Anda di halaman 1dari 12

Nama Kelompok : Heri Susanto 5115111003 Heru Anjar 5115111027 Adi Gunawan 5115111033 Riza Yudha A.

5085111017

BAMBU dalah tanaman jenis rumput-rumputan dengan rongga dan ruas di batangnya. Bambu memiliki banyak tipe. Nama lain dari bambu adalah buluh, aur, dan eru.

Bambu Apus (Gigantochloa apus) ukuran rata rata tinggi batang 6-13 m, jarak ruas 45 65 cm, berdiameter 4 -10 cm, dan tebal 3 15 mm. Karena pahit, bambu apus paling tahan terhadap serangga. Fisiknya lurus, liat, berserat panjang. Biasa digunakan untuk membuat gording, kasau, reng, gedhek (dinding anyaman bambu), pagar, furniture.

Bambu Gombong (Gigantochloa atroviolacea) Sering disebut bambu hitam/pring wulung/awie hideung karena warnanya cenderung gelap, hijau kehitaman, atau ungu tua. Panjang batang mencapai 15- 20 m dengan ruas 40-50 cm, berdiameter 7-10 cm, dan tebal 20 mm. Bambu ini cukup getas, tidak liat. Lazim digunakan untuk membuat rusuk-rusuk rumah, juga bahan kerajinan, anyaman, hiasan dinding, dll.

Bambu Petung (Dendrocalamus asper ) Relatif paling kokoh, keras, dengan serat besar. Berdiameter 10-15 cm, tebal 50 mm, jarak antarruas 40-60 cm, dan panjang batang mencapai 20-25 m, bahkan lebih. Karena relatif paling besar, bambu petung/betung biasa dipakai sebagai elemen struktur bangunan. Kolom, balok cincin, juga tiang pancang (dimasukkan ke dalam kolom struktur, diberi tulangan dan dicor beton). Dua jenis yang paling sering dipakai, yakni petung hijau dan petung hitam.

Bambu Peting (Gigantochloa levis) Mirip bambu petung, hanya lebih kecil, lebih bersih, dan tidak banyak serabutnya dibanding bambu petung. Berdiameter 8-15 cm dengan ketebalan 30 40mm. Bambu Kuning (Phyllostachys sulphurea) Batang lurus, kuning gading, bertekstur halus, kontras dengan daunnya yang hijau terang sepanjang 20 cm dan selebar 5 cm. Panjang batang mencapai 3 m.

- Bahan Alami yang dapat diperbaharui Sangat cepat pertumbuhannya (hanya perlu 3 s/d 5 tahun sudah siap tebang) - Pada berat jenis yang sama, Kuat tarik bambu lebih tinggi dibandingkan kuat tarik baja mutu sedang. Kuat tarik bambu 28.000PSI sedangkan kuat tarik baja 24.000PSI. - Ringan. - Bahan konstruksi yang murah.

Rentan terhadap rayap. Jarak ruas dan diameter yang tidak sama dari ujung sampai pangkalnya. Dalam penyambungan bambu dalam konstruksi susah untuk di aplikasikan.

a. Pengawetan cara tradisional Merendam bambu dalam kolam, air yang mengalir (sungai), air laut, lumpur dsb, Kerugian jika bambu direndam dalam air yang mengalir adalah daya tahan bambu akan bertambah buruk (lapuk), Bambu yang sudah ditebang dibiarkan buluhnya masih tetap bersama cabang dan daunnya, sampai beberapa hari. Perlakuan ini dimaksudkan agar pati yang ada di dalam buluh bambu masih dimanfaatkan sebagai metabolisme sehingga pati di dalam buluh bambu berkurang, Pengasapan dan pemanasan, maksudnya untuk mengusir hama dan merusak zat pati yang ada di dalam buluh bambu, Menutupi pori buluh bambu dengan kapur atau ter/aspal cair sehingga permukaan tidak mudah terserang hama, Dilabur dengan kotoran sapi yang telah dicampur dengan kapur . Umumnya dilakukan oleh masyarakat di Pulau Jawa.

b. Pengawetan sementara Pencegahan sementara hanya dimaksudkan untuk mencegah serangan jamur biru dan kumbang bubuk basah, yang dilakukan bilamana bambu akan segera diolah atau dikeringkan. Bambu harus segera diproses maksimum 2 kali 24 jam setelah penebangan, agar tidak terserang jamur atau kumbang ambrosia. Peralatan yang diperlukan untuk pengawetan bambu segar adalah, bak pengawet, bak persediaan, bak pencelup atau penyemprot dan tempat untuk menyimpan bambu yang sudah diawetkan. Cara lain untuk memproteksi bambu segar, dapat dilakukan dengan cara melabur atau menyemprot bagian-bagian yang terbuka atau bagian kulit yang terkelupas dengan larutan pestisida.

http://bamboeindonesia.wordpress.com/pene liti-bambu/purwito/makalah/ http://wancik.wordpress.com/2009/03/28/ke lebihan-dan-kekurangan-material-bahanbangunan/ http://property.okezone.com/read/2012/07/ 06/478/659996/keunggulan-material-bambu http://id.wikipedia.org/wiki/Bambu http://propertytoday.co.id/mengenal-jenisbambu-sebagai-alternatif-bahanbangunan.html