KONTRASEPSI

Rahayu Mustikaningtyas

PENDAHULUAN Setiap pasangan ingin anak kandung  Multi gravida  kehamilan yang tidak diinginkan  Dapat menimbulkan trauma bagi pasangan dan si anak  Mendorong terminasi yang tak aman Sebaiknya mencegah kehamilan .

sanggam terputus.JENIS KONTRASEPSI  Kontrasepsi  hormonal barier mekanik mantap alamiah Bentuk pil. spermisida Tubektomi. vasektomi Laktasi. kalender  Kontrasepsi   Kontrasepsi  . suntikan. Kondom. diafragma. implan  Kontrasepsi  AKDR.

KONTRASEPSI EFEKTIF  Perlu pemahaman sifat metoda kontrasepsi yang dipergunakan  Perlu motivasi yang kuat  Perlu kematangan berfikir Aborsi elektif bukan kontrasepsi .

suntik. hanya progestin saja  Berdasar cara pemberian  Pil.KONTRASEPSI HORMON Ada berbagai jenis  Berdasar isi hormonal  Kombinasi. implan .

endometrium tidak siap untuk nidasi  Bersifat reversibel  Ada efek samping karena estrogen .PIL KOMBINASI  Berisi estrogen dan progestin  Diminum 3 minggu. selang 1 minggu  Sangat efektif  Mencegah ovulasi. mukus yang pekat.

PIL HORMON PROGESTIN  Hanya berisi hormon progestin  Diminum setiap hari  Dapat untuk ibu menyusui  Gangguan siklus haid  Amenorea. metroragia. spotting  Tak ada resiko karena estrogen . menoragia.

KONTRASEPSI SUNTIK  Hanya berisi progestin (kecuali Cyclofem berisi hormon kombinasi)  Dapat untuk ibu menyusui  Efek pada mukus serviks yang pekat  Gangguan pada siklus haid  Resiko hepatitis dan HIV/AIDS  Jangka panjang. tak dapat dihentikan sewaktu-waktu .

dua. dan enam batang  Efek sama dengan suntikan  Resiko hepatitis dan HIV/AIDS  Jangka panjang (3 – 5 tahun) .KONTRASEPSI IMPLAN  Hanya berisi progestin  Tindakan operasi kecil  Ada beberapa jenis implan  Satu.

blastosida. gerak tuba meningkat. kualitas endometrium  Komplikasi infeksi panggul .KONTRASEPSI DALAM RAHIM  Rangka plastik polietilene elastik  Diselubungi kawat tembaga  Pemasangan dengan teknik menarik inserter  Efek inflamasi endometrium  Spermisida.

femindom. diafragma  Mencegah bertemunya sel telur dan sperma  Dapat mencegah IMS  Resiko kesalahan pemakaian akan menurunkan efektifitas  Faktor kedisiplinan akseptor  Keluhan rasa kepuasan sanggama .KONTRASEPSI BARIER  Kondom.

perlukaan  Vasektomi  menyumbat vas deferens  mencegah keluarnya sperma  Operasi kecil  dapat diluar OK .KONTRASEPSI MANTAP  Bersifat permanen  syarat ketat  Tubektomi untuk wanita  menyumbat tuba Falopii  mencegah pembuahan  Minilaparotomi. laparoskopi  Komplikasi infeksi.

sistim kalender  Banyak mengandung kesalahan .KONTRASEPSI ALAMIAH  Tingkat efektifitas rendah  Tidak masuk program keluarga berencana yang resmi  Dipakai kelompok tertentu berdasar keyakinan  Sanggama terputus.

AMENOREA LAKTASI  Untuk ibu pasca melahirkan  Penyusuan bayi secara eksklusif  Selama 6 bulan mencegah ovulasi  Harus disiplin dalam menyusui  Tidak boleh dicampur dengan PASI .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful