Anda di halaman 1dari 24

TOXIC EPIDERMAL NECROLYSIS/STEVENS JHONSON SYNDROME :

CURRENT TRENDS IN MANAGEMENT


Rachel L. Dalli, Rohit Kumar, Peter Kennedy, Peter Maitz, Stephen Lee and Rae Jhonshon

Ilmi nur hidayati FK UPN veteran Jakarta Koass KULKEL RST dr Soedjono

Pendahuluan

1922

1956

SINDROM STEVENS JHONSON

NEKROLISIS EPIDERMAL TOKSIK

Dilihat dari gambaran klinis NET dan SSJ yang mirip maka kedua penyakit tersebut dimasukkan dalam sprektrum penyakit eritema multiforme Perbedaannya hanya pada luas kulit yang terlibat : <10% = SSJ 10 30 % = overlap NET/SSJ >30 % = NET

NET / SSJ

DIPICU OLEH OBAT ATAU METABOLITNYA

Antibiotik sulfonamid,anti-konvulsan, NSAID, Allopurinol, Aminopenicilins, quinolon

- Manifestasi klinis NET dan SSJ berbedabeda - Penglupasan epidermis menyerupai luka bakar - Beberapa penulis menyarankan untuk merawat pasien NET dan SSJ pada unit luka bakar

Angka mortalitas NET Sangat bervariasi Antara 20-75%

SCORTEN Digunakan sebagai Perkiraan mortalitas Dari NET

Komplikasi yang dapat terjadi adalah :

Septikemia, pneumonia, kegagalan multiorgan, adhesi konjungtiva,pigmentasi kulit

Tujuan penulisan:
Mengetahui prinsip manajemen dan tren yang sedang Terjadi pada penatalaksanaan pasien NET / SSJ DenganPasien SSJ / NET selama periode 5 thn pd Rumah sakit yang sama

Metode

Pasien yang telah didiagnosis SSJ,NET atau overlap SSJ/NET periode januari 2000 maret 2005

Parameter

1. demografi pasien, 2. agen kausatif, 3. presentase total area permukaan tubuh yang terkena, 4. keterlibatan mukosa 5. Komplikasi 6. Penatalaksanaan dan hasil nya (terutama pilihan Untuk balutan kulit dan perbaikan lesi)

HASIL

Distribusi pasien

Agen kausatif (obat penyebab)

Komplikasi

Pemilihan balutan kulit

DISKUSI

Terapi spesifik untuk NET dan SSJ masih kontroversi Pengobatan menggunakan steroid sistemik masih kontroversi Penggunaan Immunoglobulin iv dipertimbangkan Siklosforinimmunosupresan kuat dan anti apoptosis dan mungkin menginhibisi tumor nekrosis faktor Unit luka bakar menerapkan standar protokol manajemen, seperti nutrisi enteral dini, debridement luka dan antimikroba topikal serta pembalut luka biologik untuk pasien

NET dan SSJ harus dibalut dengan perban halus,Balutan lukasebelum tahun 2003 menggunaka jelonet pemakaiannya harus diganti setiap 2 hari setelah tahun 2003 penggunaan jelonet mulai bergeser dan diganti oleh penggunaan acticoat yang lebih baik dan penggantiannya dilakukan per 2 minggu sekali

Acticoat berisi nanocrystalline perak Fungsinya melindungi luka dari kontaminasi bakteri dan bagian dalam berguna sebagai pelembab untuk mempercepat penyembuhan luka. Nanocrytalline yang dlapisi dengan ion perak dapat dengan cepat membunuh bakteri dalam waktu 30 menit

Lesi kulit pada SSJ

Lesi kulit pada bagian belakang

Lesi setelah penggunaan acticoat 12 dan 16 hari

Setelah 2 tahun pemakaian