Anda di halaman 1dari 14

KARSINOMA PROSTAT

Dody Eka Setiawan 0910211010

DEFINISI

suatu tumor ganas yang tumbuh di dalam kelenjar prostat.

ETIOLOGI

Teori usia : pengaruh dari hormon androgen Teori lingkungan : ras (sering terjadi pada kulit hitam, pengaruh nutrisi (diet tinggi lemak)

EPIDEMIOLOGI

di Amerika Serikat pada tahun 2005 adalah 232.090 kasus baru dan 30.350 kematian. di Eropa kanker prostat ini merupakan 11% dari seluruh keganasan pada laki-laki, dengan variasi antara 15 % di negara maju dan 4% pada negara sedang berkembang. angka kematian akibat kanker prostat sebesar 9% dari semua kematian akibat kanker pada laki-laki. prevalensi adenokarsinoma lebih dari 95% dari keseluruhan karsinoma prostat

Patogenesis dan Patologi

Terjadi pada usia dekade ke 5 yang berhubungan dengan hormon androgen yang dimana pada usia tua akan terjadi peningkatan jumlah dan sensitivitas dari reseptor hormon androgen sementara jumlah hormon androgen yang ada tetap. Keganasan prostat biasanya lesi patologik berupa adenokarsinoma. karsinoma prostat terjadi pada zona perifer (75%) dan zona sentral atau transisi ( 15-20%). Lesi biasanya berbentuk multisentrik

Prosedur Diagnostik Dasar

1. Riwayat dan Pemeriksaan Fisik 2. Anamnesis perjalanan penyakit 3. Pemeriksaan colok dubur 4. Pemeriksaan Penunjang 5. Laboratorium 6. Pemeriksaan darah lengkap 7. PSA (Prostate Specific Antigen ) 8. Kimia darah 9. Pencitraan 10.TRUS (USG transrektal) 11.Bone scan 12.Pemeriksaan khusus 13.Biopsi prostat

Manifestasi klinis pada penderita kanker prostat tidak terlalu jelas khususnya pada stadium awal.

Pada umumnya tidak ada keluhan khas pada penderita kanker prostat, kecuali sumbatan saluran kemih bagian bawah (Lower urinary tract symptoms, LUTS).

Gejala Klinis

Keluhan lain adalah nyeri tulang (umumnya tulang belakang, panggul, pangkal paha dan pangkal lengan atas) mengingat lokasi tersering metastasis adalah ke tulang atau datang dengan fraktur patologis.

Sebagian kecil penderita datang dengan gangguan saraf perifer atau gangguan saraf pusat.

Tumor primer (T) Tx Tumor primer tidak dapat dinilai T0 Tumor primer tak dapat ditemukan T1 Tumor yang tak dapat dipalpasi atau dilihat pada pemeriksaan pencitraan (tidak terdeteksi secara klinis) T1a Tumor ditemukan secara kebetulan (PA), < 5 % dari jaringan yang direseksi T1b Tumor ditemukan secara kebetulan (PA), > 5 % dari jaringan yang direseksi T1c Tumor diidentifikasi dengan pemeriksaan biopsi jarum
T2 Tumor terbatas di prostat* T2a Tumor mengenai setengah atau kurang dari satu lobus T2b Tumor mengenai lebih setengah dari satu lobus, tetapi tidak mengenai kedua lobus T2c Tumor mengenai kedua lobus T3 Tumor menembus kapsul ** T3a Ekstensi ekstrakapsuler (unilateral atau bilateral) T3b Tumor mengenai vesicula seminalis T4 Tumor terfiksasi atau mengenai struktur yang berdekatan, selain vesicula seminalis, seperti leher kandung kemih, sfingter eksterna rektum dan atau dinding pelvis.

Kelenjar Gatah Bening (KGB) regional (N) Nx KGB regional tak dapat dinilai N0 Tak ada penyebaran KGB regional N1 Terdapat penyebaran KGB regional Metastasis Jauh (M)*** Mx Metastasis jauh tak dapat dinilai M0 Tak ada metastasis jauh M1 Terdapat Metastasis jauh M1a Metastasis KGB Non Regional M1b Metastasis ke tulang M1c Metastasis ke organ lain

Klasifikasi Histopatologik dan Derajat Keganasan

Tipe histologik yang dipakai untuk karsinoma prostat hanya adenokarsinoma, tipe karsinoma sel transisional dimasukkan kedalam karsinoma salurar kemih/uretra.

Gleason score merupakan sistem yang digunakan untuk penentuan derajat keganasan kanker prostat. Sistem ini merupakan penjumlahan dari 2 skor gambaran histopatologik terbanyak yang ditemukan pada sediaan PA. Skor ini ditentukan berdasarkan konsensus International Society of Urological Pathology (ISUP) 2005

Penentuan derajat histologik ini sangat penting dilakukan, oleh karena berhubungan erat dengan penentuan kebijakan penatalaksanaan karsinoma prostat, terutama pada stadium dini.

T1a T1a T1b T1c T2 T3

N0

Stadium I M0 Gleason score 2 4

Stadium II N0 M0 Gleason score 5 10 N0 M0 Semua Gleason score N0 M0 Semua Gleason score N0 M0 Semua Gleason score

Stadium III N0 M0 Semua Gleason score

Stadium IV T4 N0 M0 Semua Gleason score Tiap T N1 M0 Semua Gleason score Tiap T Tiap N M1 Semua Gleason score

Referensi : Sjamsudihijat, R , dan Wim de Jong. Buku Ajar Ilmu Bedah. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGC, 2005 Robbins, Stanley L, dkk. Buku Ajar Patologi. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGC : 2007 Purnomo, Basuki B. Dasar - dasar Urologi edisi III. Jakarta: Sagung Seto, 2009 Di unduh dari : http://trialx.com/curetalk/2011/07/interpret-yourgleason-grading-score/ Di unduh dari : www.medscape.com