Anda di halaman 1dari 7

Bahan Galian Industri KUARSIT

DISUSUN OLEH:

JANUAR.RORING
200640021 TEKNIK PERTAMBANGAN

GENESA KUARSIT
Komposisi utama kuarsit adalah: mineral kuarsa yang mengalami metamorfisme regional.Batuan ini akan mengalami kristalisasi pada temperature minimum 800C atau pada tekanan 5,5 kilobar. Kuarsit terbentuk dari batuan sedimen yang banyak mengendung mineral kuarsa.

Kuarsa yang ada dapat pula merupakan hasil rombakan batuan beku asam.kuarsit yang murni berwarna putih, tekstur granoblastik, mosaik kadang-kadang sakaroidal, struktur masif, foliasi atau sekistose tergantung banyaknya mineral pipih. Kehadiran mineral lain sebagai kontaminan menyebabkan perubahan warna misalnya adanya mineral biotit,grafit atau magnetik mengakibatkan warna gelap.

PENYEBARAN

1. 2.

3.

4.
5.

6.

Lokasi penyebaran kuarsit di Indonesia yaitu: Daerah Istimewa Aceh: Daerah Seukulan, kutapanjang,Aceh tenggara Sumatera Utara : Daerah Dolok Sialang, Kab.Tapanuli Utara(warna abu-abu,masif,berbutir halus) Riau : Kec.Kampar Kiri, Kab.Kampar, Logas Kec.Muara Lembu Jambi: Lubuk Gedang, Muara Hemat,Kab.kerinci Maluku : Daerah W.Limolo, Pantai Selatan Pulau Taliabu dan W,Lan.Pulau Sulabesi Jawa Tengah: Daerah Bayat,Klatan.

PENAMBANGAN
Kuarsit

walaupun keras, tetapi hasil penambangannya tidak disyaratkan mempunyai bentuk dan ukuran yang teratur. Oleh karenanya kuarsit dapat ditambang dengan menggunakan peralatan sederhana secara tambang terbuka.

Pengolahan dan pemanfaatan

Pengolahan kuarsit sangat ditentukan oleh rencana pemanfaatannya. Dalam keadaan belum diolah kuarsit dimanfaatkan sebagai agregat bahan bangunan. Sesudah diolah dengan persyaratan tertentu kuarsit dapat dimanfaatkan seperti mineral kuarsa anatar lain: untuk pembuatan bata refraktori, bahan abrasif, industri gelas, keramik, agregat lantai dan dinding

SEKIAN DAN TERIMAKASIH SEMOGA SUKSES

TAMBANG 06
FOREVER GBU