Anda di halaman 1dari 39

Rokok menjadi budaya masyarakat pada saat ini.

Masyarakat menganggap rokok sebagai :


Lambang Kemegahan Gaya Hidup Bermutu Tinggi

Mempunyai keunggulan

Sistem koloid dengan suatu zat padat / lebih terdispersi dalam gas dan uap

Rokok adalah silinder dari kertas

berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah.

Epidemiologi
Menurut perkiraan WHO, jumlah kematian yang terkait dengan rokok saat ini mencapai 5,4 juta orang per tahun, dan jika dibiarkan maka jumlah kematian dapat mencapai satu milliar pada akhir abad 21, yang mana 80% nya merupakan penduduk negara berkembang.

Epidemiologi
Setiap rokok yg dihisap memperpendek

umur pengisapnya selama 15 menit. Jika rata2 orang yg tidak merokok dpt hidup sampai 72 th, maka orang yg merokok 15 batang sehari umurnya akan berkurang sekitar 6 th. Orang yg merokok 2 bungkus sehari, umurnya akan berkurang 8 th.

Jenis rokok
A.Berdasarkan bahan pembungkus Klobot: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun jagung. Kawung: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren. Sigaret: rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas Cerutu: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau.

B. Berdasarkan bahan baku atau isi. Rokok Putih: rokok yang bahan baku atau isinya hanya daun tembakau yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. Rokok Kretek: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau dan cengkeh yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. Rokok Klembak: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau, cengkeh, dan kemenyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.

C. Berdasarkan proses pembuatannya. Sigaret Kretek Tangan (SKT): rokok yang proses pembuatannya dengan cara digiling atau dilinting dengan menggunakan tangan dan atau alat bantu sederhana. Sigaret Kretek Mesin (SKM): rokok yang proses pembuatannya menggunakan mesin. Sederhananya, material rokok dimasukkan ke dalam mesin pembuat rokok. Keluaran yang dihasilkan mesin pembuat rokok berupa rokok batangan.

D. Berdasarkan penggunaan filter Rokok Filter (RF): rokok yang pada bagian pangkalnya terdapat gabus. Rokok Non Filter (RNF): rokok yang pada bagian pangkalnya tidak terdapat gabus.

ROKOK
Asap Utama asap rokok yg terhisap langsung masuk ke paruparu perokok lalu di hembuskan kembali.

Asap Sampingan asap rokok yang dihasilkan oleh ujung rokok yang terbakar.

Kandungan Rokok
Analisis telah menunjukkan bahwa daun

tembakau mengandung sekitar 1000 zat kimia, dan setelah dibakar asap tembakau akan menghasilkan sekitar 4000 zat kimia baru.

http://www.bloggaul.com/bucksgen/

Kandungan dalam rokok

http://109high.blogspot.com/2006/08/kandungan-rokok.html

KANDUNGAN RACUN DALAM ROKOK


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

TIMBAL - bahan tambahan bensin KADMIUM - bahan aki mobil KROMIUM - senyawa organik HIDROGEN SIANIDA - racun untuk hukuman mati METIL ETIL KETON - pelarut karet sintesis FENOL - antiseptik untuk pembedahan FORMALIN - balsem pengawet mayat BENZENA - campuran bahan bakar mobil NIKOTIN - jenis pestisida TAR - bahan pengeras jalan

1. 2. 3. 4.

5. 6. 7. 8. 9.
10. 11. 12.

AMONIAK - pembersih lantai ARSENIK - racun semut ASETON - penghapus cat ASAM SULFURIK - bahan pupuk dan peledak BUTANA - bahan bakar korek api METANOL - bahan bakar roket NAPTALEN - kapur barus TOLUENA - pelarut industri VINIL KLORIDA - bahan plastik PVC DDT - insektisida yang terlarang HELLAC - bahan pengkilap kayu KARBONDIOKSIDA - gas buang dari knalpot

Dalam bentuk asap rokok:


1. Carbon Monoxide => mengganggu transport dan

pemakaian oksigen => pusing 2. Hydrocyanic acid => iritasi saluran nafas dan merusak cilia (rambut-rambut halus di saluran nafas) 3. Acetaldehyde => iritasi saluran nafas dan merusak cilia 4. Acrolein => iritasi saluran nafas dan merusak cilia 5. Ammonia => iritasi saluran nafas dan merusak cilia 6. Formaldehyde => iritasi saluran nafas dan merusak cilia 7. Oxides of nitrogen => iritasi saluran nafas dan merusak cilia 8. Nitrosamines => menyebabkan kanker 9. Hydrazine => menyebabkan kanker 10.Vinyl chloride => menyebabkan kanker 11. Dan lain-lain

Kandungan Rokok yg Berbahaya

ROKOK

TAR
NIKOTIN

KARBON MONOKSIDA (CO)

TAR (TER)
Asap tembakau yg sudah dingin, berupa cairan, partikel2 kecil & gas yg lengket bersama, membentuk bahan yg berwarna hitam & bau

Mengandung bahan kimia yang beracun, dpt mengendap & merusak sel paru-paru (silia, sel epitel, sel goblet) & menyebabkan kanker

NIKOTIN

Salah satu jenis obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah, nikotin membuat pemakainya kecanduan.

