Anda di halaman 1dari 7

ARSITEKTUR TRADISIONAL

IIN AFRIANI F 221 11 019

sehingga membuat pencahayaan buatan lebih banyak digunakan. . kiri dan belakang ). yang mengakibatkan kesulitan untuk meletakkan jendela pada dinding sebelah kanan.  Ruang makan yang tidak memakai penghawaan alami karena tidak ada tempat untuk meletakkan jendela ( sering terjadi pada kompleks perumahan seperti perumahan BTN yang saling berdempetan antara rumah satu dan lainnya.KONSEP RUANG MAKAN DENGAN PLAFON GANTUNG MASALAH:  Ruang makan yang gelap karena kekurangan sumber pencahayaan alami pada siang hari.

AKIBAT DARI KEDUA MASALAH TERSEBUT:  Penghuni merasa tidak nyaman serta lebih banyak menggunakan pencahayaan dan penghawaan buatan.  Penggunaan lampu dan kipas angin/AC secara terus menerus akan mengakibatkan melonjaknya biaya tagihan listrik dalam rumah tangga. . Hal ini sama saja dengan pemborosan.

dan dapat menjadi jalan masuk angin.SOLUSI DARI KEDUA MASALAH TERSEBUT MASALAH PENCAHAYAAN BUATAN: Pembuatan bukaan pada plafon dengan mengganti material yang ada dengan material yang lebih ringan. . MASALAH PENGHAWAAN BUATAN: Menyusun bambu-bambu yang telah dilubangi di atas kolom hingga salah satu ujungnya tembus keluar plafon.

BAMBU : Kulit bambu dignakan sebagai pengganti tripleks pada plafon yang akan digantung. . Digunakan sebagai alat untuk jalan masuknya angin ke dalam ruang makan melalui plafon.MATERIAL – MATERIAL YANG DIGUNAKAN: Digunakan sebagai bahan pengganti kayu untuk membuat ranga plafon.

sehingga cahaya matahari dapat sampai ke dalam ruangan melalui plafon gantung. .MATERIAL – MATERIAL YANG DIGUNAKAN: Atap Seng Transparan: Atap seng transparan digunakan untuk mengganti beberapa kotak seng biasa.

HASIL DESIGN: Bambu sebagai jalan masuk angin Plafon gantung .