Anda di halaman 1dari 19

Hormon paratiroid (HPT) berasal dari kelenjar paratiroid yang terdiri dari 4 kelenjar kecil, yang terletak bilateral

pada ujung atas dan bawah kelenjar tiroid. HPT disintesis dalam kelenjar paratiroid sebagai prohormon. Prohormon ini disintesis dalam retikulum endoplasma dan akan bergerak ke aparat golgi hingga terjdi perubahan menjadi HPT.

HPT akan disimpan dalam granula, setelah dimatangkan akan disekresikan. Fungsi utama HPT adalah ikut mempertahankan kadar ion Ca dalam cairan ekstrasel agar tetap stabil. Beberapa mekanisme yg dipengaruhi : absorbsi Ca mel saluran cerna, penyimpanan dalam tulang dan mobilisasinya, serta ekskresi ion Ca melalui urin, feses dan keringat.

Aktivitas sekretori kelenjar paratiroid dipengaruhi oleh kadar ion Ca dalam darah atau dalam sel kelenjar. Bila kadar ion Ca rendah, sekresi HPT akan meningkat. Pada keadaan hiperkalsemia akan terjadi sebaliknya.


1. 2.

3.

Keseimbangan ion kalsium dalam tubuh dipengaruhi oleh : Vitamin D, HPT dan kalsitonin Berbagai hormon : hormon pertumbuhan, hormon kelamin, tiroksin, glukokortikoid, dan hormon pankreas Diet.

Jumlah Ca dalam tubuh orang dewasa normal adalah 1000 1200 gram, dan kira2 99% diantaranya terdapat pada tulang sbg hidroksiapatit. Dalam tulang Ca terdapat dalam 2 bentuk sebagian dalam bentuk cadangan yang labil yang mudah diganti, dan sebagian besar merupakan cadangan yang stabil. Absorbsi Ca dari sal cerna terjadi di bagian proksimal usus halus dan merupakan proses yang aktif.

Absorbsi ini dapat terhambat bila terdapat garam Ca-fosfat atau Ca-oksalat yang tidak larut, atau oleh adanya alkali. Sebaliknya diet tinggi protein dapat menambah absorbsi tersebut. Bila diet mengandung Ca berlebihan, maka Ca akan diekskresikan melalui feses. Sebagian besar Ca yang dibebaskan dari resorpsi tulang akan diekskresikan melalui urin.

Hormon paratiroid dengan bantuan vit D, secara tidak langsung dapat menambah absorbsi ion Ca dan fosfat melalui usus. HPT dapat menambah kecepatan resorbsi ion Ca dan fosfat dari bagian tulang yang stabil. HPT dapat mempercepat resorbsi tulang dengan menambah kecepatan diferensiasi sel-sel mesenkim menjadi osteoklas, dan memperpanjang masa paruh sel tersebut.

HPT dapat menambah reabsorbsi ion Ca dan ekskresi fosfat di tubuli ginjal, sehingga menyebabkan kadar ion Ca di cairan ekstraseluler bertambah.

HPT hanya dapat diberikan secara suntikan karena pada pemberian oral akan dirusak oleh enzim proteolitik saluran cerna. Masa paruhnya kira2 20 menit. Degradasi hormon ini diduga terjadi di hati dan ginjal. Dalam darah sebagian HPT terikat oleh fraksi alfa globulin protein plasma.

Dahulu HPT digunakan untuk meninggikan kadar ion Ca plasma, akan tetapi kini hipokalsemia diatasi ddengan pemberian ion Ca dan atau dengan vit D. Suntikan hormon ini hanya digunakan untuk diagnosis pseudohipoparatiroidisme. Suntikan HPT didapatkan dari kelenjar paratiroid sapi.

Senyawa yang larut lemak. Terbukti berguna mengobati rakhitis yaitu penyakit yang banyak terdapat pada anak, terutama di daerah yang kurang mendapat sinar matahari.

Vit D mempunyai 2 fungsi fisiologi sebagai pengatur homeostatik kalsium plasma. Pengaturan ini diperlukan untuk mempertahankan kadar kalsium dan fosfat plasma yang penting untuk mineralisasi tulang dan untuk mempertahankan fungsi normal neuromuskuler serta fungsi lain yang tergantung kalsium.

Vit D berefek meningkatkan absorbsi kalsium dan fosfat melalui usus halus, sehingga menjamin kebutuhan yang cukup untuk tulang. Vit D memperlihatkan efek mobilisasi kalsium tulang ke plasma untuk selanjutnya mungkin digunakan pada mineralisasi tulang baru. Pada defisiensi vit D terjadi penurunan kadar kalsium plasma, selanjutnya merangsang sekresi HPT yang berakibat meningkatnya resorpsi tulang.

Pada bayi dan anak hal ini akan menyebabkan gangguan pada pembentukan tulang dikenal dgn penyakit rakhitis. Berkurangnya kalsifikasi menyebabkan deformitas tulang spt kifosis, skoliosis, osteomalasia, dll. Bayi memerlukan 400 unit/hari. Jumlah tersebut juga diperkirakan cukup untuk anak, orang dewasa, masa hamil dan laktasi.

Absorbsi vit D melalui saluran cerna cukup baik. Vit D3 diabsorbsi lebih cepat dan lebih sempurna. Gangguan fungsi hati, empedu dan saluran cerna akan mengganggu absorbsi vit D. Dalam sirkulasi, vit D diikat oleh alfa globulin yg khusus dan selanjutnya disimpan pada lemak tubuh untuk waktu yg lama.

Masa paruh 19-25 jam. Vit D disimpan dalam bentuk inert dalam tubuh, untuk menjadi bentuk aktif harus dimetabolisme terlebih dahulu melalui serangkaian proses hidroksilasi di ginjal dan hati. Metabolit terpenting adalah 25-HCC (hidroksikolekalsiferol) yang dibentuk di hati dan 1,25-DHCC yang dibentuk dari 25-HCC di ginjal.

1,25 DHCC jauh lebih efektif daripada 25HCC dalam meningkatkan absorbsi dan mobilisasi kalsium. Ekskresi vit D terutama melalui empedu dan dalam jumlah kecil ditemukan dalam urin. Vitamin D tersedia dalam beberapa macam bentuk sediaan, misalnya dalam minyak ikan yg biasanya juga mengandung vit A.

Anda mungkin juga menyukai