Anda di halaman 1dari 27

MANAGEMENT STRATEGIK

Session 1

M. Asri Hasan Basri, MM

Tata Tertib Kelas


30 menit setelah dosen masuk kelas, mahasiswa tidak diperkenankan masuk. Mahasiswa tidak diperkenankan ngobrol di dalam kelas, kecuali mendiskusikan materi ajar. Mahasiswa tidak diperkenankan menggunakan hp di dalam kelas. Mahasiswa yang bisa mengikuti ujian adalah mahasiswa yang aktif mengikuti kuliah minimal 70% dari jumlah pertemuan yang ada.
2

Komponen Penilaian
No
1
2 3 4

Variabel Yang Dinilai


Presensi Kehadiran Kuliah
Tugas PR dan Quiz Responsi Ujian Tengah Semester (UTS) Ujian Akhir Semester (UAS) Total Bobot Nilai

Bobot
10%
25% 25% 40% 100%

No
1 2 3 4

Kisaran Nilai dalam Angka


81 100 71 80 56 70 46 55

Nilai Huruf
A B C D

00 - 45

Main Reference
Muhammad Soewarsono, 2004, Manajemen Strategik : Konsep dan Kasus , Penerbit : YKPN, Yogya.

Add. Referensi

Amirullah & Rindyah Hanafi, 2002. Pengantar Manajemen. Graha Ilmu, Yogyakarta. James A.F. Stoner & R. Edward Freeman. Manajemen, edisi Indonesia, jilid 1 dan 2. Intermedia, Jakarta Stephen P. Robins & Mary Coulter, 1999. Manajemen, edisi Indonesia, jilid 1 dan 2. PT. Prehellindo, Jakarta. M.A. Mukhyi, 1995. Pengantar Manajemen Umum, Gundarma, Jakarta. Fx. Soedjadi, 1997. Analisis Manajemen Modern, Kerangka pikir dan beberapa pokok aplikasi. Gunung Agung, Jakarta. Sondang P. Siagian MPA, 1996. Fungsi-fungsi Manajemen. Bumi Aksara, Jakarta. Sukanto Reksohadiprodjo, 1986. Dasar-dasar Manajemen. BPFE, Yogyakarta

CONTACT PERSON DOSEN


Mahasiswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi dengan dosen diluar jadwal perkuliahan, bertempat di : Ruang Dosen UPB, Setiap Hari : Jumt dan Sabtu Jam 14.00-18.00. Diluar Jadwal diatas dapat berkonsultasi dengan membuat janji terlebih dahulu HP. (085668224850, 085219400547) atau (02133880948) Konsultasi & Pengiriman Tugas Via E-mail, dikirimkan ke email addresses: masri_upb@yahoo.com
5

Session 1

KOMPONEN DAN EVOLUSI MANAJEMEN STRATEGIK

MANAGEMENT STRATEGIK
M. Asri Hasan Basri, MM

Materi Kuliah

Minggu 1 Minggu 2 Minggu 3 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 6 Minggu 7 Minggu 8

: Perkenalan & Bab 1 : Bab 2 : Bab 3 : Bab 4 : Bab 5 : Bab 6 : Bab 7 &8 : UTS
7

Materi Kuliah

Minggu 9 Minggu 10 Minggu 11 Minggu 12 Minggu 13 Minggu 14 Minggu 15

: Bab 9 : Bab 10 : Bab 11 : Bab 12 : Bab 13 : Bab 14 : UAS


8

Session 1

Komponen dan Evolusi Manajemen Strategik MANAGEMENT STRATEGIK

M. Asri Hasan Basri, MM

Lecture Objectives
1. Memahami Pengertian dari Determinan Perusahaan

2. Mengerti dan memahami Komponen-komponen Manjemen Strategik


3. Mengetahui Perkembangan Manajemen Strategik 4. Manajemen Strategik: Dahulu dan Sekarang 5. Membahas tentang Intensitas Manajemen Strategik

6. Membahas apa Manfaat Manajemen Strategik

10

Manajemen Strategik diperkenalkan secara formal pertama kali pada awal dasawarsa enampuluhan, manajemen strategik mendapat sambutan yg luar biasa bahkan terkesan berlebihan Konsep dan teknik analisisnya, diperlakukan sebagai alat bantu utama dalam pengambilan keputusan manajerial. Komponen dasar dari manajemen strategik adalah :
11

Komponen dasar dari manajemen strategik adalah :

Asumsi Proses Teknik Analisis

12

1. Determinan Tujuan Perusahaan


Perusahaan didirikan dengan berbagai tujuan pokok antara lain :

Memperoleh laba Meningkatkan harga saham Meningkatkan volume penjualan Mempertahankan kelangsungan hidup.

