Anda di halaman 1dari 20

ANALISA MODEL

ORTODONTI
Ika Ramadhani
070600007
ANALISA MODEL
 PENGERTIAN ANALISA MODEL

Analisa model  model tiruan RA dan RB yang


terbuat dari gips.

 KEGUNAAN ANALISA MODEL


 Memberikan informasi tambahan di samping
informasi yang lain
 Menegakkan diagnosa
 Pengukuran dan perhitungan untuk
penentuan rencana perawatan
PENENTUAN MID LINE PADA RA DAN RB

 MID LINE RA

MID LINE GIGI PADA RAHANG ATAS


MERUPAKAN PERTEMUAN ANTARA
KONTAK MESIAL KE DUA GIGI
INSISIVUS PERTAMA
CARA PENENTUAN MID LINE :
 BERI TITIK PERTAMA PADA DAERAH
POSTERIOR DI TENGAH-TENGAH
FOVEA PALATINA KANAN DAN KIRI,
DAN TITIK POTONG RUGAE
PALATINA KEDUA KANAN DAN KIRI
 HUBUNGKAN KEDUA TITIK POTONG
TERSEBUT
 MID LINE RB
 SAMA HALNYA DENGAN RA UNTUK PENENTUAN MID LINE PADA
RB
 OKLUSIKAN MODEL STUDI PADA POSISI SENTRIK DAN
TRANSFER POSISI MID LINE NORMAL GIGI INSISIVUS PERTAMA
ATAS KE RAHANG BAWAH.
 ARAH SAGITAL

 PERGESERAN GIGI POSTERIOR

DISEBABKAN OLEH :
1. KEHILANGAN GIGI SUSU SECARA DINI
 DISEBABKAN OLEH TARUMA,
RESORPSI AKAR GIGI SUSU, KARIES,
DAN KARENA PENCABUTAN YANG DINI.
AKIBATNYA  HILANGNYA KONTAK
PROKSIMAL GIGI  GIGI AKAN
BERMIGRASI KE TEMPAT YANG KOSONG
 ARAH TRANSVERSAL

 MALPOSISI GIGI

DISEBABKAN OLEH :
1. KEHILANGAN GIGI SUSU
YANG DINI
2. KEBIASAAN BURUK
ARAH VERTIKAL

1. INFRA VERSI 2. SUPRA VERSI

POSISI GIGI YANG POSISI GIGI YANG


MENJAUHI MELEWATI
DATARAN OKLUSI DATARAN OKLUSI
 ARAH SAGITAL

 KURVE SPEE KANAN DAN KIRI

TAHAP PENENTUAN KURVE SPEE


1. TEMPATKAN SUATU PENGGARIS PADA POSISI HORIZONTAL
MULAI DARI PUNCAK TONJOL GIGI INSISIVUS PERMANEN
BAWAH SAMPAI KE PUNCAK TONJOL MESIO BUKAL GIGI
MOLAR PERTAMA PERMANEN BAWAH
2. SETELAH ITU GUNAKAN KALIPER ZURICH  MENGUKUR
KEDALAMAN KURVE SPEE, DENGAN MENEMPATKAN
KALIPER TERSEBUT PADA PUNCAK TONJOL GIGI PREMOLAR
BAWAH SECARA TEGAK LURUS TERHADAP PENGGARIS
3. KEMUDIAN CATAT
HASILNYA DALAM
SATUAN MILIMETER.
PENCATATAN
PENGUKURAN TERSEBUT
MERUPAKAN PREDIKSI
BESAR RUANGAN YANG
DIBUTUHKAN UNTUK
ME- LEVELLING GIGI
PREMOLAR BAWAH
 ARAH SAGITAL

1. OVERJET
JARAK ANTARA
PERMUKAAN LABIAL
GIGI INSISIVUS
PERTAMA BAWAH YANG
PALING LABIAL DENGAN
TEPI INSISAL INSISIVUS
PERTAMA ATAS DALAM
KEADAAN OKLUSI
SENTRIK.
2. KLASIFIKASI MALOKLUSI

BERDASARKAN
KLASIFIKASI ANGLE :
 KLAS I (NEUTROKLUSI)
 KLAS II (DISTOKLUSI)
 KLAS III (MESIOKLUSI)
3. CROSSBITE ANTERIOR

GIGI GELIGI MEMPUNYAI


HUBUNGAN BUKO
LINGUAL YANG TIDAK
NORMAL
 ARAH TRANSVERSAL

1. MID LINE
2. CROSSBITE POSTEIOR
3. SCISSORS BITE
 ARAH VERTIKAL

1. OVERBITE
JARAK ANTARA BAGIAN YANG PALING
LABIAL DARI GIGI INSISIVUS ATAS
YANG OVERLAP DENAGN GIGI
INSISIVUS BAWAH SECARA
VERTIKAL
2. OPEN BITE
KEGAGALAN DARI GIGI GELIGI ATAU
SALAH SATU GIGI UNTUK BERTEMU
DENGAN GIGI ANTAGONISNYA PADA
LENGKUNG RAHANG
3. DEEP BITE
TEPI INSISAL GIGI INSISIVUS
BAWAH BERKONTAK DENGAN
BAGIAN LINGUAL GIGI INSISIVUS
ATAS ATAU BAGIAN LABIAL
JARINGAN GINGIVA