Anda di halaman 1dari 36

PEMBIMBING :dr.Amuransyah, Sp.

OG

PRESENTAN : Muhammad Ikhwan

JUMLAH & UKURAN bermacam

respon rangsangan ESTROGEN

OTOT POLOS & JAR.IKAT

MYOMA UTERI

UMUM PADA (20 % 20-35 THN & 40 % 45 THN KE)

ET/ diketahui

neoplasma jinak tersusun dari otot polos uteri & jaringan ikat yang menumpangnya

tunggal / multipel

Konsistensi keras batas kapsel jelas dapat dilepaskan dari sekitarnya

LOKALISASI: CERVICAL CORPORAL

POSISI MYOMA PADA LAPISANLAPISAN UTERUS:

myoma submukosa myoma intramural/interstitial myoma subserosa/subperitonal

MYOMA SUBMUKOSA
Tepat di bawah endometrium & menonjol ke dalam cavum uteri bertangkai panjang & menonjol melalui serviks ke vagina PADA INSPEKULO Myom Geburt Pdarahan uterus paling (menometrorrhagia) histerektomi (walaupun ukurannya kecil) Bila bertangkai sering terinfeksi (ulserasi) & torsi (terpelintir) nekrosis & (sindrom = akut abdomen) Degerasi sarkoma (> besar) curet bump (benjolan waktu kuret)

Tumbuh di dinding uterus di antara serabut myometrium Ukuran &konsistensi bervariasi besar atau multipel pembesaran uterus & berbenjol-benjol

Di bawah tunica serosa (keluar dinding uterus) menonjol keluar pada permukaan uterus, diliputi SEROSA Bertangkai ~pdarahan extrauterine dari pembuluh darah omentum tangkai atrofi & diserap TERLEPAS parasitic myoma Vena permukaan pecah perdarahan intra abdominal Tumbuh diantara kedua lapisan peritoneal dari ligamentum latum myoma intraligamenter tekan ureter & A. iliaca gangguan miksi & rasa nyeri

Et/ tidak diketahui Sel myoma uniselular yang berasal (monoclonal) penelitian glukosa-6-fosfat dehidrogenase sesuai teori dari Meyer & De Snoo asal sel myoma sel imatur, sel otot yang matur (teori cell nest / teori genitoblast) Walau tidak ada bukti bahwa estrogen myoma uteri TAPI estrogen berpengaruh myoma >besar

Wanita usia reproduktif

FAKTOR RESIKO

Obesitas

Herediter

DEGENERASI JINAK

Atrofi Degenerasi Hialin Degenerasi Kistik (Likuifikasi) Kalsifikasi (Degenerasi membatu) Septik atau infeksi dan supurasi Degenerasi merah (Red or Carneous) Degenerasi Lemak (myxomatous or fatty)

DEGENERASI MALIGNANSI

0,32 0,6% myoma leiomyosarkoma (5075%) jenis sarkoma uteri Kecurigaan malignansi cepat membesar & menopause

% gejala (+). Kebanyakan memberikan gejala & bahkan myoma yang sangat besar terdeteksi (gemuk) Gejala myoma uteri tergantung dari:
35-50

Jenis myoma (subserosa, intramural, submukosa) Besarnya myoma Lokalisasi myoma Perubahan (degenerasi) & komplikasi yang terjadi

Gejala-gejala myoma uteri


Perdarahan yang abN (menometrorhagia, dismenorrhae) Nyeri Akibat tekanan (pressure effect) Tumor/massa di perut bawah Gejala-gejala sekunder Infertilitas Abortus spontan

PEMERIKSAAN FISIK
Mudah ditemukan px. rutin bimanual & palpasi

abdomen bawah Px. Bimanual tumor padat, keras, teraba berbenjolbenjol, gerakan bebas, sakit, terletak di garis tengah/ agak ke samping & !!!!! bagian dari rahim Myoma submukosa teraba jari masuk ke dalam kanalis servikalis & terasa benjolan pada permukaan kavum uteri Dengan sondase cavum uteri luas & rata tu. myoma intramural

Ultrasonography CT.Scan Tidak sebaik MRI USG pelvik paling utama HSG or sonohysterography

endometrial) MRI sangat akurasinya , besar & lokasi Biopsi endometrial sebelum myomektomi ps/ >35 th + rw. perdarahan teratur Mencari et/ lain kelainan perdarahan (Ca. uteri) co. sel lapisan uterus u analisis lab

