Anda di halaman 1dari 27

KERANGKA KONSEP PENELITIAN

Sugeng Wiyono, SKM, M.Kes


sugeng_gizi@yahoo.com

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

KERANGKA TEORI

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

Kerangka Teori

Dikembangkan Sendiri
2-May-13 sugeng_gizi@yahoo.com

Dikutip

Dampak

Status Gizi

Penyebab Lapngsung

Asupan

Infeksi

Penyebab Tidak Langsung

Persediaan BM

Pola Asuh

Sanitasi

Pokok Masalah

Kemiskinan, Pengetahuan(-),Ketrampilan (-)

Akar Masalah

Krisis Ekonomi

Unicef, 1998 2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

Gbr. Kerang Teori


?
2

?
4 ?

Sumber: 1)............., 2).................., 3)....................., dst


2-May-13 sugeng_gizi@yahoo.com 5

Gbr. Kerangka Konsep


Asupan

Infeksi Status Gizi

Pola Asuh Pengetahuan

Pendidikan

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

Gbr. Kerangka Konsep

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

Gbr. Kerangka Konsep


Asupan Status Gizi

-Aktifitas -Infeksi -Pola Asuh -Pemgetahuan -Pendidkkan

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

Gbr. Kerangka Konsep

-? -? -? -?

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

Gbr. Kerangka Konsep


Pengetahuan Asupan Zat Gizi: -Energi -Protein -Zat Besi -dll

Pendapatan

Pola Asuh

Status Gizi

Sanitasi

Infeksi

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

10

Gbr. Kerangka Konsep


?

? ?

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

11

Gbr. Kerangka Teori


Daya Beli Ketersediaan Asupan

Pendapatan

Pengetahuan

Pola Asuh

Status Gizi

Pekerjaan

Pendidikan

Infeksi

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

12

3.2. DEFINISI OPERASIONAL Semua variabel penelitian dibuat kedalam pengertian yang operasional agar dapat diukur. Definisi operasional merupakan turunan atau perluasan dari definisi konsep yang termuat didalam text book. Kalau variabel penelitian belum terdefinisikan dalam text book, maka dapat kita peroleh dari laporan penelitian terdahulu yang mantap. Matriks definisi operasional sebagai berikut:

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

13

III.11. Definisi operasional

No. Variable Definisi Cara ukur 1. Nyeri punggung Nyeri punggung bawah/ nyeri pinggang Pengisian bawah yang dirasakan para karyawan. Dengan cara mengetahui: dalam 6 bulan/1 tahun terakhir, kuesioner

Alat ukur Kuesioner, face 1.

Hasil ukur Nyeri Tidak nyeri

Skala Nominal

dengan pain scale, visual 2. wawancara analog scale, Tes laseque

responden pernah mengalami keluhan Nyeri Punggung Bawah atau tidak.

2.

Umur

Adalah

umur

pekerja

yang

sesuai Pengisian
dengan wawancara

Kuesioner

1.
2.

35 tahun
>35 tahun 1thn 1-5thn >5 thn

Ordinal

dengan data kelahiran kartu tanda kuesioner penduduk. 3. Masa kerja Adalah lamanya bekerja dihitung mulai Pengisian pertama masuk kerja sampai saat kuesioner diadakannya pengambilan data. 4. Indeks tubuh wawancara

Kuesioner dengan

1. 2. 3.

Ordinal

masa Hasil bagI berat badan (kg) dengan Mengukur tinggi badan (m) kuadrat. badan timbangan, tinggi

berat Timbangan dengan SMIC dan Microtoice badan Kuesioner dengan

merk

1. Ordinal U

dengan mikrotoice. 5. Kebiasaan merokok Kebiasaan responden dalam merokok. Pengisian Bukan perokok adalah orang yang kuesioner sama sekali belum pernah atau tidak wawancara sama sekali merokok, perokok adalah orang yang merokok. 6. Kebiasaan olahraga Kebiasaan olahraga dalam 1 minggu, Pengisian dilihat dengan berdasarkan wawancara kuesioner frekuensi dan durasi. Stretch 3x seminggu untuk menjaga fleksibilitas dan berlangsung 10 hingga 20 menit.16 wawancara dengan Kuesioner 1. 2. Tidak Ya Nominal 1. 2. Bukan perokok Perokok Nominal

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

14

Definisi Operasional
N o Variabel Definisi Operasional Cara Ukur Alat Ukur Hasil Ukur Skala

Status Gizi Kondisi fisik individu sebagai akibat dari penggunaan asupan zat gizi.

Memban dingkan antara hasil pengukur an berat badan dan tinggi badan.

