Anda di halaman 1dari 33

Telinga Berair

Keluarnya sekret dari liang telinga darah, serumen telinga, pus, atau cairan lain dari liang telinga

Anatomi telinga

Pars flaccida; 2. Short process of the malleus; 3. Handle (manubrium) of the malleus; 4. Umbo; 5. Supratubal recess; 6. Eustachian tube orifice (just to the right of the light reflex); 7. Hypotympanic air cells; 8. Stapedius tendon; c. Chorda tympani; I. Incus; P. Promontory; o.Oval window; R. Round window; T. Tensor tympani; A. Annulus.

Otitis eksterna

Otitis eksterna maligna

Otomikosis

Miringitis granuloma tosa

Dermatitis

Otitis Eksterna
Radang telinga akut maupun kronis

bakteri, virus dan jamur


Faktor presdisposisi

-- pH basa -- Udara hangat dan lembab -- Trauma ringan ketika mengorek kuping

Otitis Eksterna

OE sirkumskripta

OE difus

OE Sirkumpskripta 1/3 luar liang telinga Staphylococcus aureus atau Staphylococcus albus

OE difus

2/3 liang telinga Pseudomonas Staphylococcus albus, Escherichia colli

OE Sirkumpskripta

Rasa nyeri hebat, tidak sesuai dengan besar bisul Nyeri pada saat membuka mulut Gangguan pendengaran

OE difus

Sama dengan OE sirkumpskripta Sekret yang berbau Hiperemis dan edema pada laing telinga

OE Sirkumpskripta

Abses aspirasi Insisi bila furunkel tebal Lokal antibiotik salep polymixin B atau bacitracin Antibiotik sistemik tidak perlu

OE difus

Membersihkan liang telinga Memasukkan tampon yang mengandung antibiotik ke liang telinga Diperlukan obat antibiotik sisitemik

Otitis Eksterna Maligna


Suatu infeksi difus pada liang telinga luar dan

peradangan dapat meluas secara progresif ke lapisan subkutis, tulang rawan dan tulang di sekitarnya yang disebabkan organisme Pseudomonas

>> penderita DM

pH serumen tinggi

Imunitas yang rendah seperti HIV

Rasa gatal diliang telinga Rasa nyeri yang hebat Sekret yang banyak Pembengkakan liang telinga Paralisis fasialis

Anamnesa dan PF
Otalgia yang menetap lebih dari 1 bulan Telinga berair purulen Riwayat DM Status imun rendah, usia lanjut Gangguan saraf cranial

Pemeriksaan penunjang
Pem. Lab Leukositosis GDS meningkat Pemeriksaan sekret liang telinga

Terapi
Pengobatan harus cepat diberikan sesuai hasil kultur Menunggu kultur golongan fluo-roquinolone (ciprofloxacin) dosis tinggi peroral Keadaan yang berat diberikan antibiotic golongan aminoglikosida yang diberikan selama 6-8 minggu.

Otomikosis
infeksi jamur pada telinga

Infeksi jamur di liang telinga dipermudah oleh kelembapan yang tinggi Otomikosis biasanya bersifat unilateral dengan karakteristik inflamasi, pruritus dan pembentukan sisik pada kanalis auditorius eksterna Disebabkan Aspergillus sp,candida sp

Gatal

Nyeri telinga

Telinga berair

Penurunan pendengaran

Perasaan penuh pada telinga

Pemeriksaan biasanya menunjukkan penampakan debris jamur berwarna abu-abu keputihan pada kanalis auditorius eksterna yang melekat pada kulit yang hiperemis dan biasanya edema
Dalam banyak keadaan, otomikosis tidak terdiagnosis dan penyakit ini di tatalaksana dengan menggunakan antibiotika topikal dan kortikosteroid yang dapat memperburuk keadaan

Pemeriksaan penunjang KOH Mikroskopik terlihat hifa-hifa

berseptum dan kadang spora-spora kecil Mikroskopis langsung direkomendasikan cepat

Terapi
Membersihkan liang telinga Larutan asam asetat 2-5% dalam alcohol, larutan iodium povion 5% atau tetes telinga yang mengandung campuran antibiotic dan steroid yang diteteskan ke liang telinga Kadang obat anti jamur (salep) klotrimazol, nistatin

Miringitis Granulomatosa
Merupakan kelainan akibat peradangan

kronis ditandai dengan adanya jaringan granular di sebagian atau seluruh membran timpani dan dapat mengenai kanalis auditorius eksterna

Penyakit primer yang sembuh sendiri dari membran timpani (miringitis primer)

Proses inflamasi dari jaringan yang berdekatan dari telinga luar atau tengah (miringitis sekunder).

Telinga tersumbat,pendengaran berkurang

Nyeri telinga

Gatal terkadang dan keluar cairan dari liang telinga

Lapisan epidermis terluar membran timpani dan lapisan kulit kanalis auditorius eksternus diselubungi oleh jaringan granulasi. Sering berhubungan dengan otitis eksterna yang berulang.

Jaringan granulasi ini dapata menyebabkan stenosis pada kanalis auditorius eksternus

Pembersihan kanalis auditorius eksterna

Irigasi liang telinga untuk membuang debris KI keadaan MT tidak diketahui


Timpanosintesis, yaitu pungsi kecil

Miringotomi
Timpanostomi

Dermatitis
Peradangan kulit sebagai respons terhadap

pengaruh faktor eksogen dan atau faktor endogen Menimbulkan kelainan klinis berupa efloresensi polimorfik (eritema, edema, papul, vesikel, skuama, likenifikasi) dan keluhan gatal.

Penyebab dematitis dapat berasal dari Eksogen Endogen Fisik (contoh: sinar,suhu) Mikro-organisme (bakteri, jamur)

Stadium akut
Eritema Edema Vesikel Erosi dan eksudat Madidans

Stadium subakut
Eritema dan edema berkurang Eksudat kering menjadi krusta

Stadium kronis
Lesi tampak kering Skuama Hiperpigmentasi Likenifikasi eksoriasi

Terapi
Menyingkirkan penyebabnya Pengobatan bersifat simptomatis