Anda di halaman 1dari 26

BAB IV KLASIFIKASI MIKROORGANISME

Sampai abad 18 organisme hidup : - tumbuhan - hawan Sesudah abad 18 organisme hidup : - tumbuhan - hewan - mikroorganisme
Posisi mikroorganisme dalam dunia kehidupan :

- Tahun 1866 E.H. Haeckel (Zoologiwan Jerman) : Mikroorganisme masuk dalam kerajaan (Kingdom) baru yang disebut : PROTISTA. Protista atau mikroorganisme yang bukan hewan dan tanaman ini sebagian besar terdiri dari hanya satu sel Protista terdiri dari : - Bakteri - Alga (Berwarna) - Fungi (kapang dan khamir) - Protozoa (tingkat tinggi)

Bakteri E. Coli

Algae

alga merah

Gambar Fungi

Sel Protista dibagi menjadi : -Sel Prokaryot : Mikroorganisme yang tidak mempunyai dinding inti Sel. Contoh : Bakteri, Siano Bakteria (ganggang hijau) - Sel Eukaryot : Mikroorganisme yang mempunyai inti sejati. Contoh : algae, protozoa, jamur, cendawan, jamur berlendir Sel Prokaryot : mengandung semua peralatan biokimia yang diperlukan untuk reproduksi diri sendiri,untuk pengambilan dan penggunaan energi serta bahan-bahan dari sekelilingnya Sel Eukaryot : terdapat banyak struktur yang teratur dan mempunyai fungsi fungsi khusus

-Tahun 1969 R.H Whittacker : skema klasifikasi yang lebih mutakhir dan dianut hingga saat ini Dalam system ini membagi makhluk hidup menjadi 5 kingdom : 1. Monera 2. Protista 3. Fungi 4. Plantae 5. Animalia : bakteri + ganggang biru hijau : mikroalgae + protozoa : ragi + cendawan : tumbuhan : hewan

1)KingdomMonera
Monera meliputi makhluk hidup yang sangat sederhana. Termasuk ke dalam kingdom ini adalah bakteri dan alga biru (Cyanophyta). Monera bersifat prokariotik, sel-selnya mempunyai nukleus atau inti sel yang tidak bermembran. Kromosomnya tunggal dan berbentuk melingkar. Klorofil tersebar dan tidak terlindung oleh membran. 2)KingdomProtista

Termasuk ke dalam kingdom ini adalah organisme yang bersel tunggal bersifat eukariotik. Eukariotik berarti inti sel-selnya telah bermembran, meliputi protozoa dan alga. Sistem klasifikasi ini dirintis oleh Ernst Haeckel

3) Kingdom Mycota (Fungi)

Kingdom ini meliputi makhluk hidup yang tidak mempunyai klorofil, sehingga tidak dapat mensintesa makanan sendiri atau bersifat heterotrop, ada yang bersifat parasit, ada juga yang bersifat saprofit. Termasuk di dalamnya adalah berbagai jamur, seperti jamur merang, jamur kuping dan jamur oncom.
4) Kingdom Plantae Kingdom ini meliputi makhluk hidup yang mampu melakukan fotosintesis, yaitu makhluk hidup yang mempunyai klorofil, sehingga dapat hidup tanpa mengambil energi dari organisme lain. Makhluk itu disebut organisme autotrop. 5) Kingdom Animalia Kingdom ini meliputi makhluk hidup eukariotik bersel banyak, bersifat heterotrop, meliputi Porifera, Platyhelminthes, Hydrozoa, Nematoda, Rotifera, Annelida, Molusca, Arthropoda, Echinodermata dan Chordata.

Sistematika mikroba

Sistematika mikroba : kegiatan klasifikasi penanaman dan identifikasi m.o


Identifikasi taksonomi Nomenklatur Taksonomi (klasifikasi makhluk hidup) : Pengelompokan makhluk hidup secara sistematika dari unit-unit menjadi kelompok-kelompok yang lebih besar Nomenklatur : Tata nama makhluk hidup system binomial

Tata nama bakteri harus mengikuti : Internasional Code of Nomenklatur of Bacteria

Tata nama ragi dan cendawan harus mengikuti : Internasional Code of Nomenklatur of Botanical Nomenclatur Tata nama protozoa harus mengikuti : Internasional Code of Nomenklatur of Zoological Nomenclatur

Katagori Taksonomi : Species : Organisme-organisme yang terdiri dari 1 jenis : Sekelompok species yang serupa : Sekelompok Genus yang serupa

Genus/tribe Famili Ordo Devisio/ Class Phylum Kingdom

: Sekelompok famili yang serupa


: Sekelompok Ordo yang serupa : Sekelompok Devisio/ Class yang serupa : Seluruh organisme didalam hirarki ini