(kavitas

Anemia perdarahan uteri & pe kadar zat besi Hematokrit N rahim diangkat & terjadi pe erithropoetin Polisitemia & kelainan ginjal menekan ureter tek. balik ureter rangsang prod. eritropoeitin ginjal Leukositosis + panas + kesedimentasi degenerasi / infeksi akut

Histeroskopi identifikasi (myoma, polip, & masalah lain yang dapat menyebabkan perdarahan) + angkat myoma submukosa Laparaskopi > jelas menentukan asal Histerosonografi Histerosalpingografi pewarna untuk menerangi kavitas uterine & tuba fallopi gamb.sinar X

Adenomyosis Disfungsi hormonal Polips uterus

Myoma subserosa
Massa solid yang lain spt. tumor ovarium solid, tumor dermoid, lymphoma, limphosarkoma Kehamilan uterus gravidus

Myoma submukosa
Inversio uteri

Myoma intramural
Adenomiosis Khoriokarsinoma Karsinoma korporis uteri atau sarcoma uteri

Konservatif px. periodik Th/ Medikamentosa dengan GnRHa (Gonadotropin Releasing Hormon Agonist) Androgens Th/ lain seperti Kontrasepsi oral atau progestin ,AINS, pengobatan non hormonal

4 dasar pengobatan operatif untuk myoma: 1. Myomektomi pengambilan sarang myoma saja pengangkatan uterus (masih menginginkan keturunan) u menghilangkan kemungkinan keganasan + kontrol pdarahan kronik akibat myoma 2. Histeroskopi melihat myomadi potong & di buang dilakukan terdapat di dalam dinding uterus & bertangkai

3. Miolisis
Jarum elektrik yang dimasukkan kedalam myoma saat laparoskopi menghentikan peredaran darah ke myoma mengecil

4. Histerektomi Mengangkat / membuang uterus Cara terbaik u menyembuhkan myoma, tu. yang besar, & multipel, perdarahan banyak, menjelang / sudah menopause & menginginkan anak

Novaks gynecology indikasi bedah

myoma : Perdarahan uterina abN + anemia & respon th/ hormonal Nyeri kronis + dysmenorrhea, dysparenue/ tekanan abdomen bagian bawah yang berat Nyeri akut, karena torsi leiomyoma pedunculated/ prolaps myoma submukosal Keluhan traktus urinarius hidronefrosis Infertilitas myoma ~ penemuan satu-satunya Pembesaran uterus jelas + keluhan kompresi

Tujuan ovarium berfungsi lagi menopause & menghentikan pdarahan Syarat-syarat dilakukan radioterapi: Hy. dilakukan pada wanita yang dapat diop/(bad risk patient) Uterus harus > kecil dari kehamilan 3 bulan jenis submukosa disertai radang pelvis/ penekanan pada rektum dilakukan pada wanita muda menopause ada keganasan uterus

Hentikan

suplai darah ke uterus & tumor

nyusut Suntik partikel kecil dg. kateter kdalam a.uterina Darah membawa partikel s/d sumbat cabang Art. & hambat peredaran darah ke myoma permanen emboli myoma nyusut & mengecil Keuntungan : ada insisi, waktu sembuh > singkat & resiko pdarahan > kecil Syarat pdarahan hebat, myoma yang

Abortus myoma submukosum. Kelainan letak janin Plasenta praevia & plasenta akreta HPP akibat inersia /pun atonia uteri (gangguan mekanik) Ganggu proses involusi uterus dalam masa nifas Menghalangi kemajuan persalinan & menghalangi jalan lahir letaknya dekat pada serviks

membesar bulan-bulan I pengaruh estrogen yang me Degenerasi merah waktu hamil + masa nifas Meskipun jarang, myoma yang bertangkai dapat mengalami torsi dengan gejala & tanda sindrom akut abdomen
Myoma

Th/ myoma + kehamilan konservatif karena

myomektomi sangat berbahaya ~ kemungkinan perdarahan hebat & abortus

Operasi + penyulit-penyulit gejala akut /myoma

sangat besar

Jika menghalangi jalan lahir SC (Sectio Caesarea)

+ histerektomi , tapi enukleasi (myomektomi) > baik ditunda sampai sesudah masa nifas (12 minggu setelah melahirkan)

Histerektomi dengan mengangkat seluruh myoma kuratif Myomektomi yang extensif melibatkan myometrium / menembus endometrium SC (Sectio Caesarea) pada persalinan berikutnya Myoma yang kambuh kembali (rekurens) setelah 15-40% & 2/3-nya perlu tindakan lebih lanjut