Anda di halaman 1dari 22
Recruitment and Yield

Recruitment and Yield

Recruitment and Yield

POPULATION CONCEPT

environment Individual recruitment Natural Biotic environment Physical mortality mortality growth Fishing Stock biomass
environment
Individual
recruitment
Natural
Biotic
environment
Physical
mortality
mortality
growth
Fishing
Stock
biomass

B = G + R M - F

POPULATION CONCEPT environment Individual recruitment Natural Biotic environment Physical mortality mortality growth Fishing Stock biomass B

Gambaran singkat hubungan umur, rekruitmen dan yield :

UMUR IKAN REKRUITMEN YIELD
UMUR IKAN
REKRUITMEN
YIELD

REKRUITMEN

Pengertian Rekruitmen Rekruitmen adalah penambahan anggota baru ke dalam suatu kelompok.

Effendie (2002), Dalam bidang perikanan, rekruitmen diartikan sebagai penambahan suplai baru (yang sudah dapat dieksploitasi) ke dalam stok lama yang sudah ada dan sedang dieksploitasi.

Gulland (1969) : proses ikan muda masuk dalam areal eksploitasi dan pertama kali kontak dg alat tangkap

PRE --> FEKUNDITAS, LARVA,
JUVENIL

REKRUITMEN

  • POST --> MSK FASE EKSPLOITASI

REKRUITMEN Pengertian Rekruitmen Rekruitmen adalah penambahan anggota baru ke dalam suatu kelompok. Effendie (2002), Dalam bidang

RECRUITMENT

  • Penambahan suplai baru (yg sudah dpt dieksploitasi) ke dalam stok lama yang sudah ada dan sedang dieksploitasi.

  • Gulland (1969) : Proses ikan muda masuk dalam areal eksploitasi dan pertamakali kontak dengan alat tangkap

  • Suplai baru : hasil reproduksi yang telah tersedia pada tahapan tertentu dari daur hidupnya dan telah mencapai ukuran tertentu sehingga dapat tertangkap dg alat penangkapan yang digunakan dalam perikanan.

R ECRUITMENT  Penambahan suplai baru (yg sudah dpt dieksploitasi) ke dalam stok lama yang sudah

General modeling approach

Egg
Egg
 
Larvae Juveniles Recruits

Larvae

 
Larvae Juveniles Recruits
 

Juveniles

 
Larvae Juveniles Recruits

Recruits

General modeling approach Egg Larvae Juveniles Recruits • Fish must pass through 3 or more distinct

Fish must pass through 3 or more distinct life history stages before

recruiting

• At each stage, survival is

dependent on competition,n

predation, and environmental influences

General modeling approach Egg Larvae Juveniles Recruits • Fish must pass through 3 or more distinct

RECRUITMENT (RICKER, 1975)

Berdasar situasinya, dibedakan menjadi 3 :

  • 1. KNIFE - EDGED recruitment (Rekruitmen “ujung pisau”) - instantaneous - all fish of a given age become recruited at the same time, all fish of an age enter at the same time of year

  • 2. Platoon recruitment (Rekruitmen dg platoon) - in a give year only a fraction of the youngest age are fully catchable year class is divided into two platoons -recruited and non-recruited

  • 3. Continuous (Recruitmen berkesinambungan) - there is a gradual increase in vulnerability of members of a year-classmost common

R ECRUITMENT (R ICKER , 1975) Berdasar situasinya, dibedakan menjadi 3 : 1. KNIFE - EDGED

HUBUNGAN ANTARA STOK DEWASA ( JML PEMIJAH) DENGAN REKRUIT :

  • Bila tidak ada pemijahan, maka tidak ada recruit

  • Semua populasi mpy kapasitas utk tumbuh kecuali yang akan punah

  • Populasi jumlahnya terbatas, krn faktor alam yg menambah kecepatan mortalitas

  • Ada 2 faktor yang berperan dalam mortalitas perekruitmen yang sedang berjalan, yaitu

(1) independent density mortality (2) dependent density mortality

H UBUNGAN ANTARA STOK DEWASA ( JML PEMIJAH ) DENGAN REKRUIT :  Bila tidak ada

(1) INDEPENDENT DENSITY MORTALITY

  • Independent density : kematian bukan disebabkan oleh kepadatan ( ex : banjir, kering, suhu ekstrim, pencemaran)

(1) INDEPENDENT DENSITY MORTALITY  Independent density : kematian bukan disebabkan oleh kepadatan ( ex :

Mortality is thus a constant proportion and is not a function of density

• Mortality is thus a constant proportion and is not a function of density

Density - Independent Population

Goes to infinity

b – d > 0 Population Size
b – d > 0
Population Size

Goes to Extinction

b – d < 0
b – d < 0

Time

Time

Never Changes

 

b d = 0

Time

Density - Independent Population Goes to infinity b – d > 0 Population Size Goes to

(2) DEPENDENT DENSITY MORTALITY

  • Density-Dependent” means that the per-capita demographic rates (birth, recruitment, death)

depend on population size

  • Dependent density : kematian karena tingkah laku populasi yang terlalu padat

(2) DEPENDENT DENSITY MORTALITY  Density- Dependent” means that the per -capita demographic rates (birth, recruitment,

DENSITY DEPENDENCE

Rate of Change (per capita) Population Density
Rate of
Change
(per capita)
Population Density

What causes density dependence?