Tanpa rokok ,anda mengalami gejala-gejala yang kurang enak misalnya : - cepat marah, hampa atau geram. - Cemas atau gelisah. - Stres dalam bekerja.

Efek Nikotin
Menyebabkan kel.adrenalin melepaskan hormon adrenalin. Meningkatkan denyut jantung.

Menaikkan tek.darah.
Meningkatkan kolesterol darah. Meningkatkan kebutuhan oksigen (zat

asam). Aritmia. Membuka sel2 yg membentuk dinding arteri aterosklerosis.

Mengandung Gas Toksid yang ada pada asap kereta

Karbon Monoksida dari gas ini menyebabkan darah kurang berkemampuan menyerap oksigen ke dalam paru-paru Berisiko menyebabkan penyakit Paru-paru

Efek CO

Menggantikan oksigen dari hemoglobin. Menghalangi pelepasan oksigen. Mengurangi kemampuan berolahraga. Mengentalkan darah meningkatkan proses pembekuan darah. Mempercepat terjadinya aterosklerosis.

Zat-zat karsinogen
Zat-zat karsinogen (pemicu kanker) yang terkandung pada rokok diantaranya adalah: -vinyl chloride

-benzoa (a) pyrenes -nitroso-nor-nicotine

mobcrew4artikel.blogspot.com/2008/08/rokok.html

Zat-zat Lainnya
Sianida menghambat penggunaan

oksigen di dalam sel. Benzopyrene (zat pada tar) kanker:


Pangkal Tenggorok (nasofaring) Mulut Paru Kerongkongan (esofagus) Kandung kemih Ginjal Pankreas

Efek Merokok
iritasi mata sakit kepala pusing sakit tenggorokan batuk emfisema Gangguan pada janin dalam kandungan Gangguan pada pernafasan bayi dan anak kecil sesak nafas

Dampak paru-paru
Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran napas dan jaringan paru-paru.

Pada saluran napas besar, sel mukosa membesar (hipertrofi) dan kelenjar mucus bertambah banyak (hiperplasia). Pada saluran napas kecil, terjadi radang ringan hingga penyempitan akibat bertambahnya sel dan penumpukan lendir. Pada jaringan paru-paru, terjadi peningkatan jumlah sel radang dan kerusakan alveoli.

DEXA MEDIA, No. 4, Vol. 20, Oktober - Desember 2007

Akibat perubahan

anatomi saluran napas, pada

perokok akan timbul perubahan pada fungsi paruparu dengan segala macam gejala klinisnya.

Penyakit obstruksi paru menahun (PPOM).

DEXA MEDIA, No. 4, Vol. 20, Oktober - Desember 2007

Penyakit Paru Akibat Rokok


Bronkitis
Kanker paru Hipertensi pulmonal PPOK Emfisema paru TBC Asma

Kanker paru

www.komunitaskankerrokok.com

Rokok Merusak Sistem Enzim Paru-paru


MAO A, jenis enzim yang fungsinya mengatur keadaan jiwa dan salah satu enzim yang berkontribusi memecah senyawa kimia yang mengatur tekanan darah MAO A memecah senyawa kimia yang menganggu tekanan darah, sedangkan paru-paru merupakan organ metabolisme utama tempat senyawa-senyawa tersebut didegradasi. Menurunnya konsentrasi MAO A di paru-paru perokok merupakan salah satu efek merokok, termasuk perubahan tekanan darah dan fungsi paru-paru.
www.kompas.com

MAO A perokok lebih rendah 50 persen daripada bukan perokok

perubahan tekanan darah dan fungsi paru-paru.

www.kompas.com

ROKOK

KARBON MONOKSIDA M kemampuan makrofag membunuh bakteri

TAR

NIKOTIN

EMBOLIS PARU

VASOKONSTRIKSI PEMB.DARAH

infeksi

ARTEROSKLEROSIS

Penyerangan sel Radang Ke sal.nafas


Sel radang menghsilkan Alstolik proteinase

HIPERTENSI PULMONAL

Kerusakan matrix Ekstraseluler pru

Kerusakan jaringan paru

Gangguan aliran udara

PPOK

HIPERINFLASI PARU

Obat TERAMPUH

Apabila berhenti merokok


20 menit: Tekanan darah dan denyut nadi kembali

normal. 8 jam: Tingkat tar dan karbon monoksida dalam darah menurun setengahnya, tingkat oksigen kembali normal 24 jam: Karbon monoksida hilang dari tubuh Paruparu mulai menjadi bersih, lendir dan kerak mulai hilang 48 jam: Tidak ada lagi tar yang tinggal di dalam tubuh Kemampuan indra perasa dan penciuman meningkat pesat
www.blogkedokteran.com

72 jam: Bernafas menjadi lebih mudah Saluran pernafasan mulai rileks dan tingkat energi meningkat 2 - 12 minggu: Sirkulasi meningkat 3 - 9 bulan: Batuk, serak dan masalah pernafasan menurun sementara fungsi paru-paru meningkat sampai di atas 10% 1 tahun: Resiko terhadap serangan jantung menurun sampai sekitar setengah dari resiko perokok 10 tahun: Resiko terhadap kanker paru-paru

menurun sampai sekitar setengah dari resiko perokok 15 tahun: Resiko terhadap serangan jantung sama seperti orang yang tidak pernah merokok

www.blogkedokteran.com