motorik : Eutonus, eutropi 555 333 Sensorik : baik 555 444 Otonom : baik Ekstremitas : Reflek fisiologis ++/++, reflek patologis --/--A/ Hemiparesis sinistra + parese N VII + XII sinistra tipe sentral. Th/ lanjut

FOLLOW UP 25-08-2010 S/ Lemah anggota gerak kiri ada O/ KU Kes TD Nd Nfs T Sdg CMC 150/100 74x/1 18x/ 36,80C SN : Kes ; GCS 15 TRM (-) TIK (-) Nn. Kranialis : Pupil : isokor , diameter 3mm / 3mm, Rc +/+, Gerak bola mata ; kesegala arah Plika nasolabialis kiri lebih datar Deviasi lidah ke kiri saat di luar Motorik : Eutonus, eutropi Sensorik : baik 555 333 Otonom : baik 555 444 Ekstremitas : Reflek fisiologis ++/++, reflek patologis --/--A/ Hemiparesis sinistra + parese N VII + XII sinistra tipe sentral. Th/ Pasang injection pump Citicolin 2 x 500 mg IV Aspilet 2 x 80 mg PO Fisioterapi

FOLLOW UP 26-08-2010 S/ Lemah anggota gerak kiri ada O/ KU Kes TD Nd Nfs T Sdg CMC 150/90 76x/1 20x/1 36,80C SN : Kes ; GCS 15 TRM (-) TIK (-) Nn. Kranialis : Pupil : isokor , diameter 3mm / 3mm, Rc +/+, Gerak bola mata ; kesegala arah Plika nasolabialis kiri lebih datar Deviasi lidah ke kiri saat di luar Motorik : Eutonus, eutropi 555 333 Sensorik : baik 555 444 Otonom : baik Ekstremitas : Reflek fisiologis ++/++, reflek patologis --/--A/ Hemiparesis sinistra + parese N VII + XII sinistra tipe sentral. Th/ lanjut

FOLLOW UP 27-08-2010 S/ Lemah anggota gerak kiri ada O/ KU Kes TD Nd Nfs T Sdg CMC 140/80 68x/1 21x/1 36,90C SN : Kes ; GCS 15 TRM (-) TIK (-) Nn. Kranialis : Pupil : isokor , diameter 3mm / 3mm, Rc +/+, Gerak bola mata ; kesegala arah Plika nasolabialis kiri lebih datar Deviasi lidah ke kiri saat di luar Motorik : Eutonus, eutropi 555 333 Sensorik : baik 555 444 Otonom : baik Ekstremitas : Reflek fisiologis ++/++, reflek patologis --/--A/ Hemiparesis sinistra + parese N VII + XII sinistra tipe sentral. Th/ lanjut