Anda di halaman 1dari 9

Perbuatan Administrasi Negara

Siti Widharetno M.

Perbuatan Administrasi Negra


Perbuatan membentuk undang-undang Perbuatan melaksanakan undang-undang Perbuatan diatur oleh hukum Perbuatan yang tidak diatur oleh hukum

Ketetapan
Ketetapan Deklatoir : ketetapan yang tidak mengubah hak Ketetapan Konstitutif :menimbulkan suatu hak baru Ketetapan yg menguntungkan: memberikan keringanan beban Ketetapan yang memberi beban: meletakkan kewajiban lebih dari sebelumnya Ketetapan Eenmalig : Berlaku sekali/kilat : IMB Ketetapan yg permanen: Masa berlaku lama Ketetapan positif :menimbulkan hak dan kewajiban bagi yg dikenai ketetapan Ketetapan negatif: tidak menimbulkan perubahan hukum Ketetapan perorangan: diterbitkan berdasarkan kualitas pribadi: penangkatan Ketetapan kebendaan: berkaitan dengan benda: sertifikat hak tanah

Syarat ketetapan
Materiil Formil

Pendapat Van Vollenhoven tentang "Besturen" adalah "het spontaan en zelfstanding behartigen van het belang van land en volk door hogere en lagere overheden" (pemeliharaan kepentingan negara dan rakyat secara spontan dan tersendiri oleh penguasa tinggi dan rendahan) (prinsip hierarki).
Yang diartikan dengan istilah: "Spontaan" ialah segera atas inisiatif sendiri menghadapi keadaan dan keperluan yang timbul, satu demi satu (individuele gevallen) termasuk dalam bidangnya demi untuk kepentingan umum. Arti istilah "zelfstanding" ialah: tidak menunggu perintah atasan, atas tanggung jawab sendiri.

Istilah Pembatasan, keleluasaan dan cara bertindak pemerintah. Pembatasan: tindak pemerintahan tidak boleh bertentangan dengan peraturan Undang-undang atau kepentingan umum, Keleluasaan: kadang-kadang oleh undang-undang sendiri satu dan lain dalam pelaksanaan "diserahkan kepada penguasa setempat" (kekuasaan delegasi, kepada orang pemerintahan (Gubemur/Bupati/Wali-kota) untuk bertindak atas dasar hukum itu dan/atau dasar kebijaksanaan. Cara bertindak: Cara bertindak alat pemerintahan harus berdasar kebijaksanaan pada umumnya atau dengan mengingat asas "freies Ermessen". Tidak perlu mendasari secara ketat norma-norma undang-undang (seperti hakim/peradilan), tetapi harus dapat segera bertindak menurut keperluan, untuk mengatasi situasi mendadak dan sebagainya (lihat asas "spontaan") asal bijaksana dan tidak melampaui batas kewenangan dan hukum.

WELFARE STATE
KEPADA NEGARA HUKUM MODERN DIBERIKAN KEBEBASAN

FREIES ERMESSEN
KEPENTINGAN UMUM

TEORI KEPENTINGAN UMUM


1. Teori Keamanan Dalam teori ini kepentingan masyarakat yang terpenting adalah kehidupan yang aman dan sentosa. 2. Teori Kesejahteraan Dalam teori ini bahwa kepentingan masyarakat yang terutama adalah kesejahteraan. Sejahtera berarti bahwa kebutuhan-kebutuhan utama dapat dipenuhi dengan semudah-mudahnya dan secepat mungkin. 3. Teori Efisiensi Kehidupan Teori ini menyatakan bahwa kepentingan utama dari masyarakat harus dapat hidup secara seefisien-efisiennya agar supaya kemakmuran dan produktivitas lebih meningkat, yaitu ada sarana komunikasi ran dan produktivitas lebih meningkat, yaitu ada sarana komunikasi yang baik, pusat informasi yang berfungsi cepat, ramah, cermat, sarana kesehatan dan sarana pendidikan yang cukup dan sebagainya.

4. Teori Kemakmuran Bersama (Common Wealth) Menurut teori ini bahwa kepentingan masyarakat yang utama adalah kebahagiaan dan kemakmuran bersama, di mana ketegangan-ketegangan sosial dapat dikendalikan dengan baik dan perbedaan antara si kaya dan si miskin tidak melebar secara membahayakan. Bertitik tolak dari kepentingan umum di atas, masyarakat pada umumnya sangat tergantung dari pelaksanaan tugas serta keputusan atau perbuatan-perbuatan para pejabat Administrasi Negara.