Anda di halaman 1dari 13

Hak dan Kewajiban Warga Negara

Pelanggaran Hak Tenaga Kerja Indonesia

Cornelia Afrisca Amanda Calista Ichda Marliyana Andini Ramadhani Reihan Faiz

(110110120331) (110110120341) (110110120350) (110110120351) (110110120366)

Kelompok 4

Kasus yang dibahas kali ini mengenai penganiayaan tenaga kerja yang dilakukan oleh majikan. Kasus yang paling terkenal adalah penganiayaan terhadap TKW Nirmala Bonat yang bekerja di malaysia oleh majikanya. Nirmala bonat mulai dianiaya dari september 2003, contoh penyiksaan seperti setrika punggung dan disiram dengan air panas dilakukan oleh Yim Pek Ha selama nirmala bekerja.

I. URAIAN KASUS

Peraturan tentang perlindungan tenaga kerja di luar negri terdapat dalam UU nomor 39 tahun 2004. UU Ini berisikan : Pasal 7
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dan Pasal 6 Pemerintah berkewajiban: Menjamin terpenuhinya hak-hak calon TKI/TKI, baik yang berangkat melalui pelaksana penempatan TKI, maupun yang berangkat secara mandiri; Mengawasi pelaksanaan penempatan calon TKI; Membentuk dan mengembangkan sistem informasi penempatan calon TKI di luar negeri. Melakukan upaya diplomatik untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan TKI secara optimal di negara tujuan; dan Memberikan perlindungan kepada TKI selama masa sebelum pemberangkatan, masa penempatan, dan masa purna penempatan.

Apa saja yang menjadi faktor yang membuat banyaknya TKI di siksa di luar negeri? Bagaimana pemerintah menanggapi kasus penyiksaan TKI? Apa kebijakan yang dapat dilakukan pemerintah untuk menyelesaiakan masalah perlindungan hak Tenaga Kerja Indonesia?

ll. Permasalahan

Permasalahan yang masih dimiliki indonesia adalah masih banyaknya agen-agen gelap yang mengirim TKI secara Ilegal. Menurut UU no 39 tahun 2004 pasal 1 ayat 2 berisi : (2) Calon Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut calon TKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dan terdaftar di instansi pemerintah kabupaten/kota yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan.

III. Pembahasan

Merujuk kepada pasal tersebut banyak TKI gelap yg tidak tersorot dalam pengawasan pemerintah. Selain kesalahan berasal dari TKI nya sendiri pemerintah pun belum bisa mengaplikasikan UU yg telah ada, karna pada kasus Nirmala Bonat, dia adalah TKI resmi. Dalam penanggulangannya pemerintah terkesan tidak peduli dan lambat menangani kasus-kasus penyiksaan seperti ini, terbukt hanya kasus kasus yg di blow up oleh media saja yg mendapatkan perhatian.

Kebijakan yg harus dilakukan adalah Pemerintah tidak harus mengganti UU yg sudah ada tetapi dalam pelaksanaanya harus benar-benar diperhatikan. Pemerintah harus concern kepada kasus-kasus yg terjadi pada TKI. Pemerintah harus melakukan pembenahan terhadap seleksi TKI yang akan dikirim ke luar negri.

Nirmala Bonat adalah seoraang TKI yang berasal dari Kupang, ia berangkat ke malaysia dengan surat resmi pemmerintah sebagai TKI. Dilihat dari prosesnya yang resmi, Nirmala seharusnya mendapatkan perlindungan penuh oleh pemerintah, sebagaimana yang diatur dalam UU no 39 tahun 2004 pasal 7.

lV. Analisa Kasus

Sebelum

Sesudah

Foto-Foto penyiksaan Nirmala Bonat

TKI yang sebagaimana disebut sebagai pahlawan devisa negara Indonesia, sudah melaksanakan kewajibanya yang diharapkan pemerintah pun melindungi hak-hak yg dimiliki oleh TKI. Dasar yuridis terdapat dalam pasal 7 harus di aplikasikan secara benar dan bertanggungjawab, sehingga TKI-TKI yang berasal dari Indonesia bisa merasa aman dan terlindungi.

Penanganan kasus kekerasan pada TKI masih belum diperhatikan sepenuhnya oleh pemerintah. Setiap orang berhak berhak mendapat perlindungan haknya oleh pemerintah sehingga ia bisa merasa aman, terlebih lagi dalam kasus ini TKI sudah memberikan kewajiban dengan menghasilkan devisa bagi negara.

V. Kesimpulan