13

1. Determinan Tujuan Perusahaan (cont)


Untuk mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan, manajemen perlu memperhatikan 2 faktor yakni : a. Faktor Eksternal Merupakan lingkungan bisnis yang melengkapi operasi perusahaan yang daripadanya muncul peluang (opportunity) dan ancaman-ancaman (threat). Faktor ini mencakup : Lingkungan industri Lingkungan bisnis makro.
14

b. Faktor Internal * Yang meliputi semua manajemen fungsional antara lain : Manajemen Pemasaran Manajemen Keuangan Manajemen Operasi Manajemen SDM Penelitian dan pengembangan SIM (sistem informasi management) Budaya Perusahaan. Secara Skematik digambarkan sbb:

15

Faktor Ekternal (Ling. Bisnis) Lingkungan Industri Lingkungan Makro Lingkungan Ekonomi Lingkungan Teknologi Lingkungan politik Lingkungan hukum Lingkungan kependudukan Lingkungan sosial budaya

Tujuan Perusahaan Laba Harga Saham Penjualan Kelangsungan hidup

Faktor Internal (Lingkungan Bisnis) Manajemen fungsional Manajemen pemasaran Manajemen keuangan Manajemen operasi Manajemen SDM Penelitian dan pengembangan (R&D) Sistem Informasi Manajemen (SIM) Budaya Organisasi

16

2. Pengertian dan Komponen Manajemen Strategik


* Manajemnen strategik dapat diartikan sebagai usaha manajerial menumbuh kembangkan kekuatan perusahaan untuk mengeksploitasi peluang bisnis yang muncul guna mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan sesuai dengan misi yang telah ditentukan.

17

Sedangkan komponen pokok manajemen strategik meliputi : Analisis lingkungan bisnis yang diperlukan untuk mendeteksi peluang dan ancaman bisnis. Analisis profil perusahaan untuk mengidentifikasikana kekuatan dan kelemahan perusahaan. Strategi bisnis yang diperlukan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan memperhatikan misi perusahaan. Misi perusahaan
18

3. Perkembangan Manajemen Strategik


Dengan penyederhanaan yang agak berlebihan, sejarah perkembangan manajemen strategik dengan menggunakan tolak ukur waktu di negara maju dapat dikelompokkan dalam 4 tahapan: 1. Anggaran dan pengawasan keuangan Adalah modal perencanaan perusahaan yang dikenal pertama kai oleh para eksekutif perusahaan. 2. Perencanaan Jangka panjang Merupakan modal perencanaan perusahaan dimana semua konsep, teknik dan alat analisa yang digunakan pada model tahap pertama tetap digunakan namun sudah mulai menerapkan untuk jangka waktu panjang, biasanya mencakup 5 tahunan.

19

3. Perencanaan strategik perusahaan Adalah model perencanaan perusahaan yang menitik beratkan pada hal pemasaran, khususnyaa dalam hal pemenuhan kepuasan konsumen. 4. Manajemen strategik Adalah perkembangan lebih jauh daria model-model yang sudah ada khususnya tahapan ketiga.

20

4. Manajemen Strategik : Dahulu dan Sekarang

21

Komponen

Dahulu
Identifikasi pertumbuhan pasar untuk memaksimalkan laba Keberaturan, tidak fleksibel Mengurangi spekulasi dan ketidakpastian Analisis dan rasional Hasil akhir, kertas kerja administratif Kompleks, ekstensif Data kuantitatif, hasil prakiraan Jangka panjang Perencanaan

Sekarang
Identifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan agar mampu bertahan dan siap menangkap peluang Diskontinuitas, fleksibel Spekulasi terencana dan berjalan seiring dengan ketidakpastian Analisis, rasional, intuisi, dan seni Proses perumusan, peneguhan komitmen Sederhana, singkat dan padat. Data kualitatif, pendapat, penilaian, evaluas Relatif Pendek

1. Tujuan

2. Asumsi

3. Filosofi

4. Komitmen 5. Bentuk 6. Isi 7. Waktu 8. Penyusun

Eksekutif bersama perencanaan

22

5. Intensitas Manajemen Strategik


Intensitas dan formalitas manajemen strategik berbeda dari satu perusahaan ke perusahaan yang lain. Cukup banyak perusahaan yang menyusun manajemen strategik secara komprehensip, detail dan memberikan tekanan pada akurasi. Biasanya dijumpai pada perusahaan besar dan modern karena tersedia dana dan tenaga yang cukup lebih banyak lagi perusahaan yang menyusun managemen strategik secara sederhana dan parsial.

23

5. Intensitas Manajemen Strategik (cont.)


Jenis ini lebih banyak dijumpai pada perusahaan kecil dan menengaha yang biasanya tidak memiliki cukup dana dan tenaga ahli. Banyak faktor yang mempengaruhi intensitas dan formalitas penyusunan manajemen strategik yang secara sederhana dapat dilihat pada tabel berikut :

24

6. Manfaat Manajemen Strategik


Sepanjang pemahaman dan praktek manajemen strategik yang dikenal oleh eksekutif perusahaan tidak menyimpang terlalu jauh, maka perannya yang signifikan dalam membantu perusahaan untuk mencapai tujuan tetap dapat diharapkan. Termasuk di dalamnya peran historis yang selama ini telah disandangnya, yakni untuk membantu manajemen dalam melakukan pilihan strategi bisnis dengan pendekatan yang logis, rasional dan sistematis.

25

6. Manfaat Manajemen Strategik (cont)


Manajemen strategik sejak dini mulai mencoba melakukan perencanaan dengan mengintegrasikan fungsi manajemen lain dan prasarana dasar yang dimiliki oleh perusahaan sebagai pendukung. Manajemen strategik dapat berfungsi sebagai sarana mengkomiunikasikan tujuan perusahaan dan jalan yang hendak ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut kepada: pemilik, eksekutif, karyawan dan pihak-pihak lain yang berkepentingan.

26

End Session 1

Thank See you in Session 2


M. Asri Hasan Basri, MM