Anda di halaman 1dari 11

Pengembangan Ontologi Domain Kesehatan dengan Pengujian Menggunakan SPARQL

Disusun oleh :

Nama NPM Fakultas Jurusan Pembimbing

: Reisha Ranty : 50408699 : Teknologi Industri : Teknik Informatika : Prof. Dr. I Wayan Simri W. S.Si, M.Eng.

Pengembangan Ontologi Domain Kesehatan dengan Pengujian Menggunakan SPARQL

1. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Suatu organisasi membutuhkan sarana untuk berbagi informasi dengan cepat dan tepat. Tidak adanya keseragaman format informasi menimbulkan perbedaan interpretasi user. Masalahnya data yang ada sangat berlimpah dan semakin sulit diatur Model data ontologi adalah suatu solusi

1.2 Tujuan Penulisan


Membentuk suatu model data berbasis ontologi yang memudahkan dalam pengumpulan dan berbagi informasi

1.3 Batasan Masalah


Model data ontologi yang dikembangkan hanya diuji dengan memberikan queries yang akan menguji ketepatan dan Kelengkapan model data ontologi.

Pengembangan Ontologi Domain Kesehatan dengan Pengujian Menggunakan SPARQL

2. Analisa dan Perancangan


2. 1 Perancangan Ontologi
Untuk membantu merancang struktur ontologi, perangkat lunak yang digunakan adalah Protg. Langkah langkahnya adalah sebagai berikut : 1 Menentukan domain dan ruang lingkup ontologi
a) b) c) d) Apa domain yang akan ditangani oleh ontologi? Apa kegunaan ontologi yang akan dibentuk? Apa jenis pertanyaan yang harus terjawab oleh adanya ontologi tersebut? Siapa yang akan menggunakan dan memperbaiki ontologi?

2 Enumerasi kata-kata penting dalam ontologi (vocabulary)

Pengembangan Ontologi Domain Kesehatan dengan Pengujian Menggunakan SPARQL

2. Analisa dan Perancangan


3 Mendefinisikan kelas dan tingkatan kelas (taksonomi) Kelas Penyakit

Kelas Place

Pengembangan Ontologi Domain Kesehatan dengan Pengujian Menggunakan SPARQL

2. Analisa dan Perancangan


4. Mendefinisikan properti kelas (slot)
Tabel 3.4 Rancangan Slot SubClass Penyakit Class of Thing
Property Range Allowed Values Type

Properti adalah hubungan antar dua objek

Kode Penyakit

Single Owl : String

one of{02, 03. 04, 05, 06, 07, 08,


09, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16 , 17}

Datatype Property

Jenis_Penyakit

Multiple Owl : String

one of{Penyakit Virus, Penyakit Bakteri, Penyakit akibat parasit, Penyakit Tekanan Darah Tinggi, Penyakit Tuberkulosa, dll}

Datatype Property

Nama Penyakit

Single Owl : String

one of{AIDS, DBD, Kusta, Malaria, Polio, Diare, Diabetes, dll }

Datatype Property

Variabel Penyakit

Multiple String

Instances

Datatype Property

Pengembangan Ontologi Domain Kesehatan dengan Pengujian Menggunakan SPARQL

2. Analisa dan Perancangan


5. Mendefinisikan faset dari slot (kelengkapan dari OWL)
Faset digunakan untuk merepresentasikan informasi tentang properti (slot), terkadang disebut role restriction. Jenis faset ada dua macam, yakni slot kardinalitas dan slot jenis nilai.

6.

Menciptakan Instances
Instance adalah objek atau individual dari kelas.

Tahap pendefinisian sebuah instance dari kelas yaitu : memilih sebuah kelas menciptakan instances dari kelas mengisi nilai slot

Pengembangan Ontologi Domain Kesehatan dengan Pengujian Menggunakan SPARQL

2. Analisa dan Perancangan


6. Menciptakan Instances

Pengembangan Ontologi Domain Kesehatan dengan Pengujian Menggunakan SPARQL

3. Uji Coba dan Hasil Analisa


Pengujian model ontologi ini dilakukan dengan memberikan 30 queries menggunakan bahasa SPARQL. Pengujian ini dimaksudkan untuk melihat kualitas dari ontologi yang telah dibangun. Berikut ini adalah hasil dari uji coba terhadap ontologi kesehatan : Kueri 6 : Select ?penyakit Where { ?penyakit rdf:type rrr:PenyakitTriwulanan . ?penyakit rdf:type rrr:PenyakitTahunan } Hasil sesuai : menampilkan nama penyakit yang memiliki periode Triwulanan dan juga Tahunan.

Pengembangan Ontologi Domain Kesehatan dengan Pengujian Menggunakan SPARQL

3. Uji Coba dan Hasil Analisa

Pengembangan Ontologi Domain Kesehatan dengan Pengujian Menggunakan SPARQL

3. Uji Coba dan Hasil Analisa


Hasil Analisa Ontologi : Analisa ini dilakukan dengan membandingkan output informasi yang dihasilkan dengan menguji ontologi oleh SPARQL (mesin) dengan output informasi yang dihasilkan users (manusia). 0 = hasil tidak sesuai 1 = hasil sesuai Hasil : 0 = 3 buah 1 = 27 buah Error = 3/30 * 100% = 10% Kesimpulan dari analisa : Ontologi masih memiliki error artinya harus diperbaiki sebelum diimplementasikan ke sistem informasi. Semakin kecil angka error, semakin baik ontologinya.

Pengembangan Ontologi Domain Kesehatan dengan Pengujian Menggunakan SPARQL

4. Kesimpulan
Protg sebagai tool memudahkan pengembang dalam mengimplementasikan model data ontologi ke bentuk yang dapat dibaca oleh mesin dan menguji ontologi dengan SPARQL queries.
Dari pengembangan ontologi pada domain SDM Kesehatan, sarana kesehatan, penyakit dan satuan kerja dari Kementerian Kesehatan, telah berhasil untuk mempresentasikan model database menggunakan ontologi dengan pengujian melalui proses kueri oleh SPARQL.

--TERIMAKASIH--