Anda di halaman 1dari 29

Dislokasi Sendi Bahu

Ang

Dislokasi Keadaan dimana kedua permukaan sendi kehilangan kontak secara komplit Terlepasnya caput sendi dari mangkok sendi Dislokasi gangguan stabilitas sendi
Stabilitas sendi Permukaan kedua tulang sendi (reciprocal) Interitas kapsul fibrosa dan ligament Kekuatan protektif dari otot yg mengerakkan sendi

Sendi glenohumeral
Caput humeri Cavitas glenoidalis scapula Glenoid labrum Kapsul sendi Ligament Intrinsik glenohumeral coracohumeral Ekstrinsik coracoacromial Rotator cuff (SITS)

Dislokasi sendi glenohumeral 45 % dari kejadian dislokasi Stabilitas


Hubungan permukaan < kontaknya Ligament Otot rotator cuff

Dislokasi anterior > dislokasi posterior

Dislokasi anterior
90% dislokasi bahu Mekanisme trauma
Direk trauma dari arah posterolateral bahu Indirek abduksi + eksternal rotasi dari lengan

Tipe dislokasi
Subcalvicular Subcoracoid Subglenoid

Anterior Glenohumeral Luxation


Indirect force traumatic anterior luxation
force transmitted through humerus in an extended, abducted, and externally rotated arm drives humerus anterior relative to scapula

Anterior Glenohumeral Luxation


Direct force anterior traumatic luxation
Anteriorly directed force applied to posterior aspect of humerus drives humerus anterior relative to scapula

Diagnosa
KU : nyeri gerak bahu Anamnesa Riw trauma bahu Mekanisme trauma Px fisik Shoulder: Unable to use arm Tend to support with opposite hand Kontur bahu rata Neurovaskuler (n axillaris)

Dislokasi glenohumeral anterior pada bahu kanan

Px N.Axillaris lengan di adduksi dan distabilisasikan oleh pemeriksa kemudan pasien diminta u/ mengabduksikan lengan A fgs sensorik dilihat kontraksi m deltoid B fgs sensorik sensai dari sisi lateral lengan atas

Px Radiologis Rontgen AP internal rotation displace caput humeri thd cavitas glenoidalis Rontgen AP eksternal rotation tuberkulum mayor humeri terletak pada bagian lateral caput humeri Scapular Y view dislokasi anterior dari glenoid Axillary view (jk meragukan)

Manajemen Non operatif


Tehnik eksternal rotasi (hennepin) Tehnik stimpson Tehnik manipulasi scapula Tehnik traksi dan countertraksi Tehnik traksi dan countertraksi dengan lateral traksi Interposisi jaringan lunak Fr tuberositas mayor dgn displace > 1 cm Fr glenoid rim (bankart) displace > 5 mm Pada atlet muda

Operatif

Tehnik eksternal rotasi (hennepin) Pasien duduk tegak/45o Penolong memegang siku dan tangan yang lain mengeksorotasikan lengan secara pelahan dan gentle sd 90o reduksi spontan Lengan diabduksikan dan caput humeri diangkat ke cav glenoidalis

Tehnik Stimpson Pasien posisi prone dalam sedasi/inj lidocain intraartikuler Lengan digantungkan dipinggir tempat tidur Diberi beban 5-7 kg Evaluasi 15-20 menit reposisi spontan

Tehnik Manipulasi scapula Pasien posisi prone dalam sedasi/inj lidocain intraartikuler Lengan digantungkan dipinggir tempat tidur Penolong mendorong ujung bawah scapula ke medial dan bagian superior scapula ke lateral

Tehnik Traksi dan Countertraksi Pasien posisi erect Asisten melakukan countertraksi dengan kain/handuk yang melewati dada dan ketiak Penolong melakkan traksi lengan dengan gentle

Tehnik Traksi dan Countertraksi dgn lateral traksi Pasien posisi erect Asisten melakukan countertraksi dengan kain/handuk yang melewati dada dan ketiak Penolong melakkan traksi lengan dengan gentle Asisten II melakukan traksi thd aksis longitudinal humerus

Post Reposisi Bahu dipertahankan posisi adduksi dan rotasi internal foto kontrol Imobilisasi dengan sling < 30 th 3mg > 30 th 1 mg (resiko kaku sendi) Edukasi jgn melakukan gerakan abduksi dan eksorotasi bersamaan selama imobilisasi Latihan gerak siku dan jari selama imobilisasi

Komplikasi Awal Robekan rotator cuff Cidera neurovaskuler Fraktur dislokasi Lanjut Kaku sendi bahu Rekurensi Unreduced dislocation

Dislokasi posterior
10% dislokasi bahu 60% missed diagnosed Mekanisme trauma Direk trauma dari arah anterior bahu Indirek Adduksi + internal rotasi lengan Kejang + intoksikasi alkohol (3E: epilepsi, elektrik, ethanol)

Posterior Glenohumeral Luxation


Indirect force traumatic posterior luxation
Force transmitted through humerus in a flexed, adducted, and internally rotated arm drives humerus posterior relative to scapula

Posterior Glenohumeral Luxation


Direct force posterior traumatic luxation
posteriorly directed force applied to anterior aspect of humerus drives humerus posterior relative to scapula

Diagnosa
KU : gerak bahu terkunci Anamnesa Riw trauma bahu Mekanisme trauma Px fisik Shoulder: Limited eksternal rotation Limited elevasi anterior Limited abduksi Neurovaskuler (n axillaris)

Dislokasi glenohumeral anterior pada bahu kanan

Px Radiologis Rontgen AP shoulder


Absence of the normal elliptic overlap of the humeral head on the glenoid. Vacant glenoid sign: The glenoid appears partially vacant (space between anterior rim and humeral head >6 mm). Trough sign: impaction fracture of the anterior humeral head caused by the posterior rim of glenoid (reverse Hill-Sachs lesion). This is reported to be present in 75% of cases. Loss of profile of neck of humerus: The humerus is in full internal rotation

Scapular Y view Axillary view (jk meragukan)

Manajemen Non operatif Closed reduction using flexion and adduction with axial traction on the arm is usually successful and can be performed in acute dislocations (<3 weeks) when there is a <25% articular surface defect. Direct anterior pressure on the posterior displaced humeral head may facilitate the reduction.). Operatif (indication) significant displacement of the lesser tuberosity that is irreducible on reduction of the dislocation, an articular defect >25%, or a chronic dislocation (>3 weeks)

Post Reposisi Foto kontrol Imobilisasi dengan sling < 30 th 3mg > 30 th 1 mg (resiko kaku sendi)

Sumber : Salter.R.B, Textbook of Disorders and Injuries of the Musculoskeletal System, Third Ed, Lippincot-Williams & Wilkins, Maryland USA,1999 Solomon L, Apleys System of Orthopaedics and Fractures, eighth ed, Arnold, New York,2001 McRae R, Practical fracture Treatment, Churchill livingstone, Hongkong, 1986 Koval J.K, Hand book of fracture, third ed, Lippincot-Williams & Wilkins, Maryland USA,2006 Simon R.R, Emergency Orthopedics:the extremities, second ed, Appleton&Lange, Conecticut USA,1987 Scaletta.A.T, Emergent Management of trauma, second ed, mc graw Hill, USA,2001 Amin A, Anterior glenohumeral instability, E-medicine,2004 Wilson R.S, Dislocation shoulder, E-medicine,2008 Gumino S, Anterior dislocation of the shoulder in elderly patient,1997 Chung Ch, Closed reduction techniques for acute anterior shoulder dislocation: from Egyptians to Australian, Hongkong journal of emergency medicine,2004

TERIMA KASIH