Tata nama Ilmiah mikroorganisme


1. Setiap species diberi nama dengan system binomial yang terdiri dari 2 Kata. Contoh : Bacillus subtilis.

(a)Dari kata latin/yunani, atau dari nama orang yang dilatinkan


Dari bahasa latin : Bacillus = batang kecil Lactobacillus = batang kecil dalam susu Sarcina = paket/ bundel Dari bahasa Yunani : Micrococcus = butir kecil Clostridium = kumparan Dari nama orang yang dilatinkan : Pasteurella = Louis Pasteur Erwinia = Erwin F Smith Neisseria = Albert Nesser

Huruf pertama dari Genus harus huruf besar (b)Kata kedua : Semua ditulis dalam huruf kecil - sifat - bentuk : Bacillus albus (Bacillus putih) : Clostridium disolvens (Clostridium yang larut) - kepunyaan : Salmonella pullorum (salmonella yang hidup pada ayam) Bacillus radicicola (Bacillus yang tumbuh di akar) (c) Kata pertama dan kedua ditulis dengan huruf miring atau huruf yang tidak miring, diberi garis bawah.

Contoh : Bacillus subtilis atau Bacillus subtilis

2. Nama dari orang yang memberi nama species dapat dituliskan setelah kata kedua.
Contoh : Bacillus coagulans (Hammer) 3. Nama varieties dituliskan sebagai berikut : Contoh : Streptococcus Lactis van maltigenes 4. Penulisan nama spesies dalam suatu karya tulis tidak perlu utuh setelah penulisan sebuah nama lengkap.

Contoh : Clostridium tetani cukup ditulis sebagai : C. tetani pada penulisan kedua dan berikutnya. Pseudomonas aeroginosa P. aeroginosa

STRUKTUR SEL Diagram sel eukaryot

Dinding sel dan membrane Kulit luar dari sel : - zat karbohidrat - protein Fungsi : sebagai pelindung Dalam dinding sel terdapat : membrane sel, merupakan lapisan semi permeable. Tempat enzim untuk respirasi dan transport

Inti sel (nucleus) Inti sel eukaryot : - DNA (Deoxyribo Nucleic Acid), lebih panjang dari pada DNA pada prokaryot - DNA + protein tertentu kromosom

Nukleolus

: Mengandung RNA (Ribonucleic acid) berfungsi dalam sintesa protein. : - tempat sebagian besar dari aktifitas metabolisme - tempat terjadinya oksidasi karbohidarat, lemak dan asam amino menjadi CO2 dan H2O. - merupakan sumber energi bagi m.o non fotosintetik, melalui respirasi

Mitokondria

Retikulum Endoplasmik : merupakan saluran-saluran sitoplasma yang merupakan sistem versikel kempis yang saling berhubungan Vacuola : memisahkan prduk-produk buangan, garam-garam dan zat-zat lain yang tak berguna dari sel

Membran Sitoplasma : - terdiri dari fosfolipid dan protein Fungsi : - permeabilitas selektif dan pengangkutan larutan ke dalam sel - pengeluaran eksoenzim hidrolitik

Ribosom

: merupakan noda-noda kecil di permukaan Retikulum Endoplasmik, sebagai tempat pembentukan protein. : dikelilingi membran kecil yang mengandung enzim penghidrolisa, dapat memecahkan materi yang dibawa dari luar kedalam sel : - untuk sekresi produk-produk sel - membantu pembentukan membran sel dan membran Lysosome : tempat fotosintesa CO2 + H2O karbohidrat pati

Lysosome

Aparat Golgi

Kloroplast

Diagram sel prokaryot

Granul-granul cadangan makanan : tergantung jenis m.o nya.

Contoh
Fungsi

: E.Coli, terdapat polimer dari gula sederhana


: pada saat dibutuhkan cadangan makanan terurai secara enzimatik : khromosome tunggal dari DNA double-helik, melingkar rumit : mengandung + 65% RNA dan 35% protein : bagian dari cytoplasma yang larut dalam air, mengandung 20% protein : Bakteri dapat bergerak-gerak dengan menggunakan flagel (dari kata flagellum yang berarti bulu cambuk)

Zona inti

Ribosom Cytosol

Flagel

Flagel banyak terdapat pada golongan spiril dan basil (batang). Kedudukan flagel berdasarkan tempatnya. Diklasifikasikan sbb :

Gambar a

: flagel hanya satu, dan melekat pada ujung sel, maka bakteri disebut : monotrik : flagel melekat pada satu ujung sel dan banyak, maka bakteri disebut : lofotrik : flagel melekat pada kedua ujung sel, maka bakteri disebut : amfitrik : flagel tersebar dari ujung-ujung sampai pada sisi, maka bakteri disebut : peritrik : Suatu spesies yang tidak mempunyai flegel sama sekali, maka bakteri disebut atrik

Gambar b

Gambar c

Gambar d

Gambar e

KOMPOSISI UNSUR DALAM SEL

C,O,N,H,P,S K,Na,Ca,Mg,Cl,Fe Mn,Co,Zn,Al

Senyawa Organik ion-ion mono atom unsur-unsur lain (total 27 unsur)

Anda mungkin juga menyukai