Anda di halaman 1dari 27

FRANKEL APPLIANCE

ORTHODONSIA II
Kelompok 4

FAKULTAS KEDOKTERAN PROGRAM STUDI KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2013

Anggota Kelompok 4
Tiara Wardhana Akmal Satibi Ikhwan Sri Rahmawati Martha Damayanti S. Rillya Afriza Vivi Fitria Amira Shafuria Dilla Novia Amrilani Putri Elya Lestari Desti adestia Allisya Permata Sari Wahyu Dwi Murtini Puji Yuliastri 04101004057 04101004058 04101004059 04101004060 04101004062 04101004063 04101004064 04101004065 04101004066 04101004067 04101004068 04101004069 04101004073 Teguh Budiarto Mardiah Pratiwi Chelly Mutiah Hanny fatiningtyas Maria Faradilah Endita Widya C. Marta rayani Zulfikar Lafran Elini Febriani Nia Uning Junianti Nila Agustina Riki Agung Santoso 04101004074 04101004076 04101004077 04101004078 04101004079 04101004080 04101004081 04101004083 04101004084 04101004085 04101004086 04101004088

PENDAHULUAN
Ditemukan oleh Dr. Rolf Frankel dr Zwickau, Jerman Timur, pertengahan abad ke 20

Piranti Frankel dirancang u/ bekerja pd daerah vestibular, u/ mencegah efek berlebihan pd otot mulut dentoalveolar

Berfungsi sebagai matriks otot, u/ mengatasi fungsi yg menyimpang & mengembangkan pola fungsional normal dg cara latihan

DEFINISI
Frankel appliances (FR) adalah salah satu jenis pesawat fungsional yang dapat memberikan latihan kepada otot-otot mastikasi sehingga dapat meningkatkan, memperbaiki sistem neuromaskular.

Area Operasi Vestibular


Melindungi perluasan pesawat ke vestibular & mencegah fungsi otot yg abnormal

Koreksi Sagital Melalui Dukungan Gigi Maksila Sebagai Penjangkar


Melekat pd bagian arkus atas dgn mesial groove pd M1 & bagian distal kaninus saat periode gigi bercampur

Pemandu Erupsi Diferensial


Diletakkan pd gigi RA Gigi posterior RB bebas bererupsi & U/perbaikan maloklusi secara horizontal

Tarikan Periosteal Dengan Pelindung Bukal & Bantalan Bibir


Membantu formasi tulang & perluasan lateral dr dasar apikal maksila

Efek Minimal Basal Maksila


Pertumbuhan maksila kebawah & kedepan dibatasi

PRINSIP DASAR CARA KERJA PESAWAT FRANKEL

Prinsip teori dasar


Pd hampir seluruh daerah pd rahang & prosesus dento-alveolar, terjadi deposisi & resorpsi tulang, terutama selama periode pertumbuhan Jumlah & arah deposisi tulang dipengaruhi oleh variasi lingkungan tekanan & prosesus alveolar rahang yang diberi tekanan krn postur & aktivitas lidah, bibir, & pipi

3 cara Pesawat Frankel bekerja :


Bantalan vestibular , dg aksinya yaitu ,mencegah tekanan otot yg merugikan pd gigi-gigi, akan mendorong terjadinya pertumbuhan dr tlg basal rahang

Posisi postural ke depan mendorong terjadinya pertumbuhan pd kondil mandibula & sendi temporo mandibula

Bantalan vestibular labial dg mengubah posisi otot & aksinya bisa mendorong terjadinya pertumbuhan bibir.

Cara Pergerakan FR
Peningkatan Arah Transversal Sagital
Menggunakan pelindung bukal & bantalan bibir

Peningkatan Arah Vertikal


Membiarkan molar RB erupsi dgn bebas

Adaptasi Otot
Bentuk & perluasan pelindung bukal & bantalan bibir ditentukan dg penggunaan korektif dr aktivitas otot perioral yg abnormal

KOMPONEN FRANKEL

Komponen Frankel
A. Labial dan bukal bow:
(a) busur labial (b) loop kaninus (c) pelindung bukal (d) bantalan bibir(pelots)

B.
(a) Sebuah kawat u/menstabilkan lintas palatal pd lengkung RA (b) lengkung lingual maksila (c) kawat lingual (d) pelindung bukal (e) bantalan bibir atau pelots (f) pad rendah atau piringan

No

KOMPONEN AKRILIK

BAHAN & BENTUK

LETAK

Bukal Shield

-Resin Akrilik Autopolimerisasi ketebalan 2,5 mm


-Bentuk Rhombus - Lebih kecil dr Lip Pad Atas

-vestibulum daerah bukal -Diperluas hingga : sulkus arkus maksila


-sulcus vestibular regio anterior maksila, dr lateral s.d. midline & medial dr kaninus eminence - terletak paralel & berjarak 2,5mm dr permukaan alveolus labial

Lip Pad Bawah

3
4

Lip Pad Atas


Lingual shield

- Rhombus
-Resin Akrilik Autopolimerisasi

- sulcus vestibular regio anterior maksila


-alveolar mandibula regio anterior -secara lateral memanjang ke regio premolar di sisi lainnya

