Anda di halaman 1dari 55

RADIOIMAGING OF DIGESTIVE SYSTEM

Dr. H. Muhammad Salim, SpRad Departemen Radiologi RSMH Palembang

MODALITAS YANG DIPAKAI PADA PEMERIKSAAN IMAGING OF DIGESTIVE SYSTEM:


1. Panoramic (memakai sinar X) 2. Foto x-ray baik tanpa kontras atau dengan menggunakan kontras : - cair (ultravist, iopamiro) - bubur barium sulfat 3. Ultrasonografi (USG) memakai gelombang suara frekuensi tinggi 4. CT Scan menggunakan x-ray dengan sistem komputerisasi

Traktus digestif
Cavum oris Oesophagus Gaster Duodenum Jejunum Ileum

Colon
Rectum anus

Traktus digestif
1. Cavum oris
Pemeriksaan radiologi Cavum oris:
Muara dari berbagai kelenjar: - Kelenjar sub mandibularis kanan/kiri - Kelenjar sub parotis kanan/kiri - Kelenjar sub lingualis kanan/kiri USG sialografi

Pemeriksaan radiologi duktus:


Digunakan pemeriksaan fluoroskopi dengan kontras cair(ultravist)

Pemeriksaan radiologi gigi dan TMJ (temporo mandibula joint): Digunakan foto panoramic

Traktus digestif
2. Oropharynx : digunakan CT scan 3. Oesophagus : digunakan pemeriksaan fluoroskopi
dengan kontras barium (pada dewasa) atau kontras cair (pada anak)

4. Gaster , duodenum, jejunum, ileum, colon dan anorectal : digunakan foto x-ray tanpa kontras
atau foto x-ray dengan kontras barium

5. Organ pada traktus digestif, bila diperlukan dapat dilakukan pemeriksaan CT scan teruma pada kasus tumor untuk menentukan staging dan perluasan tumor.

Cavum oris

Foto panoramic

Pada pemeriksaan USG kelenjar sub mental

Esofagus
Modalitas yang paling sering digunakan untuk melihat kelainan pada esofagus adalah barium swallow (esofagogram) dan barium meal. Pemeriksaan barium meal untuk melihat:

Esofagus

Lambung

duodenum

Kontras yang dipakai barium Sulfat dengan atau tanpa udara/double kontras. Pemeriksaan diikuti dengan fluoroskopi

Esofagus
Pada pemeriksaan barium meal pada esofagus, yang harus diperhatikan adalah, bahwa pada esofagus terdapat daerah penyempitan yang normal Penyempitan yang normal

Sekitar Arcus Aorta

Sekitar Carina

Sekitar Cardia

Gambaran normal dari mukosa : o Biasanya lurus o Lengkungan sejajar collumna vertebralis

Esofagus

Gambaran mukosa normal esofagus.


Tampak tipis, paralel, lipatan mukosa sama

Esofagus

Pada pemeriksaan fluoroskopi tampak bagian esofagus yang menyempit dengan bagian atasnya dilatasi. Penyempitan ini menyebabkan terjadinya obstruksi

Akalasia esofagus

Esofagus

Carcinoma esofagus
Pada pemeriksaan fluoroskopi tampak ada nya filling defect pada lumen esofagus.

Esofagus

Striktur esofagus

Esofagus

Atresia esofagus
Ada 6 tipe

Esofagus

Atresia esofagus.
Pada pemeriksaan fluoroskopi tampak kontras mengisi esofagus dan sedikit trakea pada esofagus kontras berhenti pada 1/3 atas esofagus.

Gaster - Duodenum
Gambaran mukosa gaster

Gaster Duodenum
GAMBARAN BARIUM MEAL

Gaster Duodenum
Kelainan Yang Tampak Pada Mukosa Filling defect :

Bisa dari luar sudut tumpul, atau dari dalam lumen tajam Bisa massa benigna tepi halus/ rata, atau maligna tepi irreguler

Additional defect/ Shadow : Bayangan tambahan di luar lumen. Bentuk menentukan jinak/ ganas Ulcus atau diverticle

Gaster Duodenum
Gambaran Kelainan Mukosa Gaster

Gaster-duodenum

Gambaran normal pemeriksaan dengan barium meal.

Gaster Duodenum

Ulkus peptikum. Pada pemeriksaan barium meal Tampak gambaran barium collection disertai gambaran radiating di sekitarnya

Gaster

Atresia gastrica
Tampak gambaran single bubble

Duodenum

Atresia duodenum
Tampak gambaran double bubble sign.

PEMERIKSAAN FOTO POLOS ABDOMEN

PEMERIKSAAN FOTO POLOS ABDOMEN


Pemeriksaan bisa dengan :
Foto Polos ( tanpa persiapan ) BNO foto ( dengan persiapan )

Cara Persiapan pemeriksaan Foto BNO (Foto polos abdomen dengan persiapan) : 1. 2. 3. 4. 5. 1 2 hari sebelum foto BNO, pasien diberi makan bubur kecap. Malam hari diberi laksansia, dan minum 3 4 gelas air putih Subuh pasien akan BAB Tidak boleh makan, minum, bicara, tertawa atau merokok Pasien kemudian di foto

PEMERIKSAAN FOTO POLOS ABDOMEN


Pada akut abdomen, pemeriksaan foto yg dilakukan:

Foto tiga posisi


1. Foto BNO 2. LLD = Left Lateral Decubitus 3. Foto polos setengah duduk AP Posisi diatas untuk melihat udara bebas dlm cavum abdomen

DARI HASIL FOTO YANG HARUS DIPERHATIKAN


1.
2. 3.

