Anda di halaman 1dari 13

Status Nutrisi

Auliana Danisya 1010211090

BB Ideal Berdasarkan Tinggi Badan Dewasa


(TB 100) ( 10%( TB 100))

Kriteria Asia Pasifik diperuntukkan untuk orangorang yang berdomisili di daerah Asia, karena Index Massa Tubuhnya lebih kecil sekitar 2-3 kg/m2 dibanding orang Afrika, orang Eropa, orang Amerika, ataupun orang Australia.

Status Gizi Dewasa (> 18 tahun)

Klasifikasi WHO (Laki-laki & Perempuan sama) Gizi lebih : >120% median BB/u baku WHO-NCHS Gizi baik : 80%-120% median BB/u baku WHONCHS Gizi sedang : 70%-79,9% median BB/u baku WHONCHS Gizi kurang : 60%-69,9% median BB/u baku WHONCHS Gizi buruk: <60% median BB/u baku WHO-NCHS

Berat badan atau tinggi badan aktual (hasil pengukuran) masing-masing individu dibandingkan dengan nilai median berat badan atau tinggi badan pada baku rujukan (WHO-NCHS). Dengan indeks BB/U:
o = 80% = status gizi baik (Normal) o < 80% = status gizi kurang (KEP) o < 60% = status gizi buruk (KEP)

Indeks Antropometri Persen Terhadap Median (WHO NCHS)

Dengan indeks TB/U:


o = 90% = status gizi baik (Normal) o < 90% = status gizi kurang (KEP) o < 80% = status gizi buruk (KEP)

Dengan indeks BB/TB:


o = 85% = status gizi baik (Normal) o < 85% = status gizi kurang (KEP)

Status Gizi Anak Balita (Z-Score)


Penilaian status gizi berdasarkan Z-Skor dilakukan dengan melihat distribusi normal pertumbuhan seseorang. Nilai ini menunjukkan jarak nilai baku median dalam unit simpang baku dengan asumsi distribusi normal.

Rumus: Z skor = X M SB Keterangan: X = BB atau TB aktual / hasil pengukuran M = Nilai baku median BB atau TB SB = Nilai simpang baku

BB/U:
gizi lebih: > 2,0 SD gizi baik: -2,0 SD s/d + 2 SD gizi kurang: -2,0 SD gizi buruk: -3,0 SD

TB/U:
normal: > -2,0 SD pendek: < -2,0 SD

BB/TB:
gemuk: > 2,0 SD normal: -2,0 SD s/d + 2 SD kurus: < -2,0 SD sangat kurus: <-3,0 SD

Jika BB atau TB aktual yang diketahui berada diatas nilai median maka SB yang digunakan adalah jarak antara 0 SD dengan 1 SD tetapi Jika BB dan TB aktual yang diketahui berada dibawah nilai median maka SB yang digunakan adalah jarak antara 0 SD dengan -1 SD)

(Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi VI, 2000)

Anda mungkin juga menyukai