Anda di halaman 1dari 39

LAPORAN Bagian/SMF Obstetri & Ginekologi KASUS FK UNUD / RSUD Karangasem

Oligohidramnion

Thuvija Darshini Govindev

0902005194

Pembimbing:

Dr. dr. Mintareja Teguh, Sp.Og (K)

LAPORAN

KASUS

Identitas Pasien
IDENTITAS PENDERITA Nama : AIGA Umur :22 tahun Jenis Kelamin :Perempuan Suku :Bali Agama :Hindu Status Perkawinan :Menikah Pekerjaan :Ibu Rumah Tangga Alamat :BP. Tulamben, Munti Kubu

Anamnesis
Keluhan Utama : nyeri perut bawah (26/5/2013)

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien datang dari IRD kebidanan dengan G1P0000 30 minggu T/H Sakit perut hilang timbul tidak ada keluhan keluar air tidak ada Keluhan keluar darah campur lendir juga disangkal pasien Gerak janin dirasakan baik oleh pasien.

Riwayat Menstruasi
Menarche umur 15tahun , siklus teratur 28-30 hari, lamanya 3-5 hari tiap kali mentruasi. HPHT: lupa TP: 4 Agustus 2013

Riwayat Kehamilan Ini ANC rutin di bidan setiap bulan. Pasien pernah USG saat uk 6
bulan. Dikatakan letak sungsang dengan oligohidramnion dan pasien dirujuk ke Sanglah, namun pasien tidak datang dengan alasan merasakan bayi masih sehat menurut bidan. Pasien mengaku mengalami keluhan, seperti sakit kepala, mual muntah, dan nyeri uluhati, di awal kehamilan. Tes kehamilan (+) saat uk 1 bulan Pasien merasakan gerak janin saat uk 20 minggu. Denyut jantung janin terdengar saat uk 20 minggu.

RiwayatObstetri
1. Ini

Riwayat Pemakaian KB
Pasien menyangkal penggunaan KB.

Riwayat Pernikahan
Pasien menikah dengan suami yang sekarang selama 5bulan.

Riwayat Penyakit terdahulu Pasien menyangkal memiliki riwayat penyakit asma, sakit jantung, kencing manis dan tekanan darah tinggi.
Riwayat Penyakit Keluarga
Dalam keluarga tidak ada yang memiliki riwayat penyakit asma, sakit jantung, kencing manis dan tekanan darah tinggi.

Riwayat Sosial
Pasien seorang Ibu rumah tangga, Pasien tidak memiliki kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol, dan mengonsumsi obatobatan tertentu. Pasien memiliki status ekonomi yang cukup

Pemeriksaan Fisik
STATUS PRESENT
Kesan umum : Baik GCS : E4M6V5 Tensi : 120/80 mmHg Respirasi : 20x/menit Nadi : 82 x/menit Suhu axilla/suhu rektal : 36 oC Gizi : Baik BB : 49 kg TB : 151 cm BMI : 21.49

Pemeriksaan Fisik
Mata : THT : Thorax Cor Pulmo Abdomen Ekstremitas anemis -/-, ikterus -/- , edema palpebra -/kesan tenang : S1 S2 tunggal, regular, murmur (-) : suara napas vesikuler +/+, rhonki -/-, wheezing -/~ Status Obstetri : akral hangat ++/++, edema --/--

Status Obstetri: Abdomen: TFU 3 jari di atas pusat His ( -), Djj (+) 154 x/min VT : Po ( -) perabaan fornices kesan bokong bantelan (-)

Palpasi Pemeriksaan Leopold Leopold I : Tinggi fundus uteri 3 jari diatas pusat. Teraba bagian bulat dan keras. Kesan kepala. Leopold II : Teraba tahanan keras di kanan (kesan punggung) dan teraba bagian kecil di kiri Leopold III : Teraba bagian bulat dan lunak (kesan bokong). Leopold IV : Bagian bawah belum masuk pintu atas panggul, posisi tangan konvergen

Auskultasi Denyut jantung janin terdengar paling keras di kanan atas umbilikus dengan frekuensi 154x/ menit

Vagina Inspeksi: Blood slym (-)

Pemeriksaan Penunjang Darah lengkap (16/5/2013) Hb : 12,5 g/dl WBC PLT : 153 103/mm3 BT HCT : 37, 3% CT

: 16,8 103/mm3 : 1 menit 10 detik : 7 menit 30 detik

Liver Function Test Total Bilirubin : 0.86 mg/dl Direct Bilirubin : 0.14 mg/dl AST GOT : 20 U/L ALT GPT : 13 U/L UREA UV : 11 mg/dl Creatinine : 0.82 mg/dl Glucose PAP :133 mg/dl Albumin : 4.28 g/dl

Urinalisis Eritrosit :0 - 2 Leukosit : 0 - 2

USG Janin tunggal hidup letsu,FM+ DJJ + - EFW= 938 gram BPD 67-27W0D AC 236-25W5D FL 45-24W2D Placenta corpus Position grade II AFI - 3

Diagnosis G1P0000, 30 minggu, Tunggal/Hidup, Letak sungsang oligohidramnion susp IUGR (PBB 938 gram) Penatalaksanaan Terapi Konservatif Dexamethasone 1 x 12 mg im

Operatif SC (28.05.2013)
Monitoring Keluhan. Vital Sign. Detak jantung janin KIE Pasien dan keluarga dijelaskan tentang keadaan janin dan rencana tindakan pada pasien.