Bagaimana distribusi gas dalam usus


dalam gaster, duodenum, colon sampai rectum)

(normal gas

Bagaimana gambaran hepar dan lien. Bagaimana gambaran/ bayangan kedua ginjal
(apakah ada bayangan (batu) radiopaqe disepanjang UG tract)

4.
5. 6.

Gambaran psoas line/ psoas shadow.


Bagaimana keadaan tulang-tulang. Bagaimana keadaan flank area.

Pemeriksaan colon dengan kontras


1. Metode pemeriksaan: Barium enema / colon in loop dengan Single contrast atau Double contrast 2. Tujuan pemeriksaan : -Diagnostik -Terapi 3. Indikasi pemeriksaan: -Kelainan congenital -Infeksi -Tumor abdomen -Obstruksi

Pemeriksaan colon dengan kontras


Kontra indikasi pemeriksaan colon inloop : Tanda-2 ileus paralitik
Tanda-2 perforasi

Kontra indikasi

Ileus obstrukstif > 6 8 jam

Tanda-2 peritonitis Infeksi akut GI tract

ANATOMI COLON
1. Caecum 2. Colon ascendens 3 4 5 5. Flexura Lienalis 6. Colon descendens 7. Colon Sigmoid 8.Rectum

3. Flexura hepatis

4. Colon transversum 1

Panjang +/- 150 160 cm Diameter : 5 7,5 cm

Foto polos abdomen

FOTO ABDOMEN TIGA POSISI

Posisi supine
Tampak gambaran free air subdiaphraghm kanan

Ileum

Ileus obstruksi
Pada foto polos abdomen tampak gambaran dilatasi dari usus halus membentuk gambaran herring bone.

Ileum

Ileus obstruksi disertai peritonitis e.c perforasi ileum

Pada foto polos abdomen tampak gambaran dilatasi dari usus halus membentuk gambaran herring bone. Tampak gambaran free air sub diafragma kana

Ileum

Pemeriksaan barium folow trough.


Tampak gambaran divertikel pada dinding luar usus halus

Ileum

Ileus obstruksi
Pada CT scan potongan transversal dijumpai adanya dilatasi dari usus halus

Colon

Pada foto abdomen tampak dilatasi maksimal usus yang terpuntir membentuk gambaran coffee bean sign

Volvulus

Colon

Ca colon
Pada pemeriksaan colon in loop tampak gambaran filling defect pada lumen colon carcinoma colon funguating type.

Colon

Ca colon
Pada pemeriksaan colon in loop tampak gambaran apple appearance pada colon carcinoma colon annular type.

Colon

Mikro colon
Pada pemeriksaaan colon in loop. Tampak gambaran kolon lebih kecil dari ukuran normal.

Rectosigmoid

Megacolon congenital Hirschprung disease


pada foto polos abdomen, Tampak distensi usus besar disertai fecal material yang dominan.

Rectosigmoid

Megacolon congenital Hirschprung disease


Pada pemeriksaan tekhnik hirschprung. Tampak bagian colon distal yang aganglionik. Gambaran colon proksimal dilatasi dengan bagian distal menyempit (gambaran terompet).

Rektosigmoid

Megacolon congenital Hirschprung disease


Pada pemeriksaan dengan tekhnik hirschprung. Tampak segmen aganglionik di daerah rektum menyempit.

Anus

Atresia ani
Pada pemeriksaan dengan knee chest position. Tampak gambaran udara usus tidak melewati koksigeal pubis line atresia ani letak tinggi.

Umbilikus

Ductus omfalo-mesenterika persistent

Pada pemeriksaan fistulografi dengan menggunakan kontras cair.

Appendix

Appendisitis
Pada USG appendiks dijumpai adanya gambaran target sign yg khas pada appendisitis

Abdomen

Gambaran CT scan abdomen potongan transversal

SISTEM BILIER

Gall bladder

Pada USG gall bladder


Tampak gambaran hiperekhoik disertai accustic shaddow batu kandung empedu / kolelithiasis

Gall bladder dan pankreas

Pada CT scan abdomen . Tampak penebalan pada dinding gall bladder disertai peradangan pada pankreas kolesistitis + pankreatitis

Hepar

Ca hepar. Pada gambaran CT scan abdomen potongan transversal dengan dan tanpa kontras IV. Tampak gambaran nodul isodens yang menyangat pada pemberian kontras.

Hepar

On USG a livermass was seen and free fluid surrounding the liver. This is a typical presentation of an adenoma. On portal phase CT, the lesion is hypointense with haemorrhage adjacent to the lesion, extending subcapsularly.

Traktus biliaris

Pemeriksaan ERCP
Tampak gambaran normal kolangiogram pada gambar C,D,E. Tampak gambaran non obstructing gall stone di CBD (common bile duct).

Traktus biliaris

Pemeriksaan ERCP.
Tampak gambaran normal pancreatic ductogram.

TERIMA KASIH