Anda di halaman 1dari 16

Hepatoma

Pembimbing: dr. E. Surya D. Pohan, Sp.B-KBD Oleh: Aneng Suwanti 07-023

Pendahuluan
Tumor hati dapat berbentuk primer atau sekunder. Tumor hati primer dapat berbentuk jinak atau ganas dan dapat timbul dari sel parenkim hati,epitel duktus biliaris atau dari jaringan penunjang mesenkim atau bisa berasal lebih dari satu sel-sel tersebut Tumor hati sekunder (metastase dihati) paling sering berasal dari metastase tumor saluran cerna, mammae atau paru.

Definisi
Hepatoma atau karsinoma hepatoseluler adalah

keganasan pada hepatosit dimana stem sel dari hati berkembang menjadi massa maligna yang dipicu oleh adanya proses fibrotik maupun proses kronik dari hati (cirrhosis)

Etiologi
Virus hepatitis
Aflatoksin Pencemaran air minum

Faktor Resiko
Sirosis hati
Obesitas DM

Alkohol

patogenesis
Replikasi DNA virus dari virus hepatitis dan

memproduksi HBV protein tidak dengan DNA sel hati. Protein ini merupakan suatu RNA. RNAberkembang dan mereplikasi diri di sitoplasma dari sel hatiperkembangan keganasanmenghambat apoptosis dan meningkatkan proliferasi sel hati.

Manifestasi klinis
Nyeri abdomen kanan atas
Perut kembung Anoreksia

Demam
Ikterus Asites Anemia

Pemeriksaan
Labolatorium

1. Alfa-fetoprotein (AFP) 2. HBV 3. HBC

Pemeriksaan
Imaging 1. USG 2. CT 3. MRI

Klasifikasi Stadium Klinis


Ia : tumor tunggal berdiameter < 3 cm Ib :tumor tunggal atau dua dengan diameter gabungan

<5 cm Iia :tumor tunggal atau dua tumor dengan diameter gabungan < 10cm, Iib :tumor tunggal atau multipel dengan diameter gabungan > 10 cm IIia :terdapat emboli tumor di pembuluh utama vena porta atau vena kava inferior, metastasis kelenjar limfe peritoneal

Diagnosis banding
AFP positif

1.kehamilan 2. metastasis hati dari kanker saluran digstif 3. hepatitis 4. serosis hati

Diagnosis banding
AFP negatif

1. hemangioma hati 2. abses hati 3. adenoma hati

Penatalaksanaan
Terapi operasi

1. hepatektomi 2. transplantasi hati

Penatalaksanaan
Terapi operatif non reseksi

1. kemoembolisasi arteri hepatik perkutan 2. injeksi alkohol absolut intra tumor perkutan 3. Ablasi Radiofrekuensi (RFA)

TERIMA KASIH