Competition

Requires some limiting resource

e.g. space, food

Cannibalism

Predation

Numerical response of predators

Disease

Epidemics may be related to population size

What causes density dependence? Competition Requires some limiting resource e.g. space, food Cannibalism Predation Numerical response

KURVA REPRODUKSI

  • Stock recruitment relationship

R = P e (Pr – P)Pm Rr Pr
R
=
P e
(Pr – P)Pm
Rr
Pr

R

: rekruitmen

REKRUITMEN

R

E

C

R

U

I

T

  • stok induk

P

:

  • : besarnya penggantian stok induk

Pr

Garis bisector

Rr REK>STOK STOK>REK STOK DEWASA
Rr
REK>STOK
STOK>REK
STOK DEWASA
  • : jumlah rekruit dari Pr

  • Pm : stok yang memproduksi rekruit secara maksimum

STOCK

K URVA REPRODUKSI  Stock – recruitment relationship R = P e (Pr – P)Pm Rr

SIFAT UMUM YG DIKEHENDAKI DALAM KURVA

RECRUIT THD STOCK :

  • Kurva harus melalui titik nol, yg berarti kalau tidak ada induk maka tidak ada recruit

  • Kurva itu tidak jatuh pada sumbu X pada tingkatan stok yg

tinggi

  • Kecepatan recruitment (R/P) harus menurun terus dengan bertambahnya stok induk.

  • Recruitment harus melebihi stok dewasa dalam beberapa bagian batas kisar nilai P

SIFAT UMUM YG DIKEHENDAKI DALAM KURVA RECRUIT THD STOCK :  Kurva harus melalui titik nol,
YIELD
YIELD

Pengertian Yield

Yield adalah porsi atau bagian dari populasi yang diambil oleh manusia.

YIELD

Standing crop

produksi

 

PENYEDIAAN

YIELD Pengertian Yield Yield adalah porsi atau bagian dari populasi yang diambil oleh manusia. YIELD Standing
 

PENGAMBILAN

YIELD Pengertian Yield Yield adalah porsi atau bagian dari populasi yang diambil oleh manusia. YIELD Standing
  • Standing crop : konsentrasi populasi untuk areal tertentu pada waktu

tertentu Ex : jumlah binatang, berat, isi energi dll

  • Produksi : total biomas yang dihasilkan pada trophic level tertentu.

Ex : jumlah daging yang dihasilkan dalam satu tahun

 Standing crop : konsentrasi populasi untuk areal tertentu pada waktu tertentu Ex : jumlah binatang,

YIELD

Yield: porsi atau bagian dari populasi yang diambil oleh manusia. Lebih mudah dimonitor dibandingkan faktor lainnya

Recruitment Growth
Recruitment
Growth
Biomass
Biomass
YIELD • Yield: porsi atau bagian dari populasi yang diambil oleh manusia. • Lebih mudah dimonitor
YIELD • Yield: porsi atau bagian dari populasi yang diambil oleh manusia. • Lebih mudah dimonitor

Death

Death
 

(Natural

(Natural

mortality)

 

Fishing

Fishing

mortality

mortality
YIELD • Yield: porsi atau bagian dari populasi yang diambil oleh manusia. • Lebih mudah dimonitor

KALAU POPULASI BELUM DIJAMAH , SEHINGGA HUBUNGAN PENYEDIAAN DAN PENGAMBILAN DIGAMBARKAN seimbang:

rekruit

Mortalitas Stok yang dapat alami
Mortalitas
Stok yang dapat
alami
digunakan
digunakan
pertumbuhan
pertumbuhan

STOK BERKURANG KARENA PENANGKAPAN YANG DILAKUKAN ORANG, SEHINGGA MORTALITAS ADA DUA MACAM

Mortalitas Stok yang dapat alami Mortalitas digunakan penangkapan
Mortalitas
Stok yang dapat
alami
Mortalitas
digunakan
penangkapan

rekruit

pertumbuhan
pertumbuhan

Mortalitas karena penangkapan ialah yang diamaksud dengan YIELD.

KALAU POPULASI BELUM DIJAMAH , SEHINGGA HUBUNGAN PENYEDIAAN DAN PENGAMBILAN DIGAMBARKAN seimbang: rekruit Mortalitas Stok yang
  • Sehingga stok ikan di suatu daerah pada suatu waktu (Nt) adalah :

  • Nt = No + G + R M F

Dimana : No = stok ikan di daerah tersebut pada waktu awal.

G=Growth

R=Rekruitmen

M=Mortalitas alami

F=Fishing

 Sehingga stok ikan di suatu daerah pada suatu waktu (Nt) adalah :  Nt =

DARI FAKTOR FAKTOR DI ATAS, DALAM PENGKAJIAN STOK IKAN TERDAPAT TIGA KONDISI ATAU STATUS STOK, YAITU

  • 1. Kelestarian Nt = No, dapat dicapai bila :

G + R M F = 0 atau G + R = M + F

  • 2. Produktif

Nt > No, terjadi bila :

G + R M F > 0 atau G + R > M + F

  • 3. Pengurangan

Nt < No, terjadi bila :

G + R M F < 0 atau G + R < M + F

DARI FAKTOR – FAKTOR DI ATAS, DALAM PENGKAJIAN STOK IKAN TERDAPAT TIGA KONDISI ATAU STATUS STOK,