Berat Badan: Timbanga n bayi dengan kapasitas 10.0 kg dan ketelitian 0.1 kg

-Buruk (<3 SD -Kurang (<-2 SD -Normal (-2 s.d +2SD) -Lebih (>+2 SD)
(Depkes, 2009)

Ordinal

2-May-13

Tinggi Badan: Microtoic e kapasitas 200 cm dg sugeng_gizi@yahoo.com

15

Definisi Operasional-2
1.Variabel :..................... 2.Definisi Konsep :.(dikutip dari texbook) ........... 3.Definisi operasional :....................................... 4.Cara Ukur :....................................................... 5.Alat Ukur :........................................................ 6.Hasil Ukur: (Data Kontinu /Data Kategori......... 7.Skala Ukur: ( N, O, I, R ).......................
2-May-13 sugeng_gizi@yahoo.com 16

3.3. Hipotesis
Hipotesis penelitian merupakan dugaan sementara yang menyatakan ada-nya hubungan/kaitan/ketergantungan antara dependen variabel dengan sejumlah independen variabel. Contoh 1. Hipotesis Dua Arah 1. Ada hubungan antara asupan zat gizi dg st.gizi. 2. Ada hubungan antara infeksi dg st gizi. 3. Ada hubungan antara pendidikan dg st.gizi 4. dst.
2-May-13 sugeng_gizi@yahoo.com 17

2. Hipotesis Satu Arah 1. Makin tinggi konsumsi tablet Fe makin tinggi kadar Hb. 2. Makin tinggi asupan energi makin tinggi IMT 3. Makin tinggi asupan garam (natrium) makin tinggi Tensi 4. Makin tinggi asupan lemak makin tinggi kadar kolesterol 5. Makin hebat perdarahan makin rendah kadar Hb. 6. dll
2-May-13 sugeng_gizi@yahoo.com 18

BAB IV. METODA PENELITIAN


5.1. Rancangan Penelitian Rancangan penelitian adalah suatu rencana, struktur dan strategi untuk menjawab permasalahan. Pada bab ini dijelaskan tentang desain rancangan yang akan digunakan dalam penelitian. Berdasarkan beberapa pertimbangan, maka yang paling memungkinkan, adalah rancangan/desain kros seksional. Artinya antara dependen dan independen variabel diukur secara bersama-sama.
2-May-13 sugeng_gizi@yahoo.com 19

5.2. Populasi dan Sampel. Populasi adalah keseluruhan subjek yang diduga karakteristiknya. Sedangkan sampel adalah bagian dari populasi yang dilakukan pengukuran.
Besar sampel Agar dapat mewakili dari karakteristik populasi maka sampel yang diambil harus representatif/mewakili. Karena sebagai dependen variabel-nya berbentuk data kategori yang merupakan besaran masalah (prevalensi), maka digunakan rumus sbb:
2-May-13 sugeng_gizi@yahoo.com 20

=
n Z p d

Z2

p q d2

= Jumlah minimal sampel = Nilai baku distribusi normal pada tertentu = proporsi kasus/prevalensi = derajat akurasi (presisi) yang diinginkan

Metoda Pengambilan Sampel Metoda pengambilan sampel dibedakan atas kelompok non probabilistik dan probalistik. Berdasarkan beberapa pertimbangan,maka sampel untuk anak batita diambil dengan metoda kluster.
2-May-13 sugeng_gizi@yahoo.com 21

5.3. Jenis dan Cara Pengumpulan Data a. Jenis data Dijelaskan status data (primer vs sekunder) b. Cara Pengumpulan Data Menjelaskan teknik/cara memperoleh data, misalnya data status gizi maka dilakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Untuk mengukur variabel pekerjaan dilakukan dengan wawancara, sdt.

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

22

5.4. Rencana Pengolahan dan Analisis Data dan Uji Statistik. Dijelaskan rencana pengolahan data (manual atau komputerisasi) serta dijelaskan perangkat lunak/soft ware yang dipakai (misalnya SPSS). Juga dijelaskan tahapan analisis data yang meliputi analisis univariat dan bivariat. Sedangkan untuk Uji statistik maka juga dicantumkan jenis uji yang akan dipakai, misalnya Uji Chi Square/Khi Kuadrat (dilengkapi dengan rumus)

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

23

DAFTAR PUSTAKA: Dituliskan sejumlah literatur atau kepustakaan yang dipakai dalam penyusunan proposal.

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

24

LAMPIRAN: Tuliskan daftar Instrumen yang diperlukan untuk pengumpulan data, misalnya: -Dacin -Microtoice -Pengukur Panjang Bayi -Timbangan Injak Digital -Timbangan makanan -Pita LiLA -Pengukur Tinggi Lutut -Meterline -Kuesioner
2-May-13 sugeng_gizi@yahoo.com 25

RENCANA KERJA PENELITIAN


No. Keg 01. Menyusun Proposal 02. Sidang proposal 03. Mengurus izin penelit 04.Mengumpulkan Data 05. Mengolah Data 06. Analisis Data 07. Sidang KTI
2-May-13

Des08 Jan09 Feb09 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 ----------------------------

Mar09 April09 1 2 3 4 12 3 4

-----------------------------sugeng_gizi@yahoo.com 26

BIAYA PENELITIAN
01. Biaya Rental 02. Biaya Izin 03. Ongkos 04. Cetak KTI Rp 500.000,Rp 100.000,Rp Rp 300.000,-

2-May-13

sugeng_gizi@yahoo.com

27