No 1

KOMPONEN KAWAT Kawat Pendukung Lingual Bawah

BAHAN -kawat 1,25 mm -1 unit / 3 bagian yg terpisah

LETAK - melewati antara m1 & m2 desidui

Spring Lingual Bawah - kawat 0,8 mm

- Bagian lingual - bagian cingular kanan atas, kawatnya dibengkokkan 3 mm dibawah tepi insisal

Kawat Labial Bawah

- kawat 0,9 mm

- Bagian labial - 7 mm dibawah tepi gingiva -palatal -melewati groove diantara m1 & m2 desidui

Busur Palatal

- kawat 1mm

No 5

KOMPONEN KAWAT Busur Labial

BAHAN - kawat 0,9 mm

LETAK - bagian Labial -2mm menjauhi mukosa - melilit disekitar permukaan lingual kaninus yg muncul scr labial dr embrasur lateral kaninus yg membengkok scr distal pd cusp kaninus - dibelakang insisivus makslia

Loops Kaninus

- kawat 0,9 mm

Kawat Lingual Atas

- kawat 0,8 mm

PENGGUNAAN FRANKEL
Aplikasi alat
Penjangkar (anchouring)/desain yg serupa pd embrasur m1- m2 desidui u/ memaksimalkan penahanan pertumbuhan horizontal pd maksila Pelindung bukal (buccal shield) u/ screen berpotensi mempersempit gaya otot &pelots bibir di bawah vestibulum labial mencegah fungsi otot perioral yg abnormal & gaya lingualizing terlihat baik merangsang pertumbuhan tulang

Penggunaan Oral

Di pakai sepanjang hari

Bibir ditutup setiap saat

Menelan, berbicara, dll dg pesawat didalam mulut merupakan suatu latihan

TIPE FRANKEL

APPLIANCE
FRIa digunakan untuk klas I, gigi berjejal sedang & gigitan dalam FRI digunakan pada klas I dan kelas II divisi 1 FRIb digunakan untuk klas II divisi 1 ovejetnya < 7 mm FRIc digunakan untuk klas II divisi 1 overjetnya >7 mm

FR II digunakan untuk klas II divisi 2 dan divisi 1


TIPE FRANKEL

FR III digunakan untuk klas III FR IV digunakan untuk kasus gigitan terbuka dan protrusi bimaksilar FR V FR dengan headgear

(a) kedua model dalam keadaan oklusi (b) dan (c) FR I pada posisinya, dg mandibula dlm keadaan kedepan, memperlihatkan bantalan bukal & labial

FR II

Kiri
Kanan

: pandangan superior
: pandangan frontal

FR III

Penggunaan FR III pada perawatan maloklusi kelas III

Frankel III (a) untuk kasus kelas III, (b) Frankel III didalam mulut

1. Pencetakan
7.Pembuatan Alat

2. Pembuatan Model Malam Gigi Kerja

6.Mengukir Malam

PROSEDUR PEMBUATAN

3. Merapikan Model Malam

5.Memasang Cetakan Gigi

4. Peletakan / Pembentukan Gigi

No

PROSEDUR

BAHAN

KETERANGAN

Pencetakan

bahan cetak mencetak seluruh daerah gigi, hidrokoloid prosesus alveolar, tuberositas & irreversible kedalaman fungsional sulkus u/ model studi
wax RB diposisikan kedepan sekitar 4-6 mm & insisivus edge to edge, dg jarak 2,5-3 mm diantara permukaan oklusal gigi posterior saat menggigit dilakukan pada daerah -Tuberositas maksila -Gigi P1 RA / gigi m1 desidui anterior hingga frenulum bukal -Bibir mandibula -Bibir maksila

Pembuatan Model Malam Gigitan Kerja

Pemangkasan Gips (Trimming)

No 4

PROSEDUR Penempetan seating Grooves/ Notching the teeth (membentuk gigi)

BAHAN
menggunakan bur fissur

KETERANGAN Bentuk groove biasanya dibuat dg memotong gigi desidui ATURAN Pemotongan pada :
-permukaaan distal gigi desidui RA -permukaan mesial gigi m1 desidui RA -permukaan distal gigi m2 desidui RA

Penyusunan Pada Cetakan

Disusun di artikulator / fiksator

Pembuatan Piranti

FR I mengoreksi maloklusi Klas I & Klas II Divisi 1 FR II Mengoreksi maloklusi Klas II Divisi 2 FR III mengoreksi maloklusi Klas III FR IV mengoreksi gigitan terbuka anterior & protrusi bimaksiler

Manajemen pasien
Pemeriksaan Alat Yang Telah Jadi Pencobaan Pada Alat Yang Telah Jadi Mengajari Pasien Untuk Memakai Alat Pengetahuan Pasien Dan Orang Tua

PEMERIKSAAN PADA PASIEN DAN PENYESUAIAN PIRANTI PADA WAKTU KUNJUNGAN PERTAMA DAN KUNJUNGAN BERIKUTNYA Pemeriksaan Jaringan Lunak Memeriksa Stabilitas Dari Piranti Lengkung Maksila Evaluasi Pola Bicara

Instruksi Lebih Jauh Untuk Diberikan Pada Kunjungan Pertama


Cross Over Wires Penilaian Perkembangan Penyesuaian Alat/Piranti