Anda di halaman 1dari 11

PERKEMBANGAN IMUNOTERAPI PADA KANKER PAYUDARA

OLEH

YULINDAWATY MOONTI 8214 12 054 JURUSAN FARMASI FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN DAN KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO


2013

PERKEMBANGAN IMUNOTERAPI PADA KANKER PAYUDARA


Pemakaian radioterapi dan kemoterapi pada penderita

kanker

tidak

bersifat

spesifik

sehingga

banyak
Beberapa antibodi,

menimbulkan efek samping, pendekatan yang mungkin paling menjanjikan adalah dengan imunoterapi. berbasis

imunoterapi yang telah dikembangkan pada karsinoma


payudara antara lain; sel T. Tulisan ini imunoterapi pemberian vaksin, transfer sel T adaptif dan transfel gen membahas metode tersebut dan aplikasinya.

Immuno surveillans adalah suatu proses pembersihan


sel yang tumbuh secara abnormal yang dilakukan oleh sistem kekebalan tubuh. Immuno surveillance hypothesis pertama

kali dimunculkan pada tahun 1970 oleh Burnet & Thomas.


Diperkirakan 1 diantara 8 wanita di Amerika Serikat ( 12,8%) mengidap karsinoma payudara selama hidupnya. Tiap tahun 180.000 kasus baru

invasive

breast

cancer

terdiagnosis dengan lebih dari 40.000 angka kematian


terjadi di AS sedangkan lebih dari 1 juta kasus baru dan 370.000 kematian tiap tahunnya terjadi di seluruh dunia. Ini menunjukkan bahwa metode pengobatan yang efektif sangat

dibutuhkan untuk memberantas penyakit ini.

IMUNOTERAPI BERBASIS ANTIBODI


Mekanisme imunoterapi yang berbasis antibodi adalah

interaksi antara antibodi dan antigen yang bertujuan


membersihkan sel-sel tumor. Pada gambar 1 terlihat beberapa mekanisma eliminasi tumor berbasis antibodi.

Pada dua dekade lalu beberapa peneliti melaporkan adanya


antibodi yang bereaksi terhadap murine mammary tumor

virus yang terdapat dalam protein serum karsinoma


payudara seseorang yang orang tuanya menderita karsinoma payudara juga 5,6,7 .

Selanjutnya, ditemukan circulating immun complex

antara antibodi dan murine mammary tumor virus.5,6 Berdasarkan data ini dapat disimpulkan bahwa antigen
tumor bisa menginduksi humoral immun respons pada

penderita karsinoma payudara. Walaupun bukti-bukti hasil


reaksi antibodi dengan immune mammary tumor virus dalam

serum penderita karsinoma payudara tersebut belum


diketahui, data terbaru menunjukkan bahwa imunisasi dengan antigen tumor payudara

HER-2/neu

(human

epidermal growth factor rec.2) peptides dan MUC-1 protein berhasil menginduksi humoral immune response
dengan aktivitas anti tumor pada binatang percobaan.

GAMBAR MEKANIS ME ANTIBODY BASED IMMUNOTHERAPY

IMUNOTERAPI BERBASIS VAKSIN


Berbeda dari antibody based immunetherapy, T cell

based immunotherapy menggunakan anti tumor cytotoxic T lymphocytes sebagai senjata untuk membunuh sel-sel
tumor. Beberapa metode yang sedang dikembangkan adalah

cancer vaccine immunotherapy, adoptive T cell transfer immunotherapy dan T cell receptor gene transfer immunotherapy. Para penderita kanker tentunya sangat
bergembira bila cancer vaccine immunotherapy. Dapat

diterapkan Penelitian vaccine immunotherapy masih dalam


perkembangan dan ditemukan vaksin kanker yang dapat merangsang aktivitas sel T CD8 dan CD.

IMUNOTERAPI DENGAN PEMBERIAN SEL T ADAPTIF


Pertama Percobaan kali diperkenalkan pada pada tahun 1980. yang klinik penderita melanoma

memperlihatkan adoptive T cell transfer immunotherapy


cukup menjanjikan untuk menginduksi anti tumor immune

response. Mekanismenya adalah jaringan tumor primer


diambil dari penderita kanker melalui pembedahan. Anti tumor ini dikemudian diinkubasi bersama sel T secara in

vitro agar terjadi pertumbuhan antitumor lymphocytes. Anti tumor lymphocytes kemudian berekspansi ke sejumlah
T cells biasanya 109-1011 dan sel T adaptif ini kemudian
ditransfer ke penderita kanker.

Antitumor T cells

selanjutnya menyerang tumor dan membunuhnya.

IMUNOTERAPI DENGAN TRANSFEL GEN

RESEPTOR SEL T
T cells receptor gene transfer immunotherapy didasarkan pada kenyataan bahwa TCR adalah satusatunya
struktur pada permukaan T cell yang dapat menentukan
pengenalan antigen walaupun fungsi T cell diatur melalui sejumlah interaksi dengan sejumlah T cell lainnya.2

Sebagai konsekuensi, transfer TCR ke dalam recipient cell dapat digunakan sebagai strategi pada transfer secara
pasif dari T cell immunity. Transfer T cell receptor ditujukan langsung terhadap

minor histocompatibility

antigen (MH Ag S) yang diekspresikan pada cell-cell hematopoitic.

KESIMPULAN
Imunoterapi adalah pengobatan yang menggunakan sistem kekebalan tubuh pasien dalam melawan kanker. Tujuan penggunaan immunoterapi penyakit kanker adalah eradikasi sel-sel tumor jangka panjang tanpa efek balik pada jaringan normal. Pendekatan konvensional seperti kemoterapi dan radioterapi seharusnya dibatasi oleh karena kurangnya spesifisitas dan kemampuan toksisitasnya. Pemahaman lebih jauh mengenai respon imun spesifik terhadap tumor dan mekanisme toleransi telah memberikan sumbangsih yang besar dalam mengembangkan terapi terhadap kanker.

TERIMA KASIH