Anda di halaman 1dari 8

Stull Stoping

By : Slamet Cahyono & Agus Setiawan

Support Metode

Stull Stoping merupakan suatu metode

penambangan yang menggunakan penyanggaan dan dipasang langsung dari Hanging Wall ke Foot Wall. Sistem ini pada umumnya menggunakan sistem penyangga berupa Timber.

Stul Stoping cocok untuk endapan yang memiliki sifat sifat sebagai berikut :
Bijihnya agak kuat, tapi country rocknya

mudah pecah menjadi bongkah bongkah (slabs) sehingga perlu penyanggaan. Dip tidak terlalu berpengaruh, akan tetapi dip yang besar akan lebih menguntungkan. Ketebalan endapan berkisar antara 1 3 meter, yaitu ketebalan yang masih bisa dicapai Timber. Bijihnya harus memiliki nilai yang tinggi di mana memerlukan penambangan yang recovery-nya tinggi.

Adapun tahapan dalam penambangannya adalah :



Drilling (Pengeboran) : Hand-Held Pneumatic,
Percussion Drill. Dengan ukuran lubang bor 1,5 2,5 inci (38 64 mm). Blasting (Peledakan) : ANFO, Slurries. Loading (Pemuatan) : Alat yang digunakan untuk melakukan pemuatan material antara lain, scraper, loader atau LHD. Hauling (Pengangkutan) : Menggunakan LHD, Truck, dan Rel.

Keuntungan dan Kerugian


Adapun keuntungan dari sistem penambangan Stull Stoping ini adalah : Metodenya sederhana. Memerlukan mekanisme yang sedikit. Biaya development yang rendah. Selektif untuk deposit pada sudut manapun. Tingkat keamanan penyanggaan penambangan sangat baik (< 90%)

Adapun kerugian dari sistem penambangan Stull Stoping ini adalah : Produktivitas rendah. Nilai produksi rendah, karena skalanya kecil. Biaya penambangan yang tinggi ( biaya relative : 70% ) Kurang efektif dan lambat. Banyak memerlukan timber, Sehingga memerlukan biaya yang tinggi. Aplikasi terbatas pada penambangan.

TERIMA KASIH