Anda di halaman 1dari 12

KONSENTRASI LARUTAN

Drs.Syarifuddin KA.,M.Si Jurusan Farmasi Univ.Pancasakti Makassar

LARUTAN
Larutan atau Solution disebut juga campuran yang homogen. Larutan Terdiri dari zat terlarut (solute) dan zat pelarut (solvent), jumlah zat terlarut selalu lebih sedikit dari jumlah pelarut. Untuk menyatakan jumlah atau banyak zat terlarut dalam suatu larutan digunakan istilah KONSENTRASI. Terdapat beberapa cara untuk menyatakan konsentrasi zat terlarut di dalam larutan yaitu :
- Persen ( % ). - Fraksi mol ( x ). - Kemolalan /Molalitas ( m ). - Kemolaran / Molaritas ( M ). - Kenormalan/ Normalitas (N). - Bagian per juta ( bpj / ppm ). - Pengenceran.

Konsentrasi Larutan
1. Persen Berat (%b/b) Berat zat terlarut % zat terlarut = ------------------------------------------ x 100 Berat zat terlarut + Berat pelarut Contoh : Berapa % NaCl, jika 20 gr NaCl dilarutkan dalam 55 gr air. Jawab : 20 gr % NaCl = ----------------- x 100 = 26,67 % (b/b) 20 gr + 55 gr

2. Persen Volume (% v/v) Volume zat terlarut % zat terlarut = --------------------------- x 100 Volume larutan Contoh : Jika 50 ml Alkohol dicampurkan dengan 50 ml air menghasilkan 96,54 ml, Berapa % volume alkohol dan volume air. Jawab : 50 ml % Alkohol = ------------ x 100 = 51,79 % 96,54 ml

50 ml % Air = ------------ x 100 96,54 ml

= 51,79 %

3. Fraksi Mol (X). XA

Mol zat A = ---------------------------------------Jumlah Mol semua komponen

Contoh : Hitung fraksi mol NaCl dan H2O dalam larutan 117 g NaCl dan 3 kg H2O Jika Mr NaCl 58,5 g/mol dan Mr H2O 18 g/mol.
Jawab : X NaCl 117 g/ 58,5 = ------------------------------ = 0,0118 mol 117 g/58,5 + 3000 g/18

X H2O = 1 0,0118 = 0,9882 mol

4. Kemolalan (m)

Mol zat terlarut Molal ( m ) = -------------------kg pelarut

mol = -----kg

Contoh : Hitung molal (m) larutan jika 1,6 g NaCl dalam 875 g H2O. Jawab : 1,6 1,6 g NaCl = ----- = 0,0274 mol, (Ar Na =23, Cl =35,5) 58,5 875 g H2O = 0,875 kg H2O.

sehingga :
0,0274 mol ------------------ = 0,03 m 0,875 kg H2O

5. Molar ( M ). gram zat terlarut/ Bobot Mol. (Mr) M = --------------------------------Banyaknya Larutan (Ltr)

mol = ----Liter

Contoh :
Hitung Molar jika 35 g NaOH dalam 1,5 liter larutan. ( Mr NaOH = 40 g/mol ), Jawab :

35 g mol = ----------- = 0,875 mol 40 g/mol 0,875 mol jadi Molar (M) = -------------- = 0,583 M. 1,5 liter

6. Normalitas (N) gram zat terlarut / Bobot Ekuivalen (BE) N = ------------------------------------------------. ( Zat Padat ) Volume larutan (Ltr) Atau Persen larutan (%) X Bj larutan X 1000 N = --------------------------------------- ( Zat Cair ) Bobot Ekuivalen

Contoh : Hitung Normalitas jika 35 gr NaOH dalam 1,5 liter larutan. Jawab : Mr 40 g/mol 35 g/40 BE = ---- = ---------- = 40 jadi N = -------------- = 0,583 N ev 1 1,5 ltr

7. Bagian Per Juta (Bpj) = ppm (mg/L) Satu bagian zat terlarut 1 Bpj = ------------------------------- = -------------- (b/v , v/v) 1 juta larutan 1.000.000 zat terlarut atau bpj = --------------------- x 1.000.000 Jumlah larutan

Contoh : Berapa Bpj/ppm larutan 1% (b/v) jawab : 1 1 1 1 1% = ------ , jadi ------ = ------------- = ---------- bpj 100 100 1.000.000 10.000

8. Pengenceran.

Artinya membuat larutan supaya lebih encer, dengan menambahkan pelarutnya. V1 x N1 = V2 x N2 Dimana : V1 = Volume pekat N1 = Normalitas pekat V2 = Volume encer N2 = Normalitas encer

SEKIAN
dan

Selamat Belajar Semoga Sukses

Tugas:
4 gram Natrium Hidroksida dilarutkan dengan air hingga 100 mL. Jika ; Mr NaOH = 40 g/mol. Mr H2O = 18 g/mol. Massa jenis larutan = 1. Hitunglah : a. % (b/v) b. bpj c. Molar (M) d. Normalitas (N) e. Molal (m). f. Fraksi mol (X).