Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS HARGA POKOK STANDAR

OLEH : JANIS ARIFIANTIKA HESTI PRATIPTA DIYAH ASTUTI P. WAHYU PURWANTO

STANDAR BAHAN BAKU


Standar bahan baku menggunakan 3 metode yaitu : Selisih harga bahan baku saat dibeli Selisih kuantitas bahan baku yang dipakai Selisih harga bahan baku yang dipakai

STANDAR BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG & SELISIH TARIF UPAH LANGSUNG
Menggunakan 2 metode yaitu : Selisih tarif upah langsung Efisiensi upah langsung

STANDAR BREAK EVENT POINT


Menggunakan 3 metode yaitu : Metode analisis 2 selisih a. Selisih terkendalikan b. Selisih volume Metode analisis 3 selisih a. Selisih anggaran b. Selisih kapasitas c. Selisih efisiensi Metode analisis 4 selisih a. Selisih anggaran b. Selisih kapasitas c. Selisih efisiensi variabel d. Selisih Efisiensi tetap

CONTOH SOAL
Jurnal metode single plan perhitungan dan analisa selisih, produk diolah melalui satu Departemen PT Waty didalam mengolah produk menggunakan sistem harga pokok standar. Dalan tahun 1977 besarnya harga pokok standar untuk mengolah satu satuan produk adalah sbb : Bahan baku 10kg @Rp 15,= Rp 150,Tenaga kerja langsung 5 jam @ Rp 50,= Rp 250,Overhead pabrik ( tarif berdasar jam tenaga kerja langsung ) Tetap = 5 jam @ Rp 10,= Rp 50,Variabel = 5 jam @Rp 10,= Rp 50,- = Rp 100,Jumlah Rp 500,-