Post Sc
Data bayi Lahir dengan cara : SC Tgl/pkl : 28 Mei 2013 / 11.00 wita Jenis kelamin : Perempuan BBL : 800gr PB : 40cm APGAR Score : 4-5 Diagnosis kerja : N. Preterm + berat badan lahir sangat rendah (BBLSR) + asfiksia sedang + Respiratory distress

28.5.13 (13.30) Apneu (+), Sianosis (+), S02 10% HR pupil medriasis RR - --------> +

PEMBAHASAN

Pasien 22 tahun, dengan Dx G1P0000, 30 minggu, Tunggal/Hidup, Letak sungsang oligohidramnion susp IUGR (PBB 938 gram) Dasar penegakan susp IUGR adalah dari USG (AFI 3). Dasar penegakan Letak sungsang dari pemeriksaan fisik leopold dan dikonfirmasi dari USG. Dasar penegakan oligohidramnion adalah dari USG bila didapatkan AFI kurang dari 5 ( AFI 3) Penyebab dari oligohidramnion pada umur kehamilan pasien ini adalah belum bisa diketahui pasti.Kemungkinan penyebab bisa dari faktor maternal, placenta dan janin. Cara untuk mengetahui penyebab pastinya adalah dengan evaluasi setelah bayi lahir.

TERIMA KASIH

Oligohidramnion

Definisi Jumlah cairan amniotik yang abnormal, kurang dari 500ml.

Etiologi
1. Plasenta - Pembentukan plasenta yang tidak sempurna - Fungsi plasenta menurun - Perfusi pada ginjal menurun - Penurunan pembentukan urin

2. Fetal Malformation - Perkembangan pada fetus yang abnormal yang melibatkan renal tract yang mengurangi pembentukan urine. - Contoh: renal agenesis ( absence of fetal kidney ) - Sekatan pada bahagian bawah urinary tract yang menghalang pengeluaran urine.

3. Ruptured membranes - Premature rupture of membrane juga menjadi penyebab oligohydramnions

4. Post dates syndrome - Amniotic fluid akan berkurangan setelah term dan ini akan menyebabkan oligohydramnions

Jika pada pertengahan kehamilan terdapat oligohidramnion di sebabkan: - Renal agenesis Potters syndrome menyebabkan fetus mengalami pulmonary hipoplasia

Jika di kesan < 37 minggu kehamilan mungkin disebabkan: Keabnormalan fetus Preterm premature ruptured of membrane (PPROM)

KOMPLIKASI
Kurangnya cairan amniotik akan menyebabkan penurunan ruang intrauterine Memberi kesan compression deformities kepada fetus Fetus lahir dengan squased looking face: -hidung leper -talipes -kulit kering -micrognathia (a deformity of the jaw)

Letak Sungsang

Definisi
- Letak sungsang adalah kehamilan dengan janin yang membujur dalam rahim dengan bokong pada bagian bawah - Letak sungsang adalah letak memanjang dengan bokong sebagai bagian yang terendah atau presentase bokong

Etiologi
Prematuritas karena bentuk rahim relatif kurang lonjong, air tuban masih banyak dan kepala anak relatif besar. Hydramnion karena anak mudah bergerak. Placenta praevia karena menghalangi turunnya kepala ke dalam pintu atas panggul. Bentuk rahim yang abnormal seperti uterus bicornis. Panggul sempit Kelainan bentuk kepala: hydrocephalus, anencephalus, karena kepala kurang sesuai dengan bentuk pintu atas panggul.

Komplikasi
1) Komplikasi pada janin: - Kematian perinatal - Prolaps funikuli. - Trauma pada bayi akibat: tangan yang ekstended, kepala yang ekstended, pembukaan cerviks yang belum lengkap, CPD. - Asfiksia karna prolaps funikuli, kompresi tali pusat, pelepasan plasenta, kepala macet. - Perlukaan/trauma pada organ abdominal atau pada leher.

2) Komplikasi pada ibu: - Cemas dan stress - Pelepasan plasenta. - Perlukaan vagina atau cerviks. - Endometritis.

Intra Uterine Growth Restriction (IUGR)

Definisi
IUGR mengacu kepada pertumbuhan janin yang telah dibatasi oleh lingkungan gizi yang tidak adekuat di dalam rahim, sehingga menyebabkan bayi baru lahir tidak mencapai potensi pertumbuhannya.

Etiologi
Faktor maternal - Hipertensi dan penyakit vaskuler ( hipertensi gestasional, autoimun ) - Diabetes - Infeksi viral dan parasit ( TORCH, malaria ) infeksi bacterial ( penyakit menular seksual ) - Hipoksemia maternal ( penyakit pulmonal, penyakit jantung sianotik, anemia berat ) - Toksin-medikasi ( warfarin ). Antikonvulsan, agen neoplastik - Malformasi uterine dan fibroid - Trombofilia ( sindrom fosfolipid ) - Berat badan ibu-kurang berat badan pada awal kehamilan, malnutrisi kaloriprotein atau ibu obesitas ( BMI tinggi ) - Variasi sosio demografi - Merokok dan atau pemakaian alcohol, dan/atau pemakaian bahan lain - Wanita dengan pertumbuhan terhambat mempunyai riwayat kehamnilan atau mempunyai kakak yang hamil IUGR

Faktor janin - Kelainan bawaan ( termasuk mereka dengan infeksi maternal ) - Kelainan kromosom - Sindrom transfusi kembar ke kembar - Gestasi multipel Faktor plasenta - Plasenta infark - Thrombosis pada pembuluh darah janin - Gangguan kronis premature - Vili plasenta edema - Anomaly cord

Anda mungkin juga menyukai